Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Zohirikadir

Tempat Lahir: Lampung Alamat : Jl. Matahari No. 5 Kota Tanggerang Pendidikan : S1 ( Hukum)

Hasil Survey LSN Partai Islam Terpuruk 2014

REP | 27 March 2013 | 20:52 Dibaca: 717   Komentar: 0   0

Pemilu 2014 hanya tinggal setahun lagi, bagaimana nasib Partai-partai  Islam pada pemilu 2014 nanti. Dari hasil  survey yang dilakukan  Lembaga Survey Nasional (LSN), menunjukkan bahwa Partai yang berazaskan Islam berada di bawah Partai-partai Nasionalis. Menurut hasil survey Lembaga ini penyebabnya adalah  tidak ada tokoh yang bisa diandalkan. Juga semua partai Islam berada di kubu koalisi, ketika Partai- partai koalisi  terpuruk karena korupsi maka partai Islam juga terkena dampaknya. Lain halnya  dengan Partai yang tidak tergabung dengan koalisi; Hanura PDIP, Gerindra, malah menunjukkan grafik yangmenanjak meninggalkan partai Islam.

Derectur Lembaga Survey Nasional, Umar S. Bakri mengatakan di Jakarta, Minggu (24/3/2013) bahwa Partai Islam terlalu percaya diri, karena punya pemilih yang tetap, punya masa yang militan. Umar Bakri juga  berharap agar partai Islam memperhatikan hasil survey. Dari hasil Survey LSN ini memnunjukkan PKS, PKB, PAN dan PPP berada di bawah Golkar, PDIP, Gerindra, Demokrat, Hanura dan Nasdem.

Sementara LSN juga  mengeluarkan hasil survey Partai yang paling korup;  Demokrat berada diperingkat atas, disusul Golkar, PKS, PDI Perjuangan, PAN, Gerindra, PKB, PPP dan Hanura. Demikrat memnduduki peringkat teratas partai paling korup karena banyak tokoh-tokohnya terlibat korupsi. 70,4 % dari survey menunjukkan Partainya SBY ini adalah partai paling korup

LSN melaporkan bahwa mereka  melakukan survey ini di seluruh provinsi di Indonesia dengan jumlah sampel sekitar 1230 responden dengan teknik multistage random sampling. Sementara margin error diperkirakan sebesar 2,8 persen.

Bagaimana jika pemilu dilaksanakan hari ini, dari hasil survey LSN menunjukkan Partai Golkar tetap berada diatas, 18,1%, disusul PDIP 14,4 % dan Gerindra 12,5%.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Anak Kabur dari Pesantren, Salah Siapa? …

Mauliah Mulkin | | 28 August 2014 | 14:00

Pulau Saonek Cikal Bakal Raja Ampat …

Dhanang Dhave | | 28 August 2014 | 10:40

Kompasiana Nangkring bareng Sun Life: Kenapa …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 12:58

Gap Year: Setahun Nganggur …

Marlistya Citraning... | | 28 August 2014 | 11:39

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Dulu Saat Masih Dinas, Kakek Ini Keras …

Posma Siahaan | 6 jam lalu

Rieke Diah Pitaloka Tetap Tolak Kenaikan …

Solehuddin Dori | 9 jam lalu

Ahok Nggak Boleh Gitu, Gerindra Juga Jangan …

Revaputra Sugito | 10 jam lalu

Tomi & Icuk Sugiarto Nepotisme! …

Asep Rizal | 11 jam lalu

Sebab SBY dan Jokowi Tak Bicarakan BBM di …

Pebriano Bagindo | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Kabinet Ramping Jokowi: Cukup 20 Menteri …

Roes Haryanto | 7 jam lalu

Listrik dari Sampah, Mungkinkah? …

Annie Moengiel | 7 jam lalu

Sensasi Rasa Es Krim Goreng …

Topik Irawan | 8 jam lalu

Indonesia Abad ke-9 Masehi …

Ahmad Farid Mubarok | 8 jam lalu

Catatan Harian: Prioritas di Kereta Wanita …

Nyayu Fatimah Zahro... | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: