Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Iswady Wahid

operator warnet yang belajar menulis

Mengukur Kekuatan Incumbent di Pinrang

OPINI | 24 March 2013 | 02:57 Dibaca: 522   Komentar: 0   1

Pilkada Pinrang masih 6 bulan lagi, tetapi geliat para balon menuju Pinrang 1 sudah mulai tampak. Melihat banyaknya baliho yang bertebaran menunjukkan bahwa untuk sementara bupati Pinrang masih berada dalam posisi diunggulkan, walaupun menurut beberapa lembaga survey beliau unggul dibawah 50 persen. Sehingga posisinya belum berada pada level aman. Jika melihat secara objektif A. Aslam Patonangi berhasil dalam beberapa hal, dalam membangun Pinrang. Beliau meraih adipura kembali ke pangkuan bumi Lasinrang, Bantuan dana bergulir bagi petani dan yang paling anyar adalah menjadikan Kabupaten Pinrang sebagai percontohan antikorupsi di Sulawesi Selatan. Peluang menang Aslam tentunya tidak lepas dari kejelian dalam memilih wakil. Melihat konstalasi saat ini beliau mungkin akan memilih Ali Usman ketua Hanura Pinrang dengan tagline ASLI, ataukah memilih ketua DPRD Pinrang dengan tagline ASDAR. Soalnya kedua tokoh tersebut memiliki basis massa yang cukup kuat di daerah Pinrang Utara. Namun sekali lagi itu bukan jaminan bahwa incumbent pasti menang. Soalnya kandidat lain yang merupakan penantangnya, bukanlah lawan yang mudah dikalahkan. Penantangnya kemungkinan besar adalah A. Kaharuddin Mahmud (Wabup Pinrang) - Ardan Razak (Mantan camat Patampanua dan Sawitto), A. Irwan Hamid (Mantan Ketua DPRD Pinrang)-A. Mappanyukki (Staf Ahli Bupati), Abdullah Rasyid (Mantan Bupati Matra)-Faisal Thahir (Anggota DPRD Pinrang), dan Mayor Suriyadi (Kasdim Pinrang)- Dr. Sahabuddin (Anggota DPRD Pinrang).

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Festival Ceng Beng dan Hari Paskah Tahun Ini …

Andre Jayaprana | | 02 April 2015 | 13:39

Uji Coba Ujian Nasional CBT Dilaksanakan! …

Ahmad Imam Satriya | | 02 April 2015 | 13:29

[AMBON] Jelajah Non Tunai bersama Bank …

Kompasiana | | 17 March 2015 | 16:27

Nilai Luhur “Monggo Pinarak” …

Abdullah Assalani | | 02 April 2015 | 11:24

Blog Competition: Peningkatan Peran SDM dan …

Kompasiana | | 26 March 2015 | 16:37


TRENDING ARTICLES

Menteri Yohana dan Jaya Suprana: Mengapa …

Jimmy Haryanto | 7 jam lalu

Panglima TNI Kok Makin Genit dan Lucu Ya? …

Ksatria Nusantara | 9 jam lalu

Apa Pasal Ahok Berani Mati …

Umar Zidans | 12 jam lalu

Ke-Tionghoa-an antara Jaya Suprana dan …

Agustinus Wahyono | 13 jam lalu

Siapa Bakal Presiden RI ke-8? …

Axtea 99 | 14 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: