Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Becce Makassar

Neraka terlalu istimewa untuk koruptor

PKS bukan Partai Korupsi Sapi

OPINI | 21 April 2013 | 17:19 Dibaca: 632   Komentar: 29   1

PKS adalah partai bersih.. ups lupa, slogan bersihnya sudah dihilangkan. Kenapa yah??. Kata seorang teman, apa pun alasannya, tersirat PKS bukan lagi partai bersih.

Memang slogan lama PKS “bersih, peduli dan profesional” rada kontrapoduktif jika melihat “karya” kader PKS di eksekutif maupun legislatif macam Nurmahmudi, Suswono dan Lutfhi.

Pencitraan PKS di kompasiana sangat luar biasa. Entah menggunakan admin profesional atau tida. Paling tidak, dalam sejam hampir pasti ada tulisan puja-puji terhadap PKS. Menariknya, seolah tulisan dikirim oleh banyak orang dengan akun berbeda. yah seolah-olah…

Tapi mengapa PKS hanya intervensi media non mainstream seperti sosmed atau pun seperti Kompasiana?. Apa mungkin karena media mainstream tidak bisa diintervensi seenak perut kader PKS. Bisa juga karena media mainstream miliki standar yang lebih tinggi.

Di media non mainstream, kader PKS bisa membentuk opini yang tak harus sama dengan kenyataannya. PKS tetap saja berusaha dicitrakan sebagai partai bersih. Bersih apanya?. PKS partai islam?. Memangnya islam mengajarkan korupsi?. Sebaiknya jangan bawa-bawa nama islam om…

Ironisnya, ketika PKS dikritik atau pun ada penyampaian faktadi kompasiana, kadernya menganggap itu semua fitnah. Wahhh ngerti fitnah enggak?. jelas-jelas Luthfy Hasan sudah tertangkap, masih saja dianggap fitnah kalau dibilang kader PKS tertangkap dengan kasus korupsi daging sapi impor.

PKS memang bukan Partai Korupsi sapi. PKS tetaplah Partai Keadilan Sosial….

Follow: @beccemakassar

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Rame-Rame Minum Air Sungai Cisadane …

Gapey Sandy | | 18 September 2014 | 23:42

Lebaynya Guguk-Guguk di Jepang …

Weedy Koshino | | 19 September 2014 | 07:39

Masukan Untuk Petugas Haji Indonesia …

Rumahkayu | | 19 September 2014 | 07:37

Tips Hemat Cermat selama Tinggal di Makkah …

Sayeed Kalba Kaif | | 18 September 2014 | 16:10

Nangkring dan Test Ride Bareng Yamaha R25, …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 06:48


TRENDING ARTICLES

Kita Nikah Yuk Ternyata Plagiat? …

Samandayu | 3 jam lalu

Ahok Rugi Tinggalkan Gerindra! …

Mike Reyssent | 5 jam lalu

Ahok Siap Mundur dari DKI …

Axtea 99 | 9 jam lalu

Jokowi Seorang “Koki” Handal …

Sjahrir Hannanu | 20 jam lalu

Indra Sjafri Masih Main-main dengan …

Mafruhin | 20 jam lalu


HIGHLIGHT

Wajar, Walau Menang Atas Malaysia, Peringkat …

Achmad Suwefi | 8 jam lalu

Lari Pagi di Makati di Jalur yang Manusiawi …

Dhanang Dhave | 8 jam lalu

Memilih: “Kursi yang Enak atau Paling …

Tjiptadinata Effend... | 10 jam lalu

Kita Nikah Yuk Ternyata Plagiat? …

Samandayu | 10 jam lalu

Lebaynya Guguk-Guguk di Jepang …

Weedy Koshino | 10 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: