Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Pakne Vel@ros4

Guru biasa pada Prodi Pendidikan Bahasa Arab UNNES Semarang, Pernah jalan-jalan ke Xiamen China

Debat Cagub Cawagub Jateng dalam Bahasa Jawa

REP | 06 April 2013 | 18:25 Dibaca: 508   Komentar: 0   0

Debat cagub-cawagub jateng dalam bahasa Jawa

Saya terinspirasi oleh usulan Dosen Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjajaran (Unpad), Reiza D. Dienaputra, Menjelang pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Barat 24 Februari lalu, beliau mengusulkan adanya debat cagub-cawagub dalam Bahasa Sunda. Hal itu untuk mengukur sejauh mana cintanya terhadap budaya Sunda.

Sepengetahuan saya, dalam aturan KPU maupu UU yang di atasnya tidak ada aturan yang melarang atau mengharamkan debat dalam bahasa daerah, maka sebagai rakyat jawa tengah saya memiliki angan-angan alangkah lebih baik apabila dalam nguri-uri bahasa dan budaya Jawa tidak ada salahnya apabila debat cagub dan cawagub besok menggunakan bahasa Jawa. Hal ini tentunya memiliki beberapa keuntungan daripada menggunakan bahasa Indonesia.

Pertama, kita bisa lebih tahu bagaimana sebenarnya para calon itu peduli dan memahami bahasa dan budaya Jawa. Kalau dengan bahasa Indonesia saya sudah yakin 100 persen semua lihai tapi kalau dengan bahasa Jawa saya masih ragu.

Kedua, ikut nguri-uri bahasa Jawa yang sekarang sedang dalam posisi mengkhawatirkan. Sekarang orang Jawa sudah banyak yang tidak njawani. Dalam mata pelajaran di SD bahasa Jawa sudah menjadi momok yang selalu ditakuti para siswa.

Ketiga, ikut membantu program pemerintah dalam mengangkat dan melestarikan karakter local yang adiluhung..

Sementara gitu dulu..  sugeng enjang heheheh

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Latahnya Pedagang Kaki Lima …

Agung Han | | 17 September 2014 | 04:16

Polemik Kabinet Jokowi-JK …

Mike Reyssent | | 17 September 2014 | 05:05

Potret-Potret Geliat TKW HK Memang …

Seneng Utami | | 17 September 2014 | 06:07

Pro-Kontra Pembubaran (Sebagian) Kementerian …

Hendi Setiawan | | 17 September 2014 | 08:17

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

PKS Pecundang Menolak Pilkada Langsung …

Damang Averroes Al-... | 12 jam lalu

Jusuf Kalla Sebaiknya Belajar dari Ahok …

Relly Jehato | 14 jam lalu

Wanda Hamidah Bukan Ahok …

Mawalu | 16 jam lalu

Ini Kepemimpinan Ala Jokowi …

Sjahrir Hannanu | 16 jam lalu

Anomali Ahok: Pahlawan atau Pengkhianat? …

Choirul Huda | 19 jam lalu


HIGHLIGHT

Ketika Jokowi Bermain Kata-kata …

Hasan Ali | 8 jam lalu

Sanggupkah Timnas Lolos dari Hadangan …

Achmad Suwefi | 8 jam lalu

Istilah Luar Negeri …

Rizky Purwantoro | 8 jam lalu

Maudy Ayunda ‘Dimodusin’ Bule! …

Darren Wennars | 8 jam lalu

Kutinggalkan Cintaku Terkapar di Tuktuk (7) …

Leonardo | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: