Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Becce Makassar

Neraka terlalu istimewa untuk koruptor

PKS bukan Partai Korupsi Sapi

OPINI | 21 April 2013 | 17:19 Dibaca: 634   Komentar: 29   1

PKS adalah partai bersih.. ups lupa, slogan bersihnya sudah dihilangkan. Kenapa yah??. Kata seorang teman, apa pun alasannya, tersirat PKS bukan lagi partai bersih.

Memang slogan lama PKS “bersih, peduli dan profesional” rada kontrapoduktif jika melihat “karya” kader PKS di eksekutif maupun legislatif macam Nurmahmudi, Suswono dan Lutfhi.

Pencitraan PKS di kompasiana sangat luar biasa. Entah menggunakan admin profesional atau tida. Paling tidak, dalam sejam hampir pasti ada tulisan puja-puji terhadap PKS. Menariknya, seolah tulisan dikirim oleh banyak orang dengan akun berbeda. yah seolah-olah…

Tapi mengapa PKS hanya intervensi media non mainstream seperti sosmed atau pun seperti Kompasiana?. Apa mungkin karena media mainstream tidak bisa diintervensi seenak perut kader PKS. Bisa juga karena media mainstream miliki standar yang lebih tinggi.

Di media non mainstream, kader PKS bisa membentuk opini yang tak harus sama dengan kenyataannya. PKS tetap saja berusaha dicitrakan sebagai partai bersih. Bersih apanya?. PKS partai islam?. Memangnya islam mengajarkan korupsi?. Sebaiknya jangan bawa-bawa nama islam om…

Ironisnya, ketika PKS dikritik atau pun ada penyampaian faktadi kompasiana, kadernya menganggap itu semua fitnah. Wahhh ngerti fitnah enggak?. jelas-jelas Luthfy Hasan sudah tertangkap, masih saja dianggap fitnah kalau dibilang kader PKS tertangkap dengan kasus korupsi daging sapi impor.

PKS memang bukan Partai Korupsi sapi. PKS tetaplah Partai Keadilan Sosial….

Follow: @beccemakassar

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Jebakan Betmen di Museum Antonio Blanco …

Muslihudin El Hasan... | | 22 December 2014 | 06:17

Perbaiki Sikap Berkendaraan agar Hemat BBM …

Fajr Muchtar | | 22 December 2014 | 06:22

Rahasia Keberhasilan Pariwisata: Jangan …

Jimmy Haryanto | | 21 December 2014 | 08:18

Refleksi Hari Ibu; Dilema Peran Ibu di Era …

Agus Purwadi Umm | | 22 December 2014 | 02:24

Voluntourism Blog Competition: Berikan Aksi …

Kompasiana | | 08 December 2014 | 19:03


TRENDING ARTICLES

Gol Telat Skrtel, Bawa Liverpool Imbangi …

Achmad Suwefi | 9 jam lalu

Fenomena Prostitusi Online sebagai Efek …

Gholal Pustika Widi... | 14 jam lalu

Sensasi Singkong Rebus Menteri Yuddy …

Andi Harianto | 15 jam lalu

Ketika Tulisanmu Dihargai Jutaan Rupiah …

Wijaya Kusumah | 15 jam lalu

Sekilas Wajah Pak Menteri Anies Mirip …

Agus Oloan | 15 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: