Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Yudi

Saya adalah saya, bukan orang lain.

Bendera “Aceh Merdeka” Tidak Disukai Oleh Pelebel Separatis

REP | 28 March 2013 | 18:40 Dibaca: 311   Komentar: 2   1

13644707641326370779Pasca pengesahan qanun (perda) bendera dan lambang aceh, meski timbul prokontra dimedia namun dikalngan masyarakat justru sejarah yang ditunggu-tunggu.

banyak aktor bawah tanah yang mempersoalkan bendera dan lambang aceh karena mirip bendera separatis begitu ungkap genk TNI dan jakarta sendiri yang melebeli GAM dengan sebutan istimewa itu.

disisi lain gayo merdeka juga dimainkan agar qanun bendera dievaluasi mendagri, pada dasarnya kawan2 di gayo merdeka yang kebanyakan mahasiswa jg setuju dgn hal tersebut, namun mereka marah karena tidak didengar pasca pengesahan qanun wali nanggroe, sementara untuk bendera hanya sekedar alasan karena sikap para gam diparlemen tidak asprartif dan cenderung melakukan suatu demi kepentingan kelompok merahnya.

sementara para ormas sipil seperti yara pengamat politik seperti aryos dll hanya protes agar para elit aceh dan masyarakat tidak terlalu evoria (pasca pengesahan qanun bendera awak PA kamulai “rayasu” lom. nilai tawar wate peugah haba ngen urg gampoeng kanalah.┬ánamun dibelakang semua itu masih banyak masalah yang belom ada penyelesaiannya)

yang sangat ditakutkan oleh para pengkritik itu sebenarnya,┬áBendera “Aceh Merdeka” apakah menutupi semua dosa masa lalu dan korupsi masa kini?

sebenarnya seluruh elemen senang dengan adanya bendera “aceh merdeka” itu, namun semua berharap agar tidak puas sampai disitu karena kondisi aceh saat ini sangatlah bobrok baik dari segi pelayanan adminitrasi berbasis uang dan gendut juga masalah sogok menyogok masuk instansi pendidikan, kesehatan cenderung menjadi lahan bisnis yang jelas-jelas keluar dari prosedur konstitusi indonesia.

saran kepada seluruh rakyat aceh, bila memang bendera dan lambang kekhususan aceh dilarang maka bakar juga lambang garuda dengan istilah bhineka tunggal ika yang tertulis didadanya, apa juga berbeda beda tapi satu jua bila itu bendera yang beda dikit aja dilarang?

Tags: aceh merdeka gam

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Masril Koto Bantah Pemberitaan di …

Muhammad Ridwan | | 23 September 2014 | 20:25

Tanggapan Rhenaldi Kasali lewat Twitter …

Febrialdi | | 23 September 2014 | 20:40

“Tom and Jerry” Memang Layak …

Irvan Sjafari | | 23 September 2014 | 21:26

Kota Istanbul Wajib Dikunjungi setelah Tanah …

Ita Dk | | 23 September 2014 | 15:34

Ayo, Tunjukan Aksimu untuk Indonesia! …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 16:24


TRENDING ARTICLES

Habis Sudah, Sok Jagonya Udar Pristono …

Opa Jappy | 9 jam lalu

Jangan Sampai Ada Kesan Anis Matta (PKS) …

Daniel H.t. | 9 jam lalu

Mengapa Ahok Ditolak FPI? …

Heri Purnomo | 12 jam lalu

Apa Salahnya Ahok, Dimusuhi oleh Sekelompok? …

Kwee Minglie | 13 jam lalu

Join dengan Pacar, Siswi SMA Ini Tanpa Dosa …

Arief Firhanusa | 16 jam lalu


HIGHLIGHT

Jokowi & The Magnificent-7 of IndONEsia …

Sam Arnold | 8 jam lalu

Diperlakukan-Dikerjain-Anda Bagaimana? …

Astokodatu | 8 jam lalu

Pelajaran dari Polemik Masril Koto …

Novaly Rushans | 8 jam lalu

Kemana Hilangnya Lagu Anak-anak? …

Annisa Ayu Berliani | 9 jam lalu

[Nangkring Cantik] Cantik itu harusnya luar …

Bunda Ai | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: