Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Pakne Vel@ros4

Guru biasa pada Prodi Pendidikan Bahasa Arab UNNES Semarang, Pernah jalan-jalan ke Xiamen China

Debat Cagub Cawagub Jateng dalam Bahasa Jawa

REP | 06 April 2013 | 18:25 Dibaca: 564   Komentar: 0   0

Debat cagub-cawagub jateng dalam bahasa Jawa

Saya terinspirasi oleh usulan Dosen Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjajaran (Unpad), Reiza D. Dienaputra, Menjelang pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Barat 24 Februari lalu, beliau mengusulkan adanya debat cagub-cawagub dalam Bahasa Sunda. Hal itu untuk mengukur sejauh mana cintanya terhadap budaya Sunda.

Sepengetahuan saya, dalam aturan KPU maupu UU yang di atasnya tidak ada aturan yang melarang atau mengharamkan debat dalam bahasa daerah, maka sebagai rakyat jawa tengah saya memiliki angan-angan alangkah lebih baik apabila dalam nguri-uri bahasa dan budaya Jawa tidak ada salahnya apabila debat cagub dan cawagub besok menggunakan bahasa Jawa. Hal ini tentunya memiliki beberapa keuntungan daripada menggunakan bahasa Indonesia.

Pertama, kita bisa lebih tahu bagaimana sebenarnya para calon itu peduli dan memahami bahasa dan budaya Jawa. Kalau dengan bahasa Indonesia saya sudah yakin 100 persen semua lihai tapi kalau dengan bahasa Jawa saya masih ragu.

Kedua, ikut nguri-uri bahasa Jawa yang sekarang sedang dalam posisi mengkhawatirkan. Sekarang orang Jawa sudah banyak yang tidak njawani. Dalam mata pelajaran di SD bahasa Jawa sudah menjadi momok yang selalu ditakuti para siswa.

Ketiga, ikut membantu program pemerintah dalam mengangkat dan melestarikan karakter local yang adiluhung..

Sementara gitu dulu..  sugeng enjang heheheh

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pacitan - Beach of Glory …

Pradhany Widityan | | 26 March 2015 | 16:26

Belajar dari Penerapan BVKS Jepang bagi …

Gelora | | 26 March 2015 | 17:30

Ngefans Sih Ngefans, Tapi Mbok Ya …

Isti | | 26 March 2015 | 22:00

Berziarah ke Masjid Terindah di Dunia …

Mukti Ali | | 26 March 2015 | 18:45

Daftar dan Tonton KompasianaTV di …

Kompasiana | | 13 February 2015 | 14:17


TRENDING ARTICLES

Co-Pilot Bunuh Diri, Inilah Penyebab …

Della Anna | 8 jam lalu

Kenapa Justru Sopir TransJakarta Itu yang …

Daniel H.t. | 9 jam lalu

Menjadi Perawan Tua atau Istri Muda …

Dinda Kirana | 11 jam lalu

Pamali Ahok Tertohok dan Denny Indrayana …

Pebriano Bagindo | 12 jam lalu

Resmi Cerai, Rieke Diah Pitaloka Ramai …

Hasto Suprayogo | 13 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: