Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Hery Paska

Pegawai Swasta

Otonomi Daerah

OPINI | 20 April 2013 | 23:39 Dibaca: 166   Komentar: 0   0

Sesuatu yang dipilih secara langsung harus bisa diberhentikan secara langsung juga, itulah makna otonomi daerah yang hakiki, sebaiknya pemilihan DPR maupun pemimpin daerah dibuatkan UU yang mewajibkan TV beriklan kampanye gratis atau mereka dapat mencari dana melalui polling SMS, dan juga parpol dapat mempunyai bisnis perusahaan yang membiayai kampanye, selain itu bila masyarakat tertarik pada figur tertentu mereka dapat menyumbangkan dana mendukung figur tersebut (seperti di US), siapa yang terbaik dapat dukungan dana dari rakyat langsung. Petugas DPR yang terpilih ketika bekerja selain menerima gaji, dapat menerima bonus dari masyarakat konstituenna bilamana output pekerjaannya tercapai dan masyarakat puas. Dalam hal ini perlu kejelasan kinerja ukuran output dpr. Bilamana masyarakat tidak puas mereka dapat menggunakan akun khusus media elektronik baik sms maupun poling untuk memiliha dan memberhentikan wakil rakyat yang mereka pilih secara langsung.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Remaja di Moskow Juga Suka Naik ke Atap KRL …

Lidia Putri | | 01 August 2014 | 19:28

Yuk Kenali Serba-serbi Njagong …

Giri Lumakto | | 01 August 2014 | 23:14

Apakah ‘Emoticon’ Benar-benar Jujur? …

Fandi Sido | | 01 August 2014 | 18:15

“Tak Sempurna Hanya Tanpa …

Jarjis Fadri | | 31 July 2014 | 08:41

Ikuti Lomba Resensi Buku Tanoto Foundation! …

Kompasiana | | 11 July 2014 | 16:12


TRENDING ARTICLES

Koalisi Merah Putih Tetaplah Merah Putih, …

Hanny Setiawan | 11 jam lalu

Jokowi Belum Dilantik, PKB Sudah Nagih Jatah …

Ikhlash Hasan | 11 jam lalu

Libur Lebaran, Bertemu Bule dan Supir Isteri …

Hendry Sianturi | 16 jam lalu

Membuat Tanda Salib di Pusara Ir. Soekarno …

Kosmas Lawa Bagho | 16 jam lalu

Info Hoax Umar Abuh Masih Disebarkan …

Gatot Swandito | 19 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: