Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Pengertian Wawasan Nusantara

OPINI | 07 April 2013 | 00:46 Dibaca: 1995   Komentar: 0   0

ANEKA RAGAM WAWASAN NUSANTARA di INDONESIA

Sebelum membahas tentang aneka ragam wawasan nusantara di Indonesia sebaiknya kita mengetahui apa itu Wawasan Nusantara? Wawasan nusantara terdiri dari kata “wawasan”, “nusa”, dan ”antara“. Deri kata – kata tersebut dapat diartikan wawasan yang artinya pandangan. Nusa dapat diartikan sebagai negara kepulauan, yang didominasikan banyaknya pulau-pulau. Sedangkan antara diartikan sebagai pembatas. Jadi wawasan nusantara dapat diartikan sebagai negara kepulauan yang dibatasi oleh dua benua besar dan dua samudera.

Banyak pandangan tentang wawasan nusantara, secara terminology wawasan nusantara adalah cara pandang masyarakat Indonesia tentang keadaan lingkungan negara Indonesia sesuai dengan ideologi nasional (pancasila) dan UUD 1945 . Adapun UU yang mengatur tentang wawasan nusantara yang ada di Indonesia. Salah satunya UU no 6 tahun 1996 yang berisi tentang perairan Indonesia.

Ada berapa aspek yang mempengaruhi wawasan nusantara yang ada di negara kita Indonesia, salah satunya adalah pengaruh geografi. Kenapa pengaruh geografi dapat mempengaruhi wawasan nusantara? Karena dengan adanya geografi kita dapat mengetahui fenomena fisik dan kita juga dapat menggetahui beraneka ragam kebudayaa, suku bangsa negara Indonesia.

Implementasi Wawasan Nusantara

Implementasi Wawasan Nusantara adalah bagaimana cara pemerintah berorientasi pada kepentingan rakyat dan pada upaya integrasi wilayah tanah air secara utuh dan menyeluruh. Ada beberapa bidang yang dibuat untuk mengatur implementasi wawasan nusantara. Berikut bidang – bidang yang mengatur implementasi wawasan nusantara:

Dalam bidang politik : Membahas tentang upaya menciptakan iklim yang sehat dan dinamis dalam wujud pemerimtahan. Dalam bidang ekonomi : Membahas tentang upaya menciptakan ekonomi nasional menjamin pemenuhan dan peningkatan kesejahteraan rakyat secara adil dan merata.

Dalam bidang sosial budaya : Membahas tentang upaya membangun sikap batin yang dapat mengakui, menerima dan menghormati perbedaan yang ada antara yang satu dengan yang lainnya, sebagai wujud terciptanya suasana kehidupan bangsa yang harmonis, rukun dan bersatu dalam keberagaman.

Dalam bidang hankam : Membahas tentang upaya kesadaran cinta tanah air dan bangsa, sikap bela negara pada setiap bangsa Indonesia dalam arti yang seluas-luasnya.

Sumber :

ardiansyah.ubb.ac.id/wp-content/…/03/Wawasan-Nusantara1.ppt

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Tuntutan Kenaikan Upah Buruh yang Tak …

Agus Setyanto | | 31 October 2014 | 13:14

Soal Pembully Jokowi, Patutkah Dibela? …

Sahroha Lumbanraja | | 30 October 2014 | 20:35

“Nangkring” bareng Tanoto …

Kompasiana | | 27 October 2014 | 10:31

Hanya Kemendagri dan Kemenpu yang Memberi …

Rooy Salamony | | 31 October 2014 | 11:03

Ayo Wujudkan Rencana Kegiatan Sosialmu …

Kompasiana | | 31 October 2014 | 10:19


TRENDING ARTICLES

Inikah Sinyal PKS Bakal Cabut UU Pornografi? …

Gatot Swandito | 3 jam lalu

Hasil Evaluasi Timnas U-19: Skill, Salah …

Achmad Suwefi | 7 jam lalu

Kabinet Jokowi Tak Disukai Australia, Bagus! …

Aqila Muhammad | 7 jam lalu

Menjawab Keheranan Jokowi …

Raden Suparman | 7 jam lalu

Pencitraan Teruus??? …

Boyke Pribadi | 8 jam lalu


HIGHLIGHT

Senandung Rindu …

Ariesa Putris | 8 jam lalu

Perlukah Bbm Naik Karena Subsidi Jebol? …

Shohibul Hadi | 8 jam lalu

Serba Salah: Jokowi dan AM Tukang Tusuk Sate …

Stephanus Jakaria | 8 jam lalu

Hati Beling …

Binoto Hutabalian | 8 jam lalu

Berkaca Pada Dekrit Presiden …

Haries Sutanto | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: