Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Vina Alpiyani

universitas gunadarma fakultas ekonomi jurusan akuntansi

Ketahanan Nasional di Indonesia

REP | 12 April 2013 | 18:30 Dibaca: 1422   Komentar: 1   1

Ketahanan nasional itu merupakan suatu kondisi yang dinamis atau bangsa yang terdiri atas ketangguhan serta keuletan untuk mengembangkan kekeuatan nasional dalam menghadapi segala macam dan bentuk ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan baik yang datang dari dalam maupun dari luar dan kesejahteraan dan keamanan yang seimbang serasi dalam seluruh aspek kehidupan secara utuh.


Ketahanan nasional biasanya hidup dan kehidupan nasionalyang harus senantiasa diwujudkan dan dibina secara terus menerus dengan sinergi. Maka dari itu lingkunagn terkecil adalah diri, pribadi, masyarakat, bangsa, keluarga, dan negara dengan modal dasar keuletan dan ketangguhan yang mampu mengembangkan kekuatan. Memiliki semangat perjuangan bangsa dalam bentuk perjuangan non fisik yang disertai keuletan dan ketangguhan tanpa kenal menyerah dan mampu mengembangkan kekuatan nasional dalam rangka menghadapi segala tantangan, ancaman, hambatan, dan gangguan yang datang dari luar maupun dari dalam untuk menjamin identitas, integritas, kelangsungan hidup bangsa dan negara serta pencapaian tujuan nasional.


Setelah indonesia merdeka tidak lupa dari gejolak dan ancaman yang memnbahayakan kelangsunagn hidup bangsa tetapi bangsa indonesia itu dapat mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan dari agresi belanda dan mampu menegakkan wibawa pemerintah republik indonesia pada saat itu juga, untuk itu bangsa indonesia harus memiliki keuletan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional sehingga berhasil mengatasi setiap bentuk tantangan ancaman maupun hambatan.

Kehidupan nasional dan kehidupan bangsa dalam bentuk perwujudan persatuan dan perpaduan yang seimbang, setrasi dan selaras pada seluruh aspek kehidupan masyarakat secara utuh, menyeluruh dan terpadu, kondisi kehidupan nasional itu sendiri berdasarkan nilai- nilai kemandirian yang proporsional untuk meningkatkan kualitas derajat kemandirian bangsa yang ulet dan tangguh. Ketahanan nasional yang mempunyai kemampuan dalam perkembangan kekuatan.


Nasional untuk menjalani segala halangan yang ada di sean mata agar kelangsungan hidup bangsa indonesia tidak tergaggu dan tetap aman terjaga dengan baik. Pada era globalisasi saat ini mengelola suatu bangsa yang luas dan besar seperti bangsa indonesia tentu bukan merupakan hal yang mudah tantangan globalisasi menjadi bagian dari yang mudah tantangan globalisasi menjadi bagian dari tantangan secara eksternal keanekaragaman budaya dan suku bangsa yang bersifat internal.


Perkembangan teknologi informasi menjadi salah satu sebab semakin cepatnya perubahan pada masyarakat suatu bangsa. Contoh ketahanan nasional adalah tentang semangat dan motivasi warga negara untuk melindungi berbagai hal yang berbau kepntingan nasional, kita juga marah – marah ketika tetangga mengklim beberapa karya budaya nasional sebagai milik mereka namun kita menghadapi fakta bahwa pada beberapa aspek lain ketahanan nasional ketahanan nasional ketika generasi muda masa kini terus - menerus di lumpuhkan oleh narkoba. Jangan sekali – kali menyalahkan orang luar karena sekelompok orang dalam masyarakat kita yang menjadi pemeran utama dalam proses penghancuran masa depan generasi muda kita masa kini.


Manusia dikatakan mahluk sempurna karena memiliki naluri, kemampuan berpikir, akal, dan ketrampilan, senantiasa berjuang mempertahankan eksistensi, pertumbuhan dan kelangsungan hidupnya, berupaya memenuhi baik materil maupun spiritual. Oleh karena itu manusia berbudaya akan selalu mengadakan hubungan-hubungan dengan: Agama, Idiologi, Politik, Ekonomi, Sosial, Seni/Budaya, IPTEK, dan Hankam.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Ratusan Ribu Hingga Jutaan Anak Belum Dapat …

Didik Budijanto | | 31 July 2014 | 09:36

Olahraga Sebagai Industri dan Sarana …

Erwin Ricardo Silal... | | 31 July 2014 | 08:46

Espresso, Tradisi Baru Lebaran di Gayo …

Syukri Muhammad Syu... | | 31 July 2014 | 07:05

Rasa Takut, Cinta, Naluri dan Obsesi …

Ryu Kiseki | | 31 July 2014 | 03:42

Ikuti Lomba Resensi Buku Tanoto Foundation! …

Kompasiana | | 11 July 2014 | 16:12


TRENDING ARTICLES

Jokowi Menipu Rakyat? …

Farn Maydian | 15 jam lalu

Gandhi-Martin Luther-Mandela = Prabowo? …

Gan Pradana | 17 jam lalu

Jokowi Hanya Dipilih 37,5% Rakyat (Bag. 2) …

Otto Von Bismarck | 19 jam lalu

Jokowi yang Menang, Saya yang Mendapat Kado …

Pak De Sakimun | 21 jam lalu

Dilema Seorang Wanita Papua: Antara Garuda …

Evha Uaga | 24 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: