Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Slogan PKS yang Baru : Cinta, Kerja, dan Harmoni

OPINI | 14 April 2013 | 01:07 Dibaca: 934   Komentar: 13   3

Hari ini jadi babak baru pengalaman saya tentang politik, meski sudah lebih dari 10 tahun berada di gerbong PKS ini. Teori-teori yang dulu masih berupa wacana internal kini benar-benar disuguhkan ke publik melalui slogan yang terang benderang.

CINTA, KERJA, dan HARMONI.

CINTA itu passion, gairah yang tidak dibuat-buat, yang membuat seseorang tumbuh dan apapun yang ia sentuh akan mekar. Cinta itu berkorban, dengan kerelaan yang tidak dibuat-buat, siap dengan segala resikonya.

KERJA itu pembuktian dari cinta. Kerja dengan rasa cinta itu seperti anak yang asyik dalam bermain. Seperti burung yang berkicau di pagi hari. Seperti pohon yang di luarnya (media) memang diam, tetapi ia bekerja dua puluh empat jam sehari. Dan semua bunga, buah, oksigen diperuntukkan buat orang lain. Ia jauh dari kemarahan untuk menendang yang salah, jauh dari keserakahan untuk menggenggam yang benar.

Dan HARMONI, itulah Indonesia. The match maker atas semua potensi. Bersama saling bertemu, bertumbuh, berbagi.

Optimis menatap ke depan. Salam Cinta, Kerja, dan Harmoni. :)

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Konspirasi untuk Menjatuhkan Jokowi …

Prayitno Ramelan | | 29 January 2015 | 09:58

Kontroversi Christopher Dari Positif Narkoba …

Edi Abdullah | | 29 January 2015 | 08:06

BG Batal Dilantik; Bahaya Hipotetis; dan …

Nararya | | 29 January 2015 | 06:38

Sejarah Terungkap Dari Selembar Kertas …

Idamoerid Darmanto | | 29 January 2015 | 08:36

Pesan Film Disney untuk Jokowi, KPK dan …

Suka Ngeblog | | 29 January 2015 | 06:38


TRENDING ARTICLES

Buya Syafii Maarif, Sekarang The Real …

Hendi Setiawan | 6 jam lalu

Benny K. Harman, Hasto, dan Siluman Politik …

Susy Haryawan | 7 jam lalu

Tanggapan “Kartu Abraham di Tangan Jusuf …

Imam Kodri | 7 jam lalu

Menko Tedjo Gagal Faham …

Axtea 99 | 11 jam lalu

Presidennya Jokowi, Kenapa Marahnya ke …

Rahmat Sahid | 13 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: