Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Hery Paska

Pegawai Swasta

Otonomi Daerah

OPINI | 20 April 2013 | 23:39 Dibaca: 175   Komentar: 0   0

Sesuatu yang dipilih secara langsung harus bisa diberhentikan secara langsung juga, itulah makna otonomi daerah yang hakiki, sebaiknya pemilihan DPR maupun pemimpin daerah dibuatkan UU yang mewajibkan TV beriklan kampanye gratis atau mereka dapat mencari dana melalui polling SMS, dan juga parpol dapat mempunyai bisnis perusahaan yang membiayai kampanye, selain itu bila masyarakat tertarik pada figur tertentu mereka dapat menyumbangkan dana mendukung figur tersebut (seperti di US), siapa yang terbaik dapat dukungan dana dari rakyat langsung. Petugas DPR yang terpilih ketika bekerja selain menerima gaji, dapat menerima bonus dari masyarakat konstituenna bilamana output pekerjaannya tercapai dan masyarakat puas. Dalam hal ini perlu kejelasan kinerja ukuran output dpr. Bilamana masyarakat tidak puas mereka dapat menggunakan akun khusus media elektronik baik sms maupun poling untuk memiliha dan memberhentikan wakil rakyat yang mereka pilih secara langsung.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Jalan-jalan ke Taman Air Tlatar Boyolali …

Purwanti Asih Anna ... | | 31 January 2015 | 21:36

Mobil Ditarik Bukan Berarti Utang Otomatis …

Pulo Siregar | | 01 February 2015 | 22:25

Yuk, Membuat Laporan Kekayaan Sendiri …

Pical Gadi | | 01 February 2015 | 17:58

Budak Seks ISIS ‘Harus’ Anak …

Della Anna | | 01 February 2015 | 21:14

Kecup Gairah Jelang Pisah …

M. Edy Sunarto | | 01 February 2015 | 20:57


TRENDING ARTICLES

Kepribadian BG, BW dan AS …

Hendra Budiman | 10 jam lalu

Sayonara Mega Selamat Tinggal Paloh, Relakan …

Wisnu Aj | 13 jam lalu

Mantan Penyidik KPK Akan Ungkap Borok …

Sang Pujangga | 17 jam lalu

Seperti BG, AS pun Menolak Panggilan …

Taryadi Sum | 17 jam lalu

Jokowi Lompat Pagar “Rumah Gelap Mega” …

Imam Kodri | 17 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: