Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Abdurrahman Suryadi

Looking for the truth

Antara Gontor dan PKS

OPINI | 04 April 2013 | 07:31 Dibaca: 1531   Komentar: 0   4

Bismillaahirrahmaanirrahiim…

Pondok Modern Gontor. Sebuah pondok besar di antara pondok-pondok besar di Indonesia. Saat ini telah mempunyai 12 Cabang di seluruh Indonesia. Gontor 1 & 2 ada di Ponorogo; Gontor 3 di Kediri; Gontor 4 (Putri 1) di Mantingan, Ngawi; Putri 2 & 3 juga di Ngawi; Putri 4 di Kendari; Putri 5 di Kediri; Gontor 5 di Banyuwangi; Gontor 6 di Magelang; Gontor 7 di Kendari; Gontor 8 dan 9 di Lampung; Gontor 10 di Aceh; Gontor 11 di Padang; dan Gontor 12 di Jambi.

Selain pondok-pondok Cabang, para alumni Gontor juga telah mendirikan banyak pesantren di seluruh Indonesia. tercatat kurang lebih 200 pondok alumni, sebut saja misalnya Ponpes Al-Amin Perinduan Madura, Ponpes Nurul Harmain Narmada, Ponpes Darunnajah, dll.

Gontor juga telah mengeluarkan ribuan alumni yang tersebar di seluruh dunia. diantarnya adalah: Idham Kholid (Mantan ketua MPRS & Pimpinan NU), Nurkholis Madjid (Cendikiawan), Kafrawi Ridwan, Amin Abdullah (Mantan Rektor UIN), Maftuh Basuni (Mantan Menag), Hasyim Muzadi (Mantan Pimpinan NU), Din Syamsuddin (Pimpinan Muhammadiyah), Abu Bakar Baasyir, Habib Chirzin, Hasanain Djuaini (Peraih Nobel Asia Ramon Magsaysay), Ahmad Fuadi (penulis buku) bahkan Emha Ainun Najib pun pernah mengenyam pendidikan Gontor.

Lalu, apa hubungannya Gontor dengan PKS? Gontor memiliki semboyan “Berdiri di atas dan untuk semua golongan”. artinya Gontor tidak mempunyai ormas dan tidak pula berpartai. Gontor adalah milik ummat Islam tanpa memandang partai dan ormasnya. jadi sebenarnya tidak ada ikatan apapun antara PKS dengan Gontor. Alumni Gontor dibebaskan untuk berdakwah menggunakan ormas atau orpol yang manapun, asalkan sesuai dengan kaedah-kaedah dakwah Islamiyyah. Namun tidak dapat dipungkiri bahwa dua orang presiden PKS merupakan alumni Gontor yaitu Hidayat Nur Wahid dan Luthfi Hasan Ishak (LHI).

LHI sekarang masih akan menghadapi sidang karena kasus suap dan pencucian uang. saya sendiri hanya bisa berdoa, semoga kebenaran segera terungkap. kalaupun LHI bersalah, saya hanya mengucapkan semoga Allah mengampuni dosa-dosa saya dan dosa-dosa beliau. semoga untuk kedepannya saya dan beliau menjadi lebih baik lagi. kalaupun LHI difitnah, maka saya menyampaikan agar saya dan beliau bersabar, ikhtiar dan tawakkal. ketentuan Allah itulah yang terbaik.

ومكروا ومكر الله والله خير الماكرين

والذين جاهدوا فينا لنهدينهم سبلنا

ومن يتق الله يجعل له مخرجا ويرزقه من حيث لا يحتسب. ومن يتوكل على الله فهو حسبه إن الله بالغ أمره قد جعل الله لكل شيء قدرا

أفحسب الذين آمنوا أن يقولوا آمنا وهم لا يفتنون

Saya sendiri merupakan alumni Gontor dan merupakan simpatisan Partai Keadilan Sejahtera. I just want to say: I Love Gontor and I Love PKS.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

“Java Jazz On The Move” di Kota Batu …

Wahyu Jatmiko | | 04 March 2015 | 23:39

Masjid Vs Televisi; Kisah Kerisauan Moral …

Subronto Aji | | 05 March 2015 | 00:05

Kompasiana Drive&Ride: ”Be Youthful, …

Kompasiana | | 26 February 2015 | 22:29

Ruki : “Menjadi Ketua KPK Itu …

Abanggeutanyo | | 05 March 2015 | 01:25

Move On Agriculture di Purworejo …

Saryanto Bpi | | 04 March 2015 | 21:26


TRENDING ARTICLES

Perbedaan Negara Bekas Jajahan Belanda …

Rudi Hartono | 3 jam lalu

Coretan Tangan Ahok: “Pemahaman Nenek …

Edi Abdullah | 3 jam lalu

Horree! Indonesia Punya Polisi Terjujur …

Anton Kapitan | 5 jam lalu

Ekuivokasi di Sekitar Kisruh Ahok-DPRD …

Nararya | 9 jam lalu

Ahok Vs. M. Taufik dan Kutukan Kulminasi …

Ninoy N Karundeng | 10 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: