Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Vina Alpiyani

universitas gunadarma fakultas ekonomi jurusan akuntansi

Ketahanan Nasional di Indonesia

REP | 12 April 2013 | 18:30 Dibaca: 1493   Komentar: 1   1

Ketahanan nasional itu merupakan suatu kondisi yang dinamis atau bangsa yang terdiri atas ketangguhan serta keuletan untuk mengembangkan kekeuatan nasional dalam menghadapi segala macam dan bentuk ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan baik yang datang dari dalam maupun dari luar dan kesejahteraan dan keamanan yang seimbang serasi dalam seluruh aspek kehidupan secara utuh.


Ketahanan nasional biasanya hidup dan kehidupan nasionalyang harus senantiasa diwujudkan dan dibina secara terus menerus dengan sinergi. Maka dari itu lingkunagn terkecil adalah diri, pribadi, masyarakat, bangsa, keluarga, dan negara dengan modal dasar keuletan dan ketangguhan yang mampu mengembangkan kekuatan. Memiliki semangat perjuangan bangsa dalam bentuk perjuangan non fisik yang disertai keuletan dan ketangguhan tanpa kenal menyerah dan mampu mengembangkan kekuatan nasional dalam rangka menghadapi segala tantangan, ancaman, hambatan, dan gangguan yang datang dari luar maupun dari dalam untuk menjamin identitas, integritas, kelangsungan hidup bangsa dan negara serta pencapaian tujuan nasional.


Setelah indonesia merdeka tidak lupa dari gejolak dan ancaman yang memnbahayakan kelangsunagn hidup bangsa tetapi bangsa indonesia itu dapat mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan dari agresi belanda dan mampu menegakkan wibawa pemerintah republik indonesia pada saat itu juga, untuk itu bangsa indonesia harus memiliki keuletan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional sehingga berhasil mengatasi setiap bentuk tantangan ancaman maupun hambatan.

Kehidupan nasional dan kehidupan bangsa dalam bentuk perwujudan persatuan dan perpaduan yang seimbang, setrasi dan selaras pada seluruh aspek kehidupan masyarakat secara utuh, menyeluruh dan terpadu, kondisi kehidupan nasional itu sendiri berdasarkan nilai- nilai kemandirian yang proporsional untuk meningkatkan kualitas derajat kemandirian bangsa yang ulet dan tangguh. Ketahanan nasional yang mempunyai kemampuan dalam perkembangan kekuatan.


Nasional untuk menjalani segala halangan yang ada di sean mata agar kelangsungan hidup bangsa indonesia tidak tergaggu dan tetap aman terjaga dengan baik. Pada era globalisasi saat ini mengelola suatu bangsa yang luas dan besar seperti bangsa indonesia tentu bukan merupakan hal yang mudah tantangan globalisasi menjadi bagian dari yang mudah tantangan globalisasi menjadi bagian dari tantangan secara eksternal keanekaragaman budaya dan suku bangsa yang bersifat internal.


Perkembangan teknologi informasi menjadi salah satu sebab semakin cepatnya perubahan pada masyarakat suatu bangsa. Contoh ketahanan nasional adalah tentang semangat dan motivasi warga negara untuk melindungi berbagai hal yang berbau kepntingan nasional, kita juga marah – marah ketika tetangga mengklim beberapa karya budaya nasional sebagai milik mereka namun kita menghadapi fakta bahwa pada beberapa aspek lain ketahanan nasional ketahanan nasional ketika generasi muda masa kini terus - menerus di lumpuhkan oleh narkoba. Jangan sekali – kali menyalahkan orang luar karena sekelompok orang dalam masyarakat kita yang menjadi pemeran utama dalam proses penghancuran masa depan generasi muda kita masa kini.


Manusia dikatakan mahluk sempurna karena memiliki naluri, kemampuan berpikir, akal, dan ketrampilan, senantiasa berjuang mempertahankan eksistensi, pertumbuhan dan kelangsungan hidupnya, berupaya memenuhi baik materil maupun spiritual. Oleh karena itu manusia berbudaya akan selalu mengadakan hubungan-hubungan dengan: Agama, Idiologi, Politik, Ekonomi, Sosial, Seni/Budaya, IPTEK, dan Hankam.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Revolusi dari Desa di Perbatasan …

Pepih Nugraha | | 23 October 2014 | 12:52

Sakitnya Tuh di Sini, Pak Jokowi… …

Firda Puri Agustine | | 23 October 2014 | 09:45

[BALIKPAPAN] Daftar Online Nangkring bersama …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 11:00

Pertolongan Kecelakaan yang Tepat …

M. Fachreza Ardiant... | | 23 October 2014 | 10:23

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Acara Soimah Menelan Korban …

Dean Ridone | 6 jam lalu

Dua Cewek Kakak-Adik Pengidap HIV/AIDS di …

Syaiful W. Harahap | 6 jam lalu

Singkirkan Imin, Jokowi Pinjam Tangan KPK? …

Mohamadfi Khusaeni | 8 jam lalu

Pembunuhan Bule oleh Istrinya di Bali …

Ifani | 8 jam lalu

Ketua Tim Transisi Mendapat Rapor Merah dari …

Jefri Hidayat | 9 jam lalu


HIGHLIGHT

Pak Presiden, Kok Sederhana Banget, Sih! …

Fitri Restiana | 7 jam lalu

Menunggu Hasil Seleksi Dirut PDAM Kota …

Panji Kusuma | 7 jam lalu

Penghubung Komisi Yudisial Jawa Tengah …

Muhammad Farhan | 7 jam lalu

‘Jokowi Efect’ Nggak Ngefek, …

Handarbeni Hambegja... | 8 jam lalu

Kisah Lebai Malang Nan Bimbang …

Hendi Setiawan | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: