Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Reza Doemai

menulis itu harus, membaca menjadi kewajiban dan doa oprang tua menjadi langkah menuju sukses

Lurah dan Camat Dilelang? Buat Apa Ya?

OPINI | 08 April 2013 | 20:30 Dibaca: 288   Komentar: 5   0

Dilelang..dilelang..dilelang.. Tapi apa yang dilelang? Mobil, motor, rumah, atau apa? Jawabannya adalah lelang jabatan untuk jabatan lurah dan camat DKI Jakarta. Kok dilelang?

Gubernur DKI, Joko Widodo atau yang biasa disapa Jokowi melakukan lelang jabatan lurah dan camat DKI Jakarta bertujuan untuk mendapatkan lurah dan camat yang menguasai masalah, problem lapangan, kemudian dapat lurah dan camat yang mau melayani masyarakat, bukan dilayani. Selain itu, seleksi tersebut bertujuan untuk mendapatkan lurah dan camat yang mampu berkompetensi dalam bidangnya, baik dalam administrasi maupun dalam menyelesaikan masalah di wilayahnya masing-masing.

Namun, lelang jabatan yang dilakukan oleh Jokowi menimbulkan beberapa tanggapan dari berbagai pihak. Terutama yang selama ini telah merasa nyaman dengan kemapanan.

Dengan adanya tanggapan baik yang negatif dan positif, yang pastinya adalah dengan cara ini diharapkan Jakarta kedepannya akan mendapatkan calon-calon pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD), serta pejabat terbaik dari yang terbaik dan mampu dibebani tugas untuk membenahi Jakarta untuk menjadi lebih baik lagi.

Kegiatan lelang jabatan camat dan lurah yang dilakukan oleh Jokowi dan Ahok, merupakan mekanisme baru yang positif, karena selain melalui proses demokrasi, juga membuat PNS lebih bersemangat untuk bersaing secara sehat.

Diharapkan, langkah yang diambil oleh orang nomor satu di Jakarta ini mampu membangun harapan baru bagi masyarakat Jakarta yang sudah lelah dengan sistem birokrasi yang berbelit-belit dan tidak ada progres lebih baik. Untuk itu, kita sebagai masyarakat Indonesia khususnya yang berdomisili di Jakarta diharapkan mendukung program ini dan terus memantau agar proses demokrasi, transparasi dan independensi.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Hati-Hati Meletakkan Foto Rahasia di …

Pical Gadi | | 02 September 2014 | 15:36

Yohanes Surya Intan yang Terabaikan …

Alobatnic | | 02 September 2014 | 10:24

Plus Minus kalau Birokrat yang Jadi …

Shendy Adam | | 02 September 2014 | 10:03

Mereka Sedang Latihan Perang …

Arimbi Bimoseno | | 02 September 2014 | 10:15

Inilah Pemenang Lomba Kompetisi Blog ACC! …

Kompasiana | | 01 September 2014 | 12:25


TRENDING ARTICLES

Mungkinkah Jokowi Bisa Seperti PM India …

Jimmy Haryanto | 4 jam lalu

Bebek Betutu Ubud Pak Mangku …

Febi Liana | 7 jam lalu

Presiden SBY dan Koalisi Merah Putih …

Uci Junaedi | 9 jam lalu

Ahok, Mr. Governor si “Pembelah …

Daniel H.t. | 10 jam lalu

Gunung Padang, Indonesia Kuno yang …

Aqila Muhammad | 11 jam lalu


HIGHLIGHT

Mengenal dan Mengenang IH Doko, Pahlawan …

Blasius Mengkaka | 8 jam lalu

Kenormalan yang Abnormal …

Sofiatri Tito Hiday... | 8 jam lalu

Aku Akan Pulang …

Dias | 8 jam lalu

Terpenuhikah Hak Kami, Hak Anak Indonesia? …

Syifa Aslamiyah | 8 jam lalu

UUD 1945 Tak Sama dengan Jakarta …

Adinda Agustaulima ... | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: