Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Pengkuh Budhya Prawira

Keluarga di atas segala-galanya

Utak-utik Singkatan Parpol Peserta Pemilu 2014

OPINI | 05 April 2013 | 20:47 Dibaca: 2258   Komentar: 28   6

Banyak sekali plesetan yang dibuat yang berhubungan dengan partai politik yang ada di Indonesia. Sekali ini, penulis mau coba-coba ngutak-ngatik singkatan beberapa parpol yang ikut dalam Pemilu Tahun 2014 mendatang. Namanya juga ngutak-ngatik, ya singkatnnya juga dibuat agak sedikit asal, tapi agak berhubungan dengan kondisi yang terjadi dalam situasi politik saat ini, walaupun ada beberapa singkatan yang sudah umum dan dikenal oleh semuanya.

Ini hasil utak-atik singkatan Parpol hasil perenungan penulis bertapa di sebuah ruang tertutup yang dingin (sambil_ngeden.com) selama beberapa menit yang lalu…..

Nasdem = Niatnya sih Anti Sama Demokrat. Keliatan dari isi medianya yang condong mendiskreditkan Partai Demokrat.

PKB = Para Kyai Berkoalisi. Ini juga sudah nggak aneh, karena basiknya kan emang para kyai yang terjun jadi politikus.

PKS = Politikus Korupsi Sapi. Semua pembaca juga tahu bahwa ada seorang pentolan politik yang gemarnya sama duit bau sapi.

PDIP = Paling Demen Ingin jadi Penguasa…. Kalau kalah ya tetep aja kalah, nggak perlu koar-koar.

Golkar = Golongan Orang Lama yang Korupsi Atas nama Rakyat. Hehehe, Golkar kan kebanyakan orang-orang lama sisa-sisa orde baru……

Gerindra = Gerakan Intimidasi Rakyat, jadi inget peristiwa Tri Sakti dan kasus-kasus lain yang belum selesai sampe sekarang.

Demokrat = Demi dan Oleh Keluarga untuk Rakyat. Jadi berubah nih slogan demokrasi, sekarang kan waktunya caleg itu dipilih berdasarkan asas kekeluargaan, pokoknya semua jabatan jadi milik keluarga deh kalo bisa.

PAN = Perhimpunan Artis Nasional. Ini kayaknya sudah jadi rahasia umum deh, nggak usah dikasih penjelasan lagi.

PPP = Partai Pilihan Pesantren. Sesuai dengan program yang digalakkan oleh partainya yang melakukan pendekatan dengan berbagai pesantren, tapi harus bersaing dengan PKB.

Hanura = Hanya Untuk Penggembira, kayaknya cuman bisa ngeramein pemilu aja….

PBB = Pokoknya Bisa Berpartisipasi, Diloloskan oleh KPU karena digugat di PTUN setelah sebelumnya dinyatakan tidak lolos verifikasi. Yang penting bisa lolos dulu deh, urusan menang pemilu belakangan kayaknya….

PKPI = Paling Kurang Peminatnya cuman Ikut-ikutan, nomor urutnya juga paling buncit, diverifikasi paling buncit, dan paling kurang dikenal oleh masyarakat.

Hehehe, jangan ada yang kesinggung, ya…! Namanya juga tulisan ngasal, ya isinya juga asal. Kalau ada yang punya hasil utak-atik singkatan Parpol Pemilu 2014, silahkan ditambah aja.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kalau Bisa Beli, Kenapa Ambil yang Gratis?! …

Tjiptadinata Effend... | | 01 November 2014 | 14:03

Sebagai Tersangka Kasus Pornografi, Akankah …

Gatot Swandito | | 01 November 2014 | 12:06

Danau Toba, Masihkah Destinasi Wisata? …

Mory Yana Gultom | | 01 November 2014 | 10:13

Traveling Sekaligus Mendidik Anak …

Majawati Oen | | 01 November 2014 | 08:40

Ayo Wujudkan Rencana Kegiatan Sosialmu …

Kompasiana | | 31 October 2014 | 10:19


TRENDING ARTICLES

MA si Tukang Sate Ciptakan Rekor Muri …

Ervipi | 6 jam lalu

Jokowi Kelolosan Sudirman Said, Mafia Migas …

Ninoy N Karundeng | 7 jam lalu

Pramono Anung Sindir Koalisi Indonesia Hebat …

Kuki Maruki | 7 jam lalu

Keputusan MK Tentang MD3 Membuat DPR Hancur …

Madeteling | 8 jam lalu

Karena Jokowi, Fadli Zon …

Sahroha Lumbanraja | 9 jam lalu


HIGHLIGHT

Aku Ingin .. …

Gunawan Wibisono | 7 jam lalu

Keasyikan itu Bernama Passion …

Ika Pramono | 7 jam lalu

Sisi Positif dari Perseteruan Politik DPR …

Hts S. | 7 jam lalu

Menyiasati kenaikan harga BBM …

Desak Pusparini | 7 jam lalu

Trah Soekarno, Putra Cendana, dan Penerus …

Service Solahart | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: