Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Pengkuh Budhya Prawira

Keluarga di atas segala-galanya

Utak-utik Singkatan Parpol Peserta Pemilu 2014

OPINI | 05 April 2013 | 20:47 Dibaca: 2427   Komentar: 28   6

Banyak sekali plesetan yang dibuat yang berhubungan dengan partai politik yang ada di Indonesia. Sekali ini, penulis mau coba-coba ngutak-ngatik singkatan beberapa parpol yang ikut dalam Pemilu Tahun 2014 mendatang. Namanya juga ngutak-ngatik, ya singkatnnya juga dibuat agak sedikit asal, tapi agak berhubungan dengan kondisi yang terjadi dalam situasi politik saat ini, walaupun ada beberapa singkatan yang sudah umum dan dikenal oleh semuanya.

Ini hasil utak-atik singkatan Parpol hasil perenungan penulis bertapa di sebuah ruang tertutup yang dingin (sambil_ngeden.com) selama beberapa menit yang lalu…..

Nasdem = Niatnya sih Anti Sama Demokrat. Keliatan dari isi medianya yang condong mendiskreditkan Partai Demokrat.

PKB = Para Kyai Berkoalisi. Ini juga sudah nggak aneh, karena basiknya kan emang para kyai yang terjun jadi politikus.

PKS = Politikus Korupsi Sapi. Semua pembaca juga tahu bahwa ada seorang pentolan politik yang gemarnya sama duit bau sapi.

PDIP = Paling Demen Ingin jadi Penguasa…. Kalau kalah ya tetep aja kalah, nggak perlu koar-koar.

Golkar = Golongan Orang Lama yang Korupsi Atas nama Rakyat. Hehehe, Golkar kan kebanyakan orang-orang lama sisa-sisa orde baru……

Gerindra = Gerakan Intimidasi Rakyat, jadi inget peristiwa Tri Sakti dan kasus-kasus lain yang belum selesai sampe sekarang.

Demokrat = Demi dan Oleh Keluarga untuk Rakyat. Jadi berubah nih slogan demokrasi, sekarang kan waktunya caleg itu dipilih berdasarkan asas kekeluargaan, pokoknya semua jabatan jadi milik keluarga deh kalo bisa.

PAN = Perhimpunan Artis Nasional. Ini kayaknya sudah jadi rahasia umum deh, nggak usah dikasih penjelasan lagi.

PPP = Partai Pilihan Pesantren. Sesuai dengan program yang digalakkan oleh partainya yang melakukan pendekatan dengan berbagai pesantren, tapi harus bersaing dengan PKB.

Hanura = Hanya Untuk Penggembira, kayaknya cuman bisa ngeramein pemilu aja….

PBB = Pokoknya Bisa Berpartisipasi, Diloloskan oleh KPU karena digugat di PTUN setelah sebelumnya dinyatakan tidak lolos verifikasi. Yang penting bisa lolos dulu deh, urusan menang pemilu belakangan kayaknya….

PKPI = Paling Kurang Peminatnya cuman Ikut-ikutan, nomor urutnya juga paling buncit, diverifikasi paling buncit, dan paling kurang dikenal oleh masyarakat.

Hehehe, jangan ada yang kesinggung, ya…! Namanya juga tulisan ngasal, ya isinya juga asal. Kalau ada yang punya hasil utak-atik singkatan Parpol Pemilu 2014, silahkan ditambah aja.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pengalaman Jadi Petugas Patroli dan Tukang …

Weedy Koshino | | 20 April 2015 | 09:35

Tetajuren, Mengalirkan Air dari Dinding …

Syukri Muhammad Syu... | | 20 April 2015 | 21:56

Belajar Tenar dari Natasha Farani Attamimi …

Nur Hasanah | | 19 April 2015 | 21:51

Belajar dari R.A. Kartini, Pejuang Wanita di …

Riana Dewie | | 20 April 2015 | 13:19

Jadwal Kegiatan Kompasiana di Bulan April …

Kompasiana | | 31 March 2015 | 18:08


TRENDING ARTICLES

Ada Rasa KIH dan KMP dalam Kisruh PSSI …

Mustafa Kamal | 8 jam lalu

Mati Ketawa Cara Korea Utara (Kisah Nyata) …

Daniel H.t. | 8 jam lalu

Membedah Blunder SK Pembekuan Menpora …

Himam Miladi | 9 jam lalu

Pertamina Akan Cekoki Kita dengan Pertalite …

Abd. Ghofar Al Amin | 10 jam lalu

Harusnya Akun Twitter Korban Pembunuhan …

Agung Soni | 11 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: