Back to Kompasiana
Artikel

Politik

IJP-Joss Diusung Rakyat Badarai Mendaftar ke KPU Kota Pariaman

OPINI | 12 April 2013 | 20:01 Dibaca: 256   Komentar: 0   0

Pasangan dari jalur perseorangan, Indra Jaya Piliang-Joserizal (IJP-Joss) menjadi kandidat pertama yang mendaftar ke KPU Kota Pariaman, Kamis (11/4). Pasangan IJP-Joss didampingi para relawan dan masyarakat bertandang ke KPU Kota Pariaman diiringi dengan gandang tasa dan penampilan teatrikal menyerahkan dukungan KTP dan tandatangan sebagai syarat maju sebagai calon walikota dan wakil walikota Pariaman periode 2013-2018.

Dalam kesempatan tersebut pasangan IJP-Joss menyerahkan bundelan dukungan berupa 6.251 KTP dan tandatangan warga Pariaman. Jumlah KTP tersebut melebihi yang disyaratkan KPU sebesar 6.031 orang atau lebih dari 6,5 persen dari jumlah penduduk Kota Pariaman. Dengan demikian dukungan tersebut sudah sesuai dengan keputusan KPU Kota Pariaman Nomor 18/Kpts/KPU-Kota-oo3.435152/2013 tentang Tata Cara Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Pariaman Periode 2013-2018.

Menurut Ketua KPU Kota Pariaman, Indra Jaya, proses selanjutnya adalah melakukan verifikasi administratif mengenai Foto kopi KTP dan tanda tangan dukungan. Selanjutnya akan dicek di lapangan atau verifikasi faktual secara acak yang memakan waktu cukup lama.

Alhamdulillah, pasangan Indra Jaya Piliang SS, MSi dan Joserizal SSTP, MSi dinyatakan LOLOS tahapan berikutnya dinihari ini. #IJP-Joss,” Demikian ungkapan akun @IndraJPiliang, Kamis (11/4).

Atas pernyataan KPU tersebut, IJP-Joss mengucapkan terima kasih kepada warga Pariaman yang telah berpartisipasi memberikan dukungan KTP dan tanda tangan sehingga bisa mendaftar ke KPU. Ia juga tidak lupa menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada relawannya yang bekerja siang malam mengumpulkkan KTP dan tandatangan lebih kurang 2 minggu ini.

Atas langkah politiknya itu, IJP mendapat perhatian khusus dari sejumlah media nasional, baik cetak maupun elektronik. Respon tersebut terutama ketika IJP memilih jalur perseorangan tanpa dukungan Partai Golkar. Berbagai komentar muncul yang mayoritas mendukung langkah politik IJP tersebut, setidaknya terlihat dari berbagai mailiing list dan media sosail seperti facebook dan twitter. Mereka tidak mempermasalahkan tidak adanya dukungan partai politik. Majunya IJP saat ini dianggap sebagai proses pembelajaran demokrasi yang dilakukan oleh politisi berlatar belakang intelektual itu. Apalagi IJP juga berjanji akan membuat buku terkait dengan pencalonannya nanti.

Bahkan ada orang Pariaman yang bilang ke saya, bahwa dengan majunya IJP sebagai Walikota telah membuat Kota Pariaman dengan jumlah penduduk 80 ribu lebih jiwa tersebut jadi terkenal. Banyak sisi lain yang diungkap oleh IJP yang selama ini tidak diketahui publik sekarang mulai terungkap. Inilah kelebihan IJP sebagai calon walikota Pariaman dibandingkan dengan sejumlah nama kandidat lainnya yang mulai bermunculan.

Dalam beberapa kesempatan IJP menegaskan ingin membuat sesuatu yang nyata ditempat kelahirannya di Kota Pariaman. Pengalamannya menjadi intelektual dan kolumnis ditingkat nasional sudah cukup untuk membangun Kota yang sudah berusia lima abad itu dengan terjun langsung menjadi konseptor otonomi daerah ditingkat lokal yang sekaligus bertindak sebagai eksekutornya.

Nah, selain fokus melengkapi jika ada kekurangan dalam dukungan KTP dan tandatangan dalam pencalonannya itu, pasangan IJP-Joss tentu akan bersiap menunggu siapa saja kompetitornya nanti dari calon yang diusung oleh dari partai politik. Sesuai jadwal KPU akan memulai menerima pendaftaran pasangan dari unsur parpol tanggal 5 Mei 2013.

Namun begitu, dengan gencarnya sosialisasi IJP-Joss ke masyarakat, menjadi modal yang kuat duet pasangan muda ini bersaing dengan kandidat dari unsur partai politik. Apalagi keduanya mulai fokus bergerak. Calon Walikota, Joserizal misalnya sudah mengundurkan sebagai Kasatpol Pamong Praja Kota Pariaman dan sudah dilantik penggantinya. Sementara dengan tidak dimasukkannya IJP sebagai calon anggota DPR RI dari Partai Golkar, pria berusia 41 tahun ini fokus bergerak dari lapau ke lapau, surau ke surau dan pertemuan demi pertemuan dengan warga Pariaman menyebarkan visi misinya membangun Kota Pariaman.

Tentu kita berharap semangat perubahan yang diusung oleh pasangan IJP-Joss ini mampu memikat hati warga Pariaman. Karena majunya pasangan ini murni melakukan pembinaan generasi dan meramaikan Kota Pariaman. Semoga.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

BMI Hongkong Tertipu 60 Juta Oleh “Bule …

Fey Down | | 25 October 2014 | 17:32

ATM Susu …

Gaganawati | | 25 October 2014 | 20:18

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Gayatri Wailisa, Anggota BIN? Perlukah …

Arnold Adoe | | 25 October 2014 | 16:01

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Serunya di Balik Layar Pemotretan Presiden …

Gatra Maulana | 5 jam lalu

BMI Hongkong Tertipu 60 Juta Oleh “Bule …

Fey Down | 7 jam lalu

Hatta Rajasa Tahu Siapa Bandit Migas …

Eddy Mesakh | 8 jam lalu

Presiden Jokowi, Ibu Negara, dan …

Sintong Silaban | 9 jam lalu

Kerumitan Membentuk Kabinet …

Mas Isharyanto | 10 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: