Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Wasiat Kumbakarna

melihat sesuatu dengan lebih baik dan cerdas

BBM Naik, Amunisi Baru Buat Caci Maki SBY!

OPINI | 16 April 2013 | 16:24    Dibaca: 721   Komentar: 17   0

Pemerintah rencananya akan menetapkan 2 harga bensin premium yang akan diumumkan Presiden SBY. Untuk motor dan angkutan umum tetap Rp 4.500/liter, untuk mobil pribadi direncanakan Rp 6.500/liter. Kebijakan ini bisa dimulai awal Mei 2013.

Menurut Direktur BBM Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Djoko Siswanto, Presiden SBY nanti yang mengumumkan langsung. Pemberlakuan dua harga BBM subsidi ini tidak hanya untuk bensin premium saja tetapi juga solar subsidi.

Senior Vice President Fuel Marketing & Distribution Pertamina Suhartoko juga mengungkapkan, akan ada SPBU khusus yang tidak menjual premium Rp 4.500 per liter. SPBU khusus ini hanya menjual premium Rp 6.500 per liter untuk mobil plat hitam.

Opini saya nih ya:

Ini nih bakal rame nih. BBM naik, gak peduli ada penjelasan bahwa premium buat mobil sama solar buat industri saja yang naik, pasti yang bakal ramainya BBM naik!

Yang namanya BBM naik, otomatis harga-harga lainnya bakal naik, rakyat bakal sengsara, dan seterusnya-dan seterusnya.

Dan, Presiden SBY-lah penyebab BBM naik. Maka, SBY harus dipersalahkan. Berapa akali coba dia menaikkan BBM selama masa pemerintahannya. Sudah kebijakan yang lain-lain tidak berpihak pada rakyat, sibuk ngurusin partai, twitter-an, sekarang naikin BBM lagi. Pemimpin macam apa???!

Saya membayangkan, kata-kata itu bakal ramai bermunculan pasca pengumuman kenaikan premium untuk mobil, atau mungkin juga sebelum pengumuman. Ini bakal jadi amunisi buat menyerang SBY. TV-TV, Koran-koran, media social, pasti bakal ramai memperbincangkan itu.

Gak peduli esensi apa dari kenaikan itu, tetap saja SBY akan dipersalahkan. Gak peduli kalau kenaikan itu hanya untuk orang kaya (pemilik mobil pribadi) supaya tidak ikut menikmati subdisi. Pokoknya SBY salah saja, harus dicaci, dimaki.

Kalau melihat kondisinya bakal seperti itu, saya rasa-rasanya setuju sama penerapan pasal penghinaan presiden!!!

Tags: naik sby bbm

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

42 Tahun Pesan Damai dari Perang Vietnam …

Abanggeutanyo | | 29 May 2015 | 01:59

Fanpage Resmi Presiden Jokowi Kembali …

Niken Satyawati | | 28 May 2015 | 23:57

71% Pejalan Gunakan Informasi Daring Sebagai …

Olive Bendon | | 29 May 2015 | 03:34

Happy Birthday Kompas.com: Rayakan Perbedaan …

Muthiah Alhasany | | 29 May 2015 | 11:00

[Blog Competition] Selfie Moment …

Kompasiana | | 18 May 2015 | 17:04


TRENDING ARTICLES

Partai Mana Yang Mau Jagokan Ahok di 2017? …

Abd. Ghofar Al Amin | 5 jam lalu

Kasus Pembunuhan Tertua di Dunia Terjadi 430 …

Ronny Noor | 7 jam lalu

Heboh Peran Ray Sahetapy sebagai “Juru …

Dody Kasman | 8 jam lalu

Prabowo: Kalo Saya Digusur Seperti Itu, Saya …

Axtea 99 | 11 jam lalu

Sumbu Ahok Bertambah Panjang …

Daniel H.t. | 15 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: