Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Arizal Fadilah

KEEP MOVING FORWARD

Politik Uang Pilkades

OPINI | 29 April 2013 | 22:25 Dibaca: 140   Komentar: 0   0

Hal ini yang saya alami di desa saya. ketika ada pemilihan lurah di desa saya ramenya bkan main bahkan melebihi saat pemilihan gubernur atau presiden. Warga lebih antusias dan semangat utuk mengikuti acara tersebut. Tapi ada yang membuat saya merasa kecewa dengan pemilihan lurah di tempat saya ini. Kenapa?….. Malam sebelum pemilihan ┬álurah para pendkung dari setiap calon lurah ini datang ke setiap kepala kelarga. mereka memberikan beberapa duit kepada setiap kepala kelarga. Banyaknya duit tergantung dari kecukupan para calon lurah nya, ada dari Rp 10.000, sampai Rp. 100.000. jika ada 10 calon lurah wow bukan main dapat rejeki mendadak. bahkan duit ini di terima dengan biasa saja tanpa berpikir ini adalah politik uang dan sudah menjadi hal yang wajar dan biasa di kalangan masyarakat. bahkan pernah ada calon lurah yang gagal jadi lurah dia meminta kembali uang yang dia telah berikan.padahal hal ini di larang pemerintah dan agama.ckckck apa ini bukti hancurnya kepribadian bangsa ini.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Perjalanan Malam Hari di Jalur Pantura …

Topik Irawan | | 24 July 2014 | 15:41

Berlibur Sejenak di Malaka …

G T | | 24 July 2014 | 15:51

Terima Kasih Sunyi …

Syndi Nur Septian | | 25 July 2014 | 01:45

Rahasia Kecantikan Wanita Dayak Kalimantan …

Ayu Sintha | | 24 July 2014 | 20:00

Punya Pengalaman Kredit Mobil? Bagikan di …

Kompasiana | | 12 June 2014 | 14:56


Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: