Back to Kompasiana
Artikel

Politik

PKS Berpotensi Menang Pemilu 2014

OPINI | 17 March 2013 | 21:01 Dibaca: 652   Komentar: 11   0

PKS Berpotensi Menang Pemilu 2014

Ada komen dari salah seorang kompasianer yang mengatakan “kalo trend golput semakin meningkat seperti di Pilkada Jabar dan Sumut pasti PKS akan menang di 2014”. Mulanya saya agak kurang “ngeh” terhadap statemen tsb., setelah saya pikir masuk akal juga pikiran ini.

Coba kita analisa secara sepintas, di pilkada Jabar golputnya hampir 40% sedangkan di Sumut jumlah golputnya bahkan lebih gila, hampir 60%. Ada kecenderungan prosentase golput ini terus meningkat mendekati Pemilu 2014. Hal ini menunjukkan semakin menurunnya respek masyarakat terhadap partai politik. Ini mungkin akibat dari merosot tajamnya kepercayaan publik terhadap partai politik karena banyaknya kasus korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan yang terungkap oleh KPK, yg melibatkan elite partai politik.

Fenomena menarik lainnya adalah kemenangan Calon dari PKS di kedua daerah tersebut yang konstan di sekitar 30%. Ada gejala suara PKS di daerah cenderung konstan , sedangkan dari parpol lain turun karena banyak yg sudah tidak percaya partai politik dan menjadi golput.

Dinamika politik akhir akhir ini yang menguak borok para petinggi parpol cenderung mendegradasi kredibilitasnya di mata masyarakat, hal ini berlaku bagi semua partai politik kecuali PKS. Kenapa PKS ??? Jawabnya karena para pendukung PKS adalah yg sangat teguh pendirian (“istiqomah”) tidak terbengaruh “isu” yang mendiskreditkan petinggi partainya (ini kata PKSer lhoo..). Kalau menurut saya doktrin sami’na wa ato’na (kami mendengar dan taat) yg diaplikasikan para pendukung PKS ini kebablasan karena konsep taat ini sebenarnya hanya berlaku pada Allah, Rasulallah, dan Ulil Amri (pemimpin yang kredibel).

Dampak selanjutnya dari konsep ketaatan yang “menceleng buta” ini mengakibatkan kader-kader PKS yang ditingkat bawah (mayoritas) seperti Zombie yg dikendalikan pawangnya. Inilah jawaban yang masuk logika kenapa PKS tidak terpengaruh tren turunnya suara parpol bermutasi ke golput sedangkan kebobrokan Elit PKS juga nggak kalah heboh dari parta lainnya.

Akhirnya saya ucapkan selamat kepada PKS yang berpotensi memenangkan pemilu 2014, dan ikut berduka cita atas terpuruknya Keadilan dan Kesejahteraan rakyat yang semakin tidak berdaulat.

Wassalam

Ade Darma

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pemuda Papua Unjuk Kreativitas Seni ‘Papua …

Viktor Krenak | | 28 November 2014 | 11:45

Dari (Catatan Harian) Kompasiana ke (Sudut …

Lizz | | 28 November 2014 | 16:22

Terpana Danau Duma …

Lukman Salendra | | 28 November 2014 | 12:25

Senangnya Terpilih Menjadi Host Moderator …

Edrida Pulungan | | 28 November 2014 | 13:43

Ayo Tulis Ceritamu untuk Indonesia Sehat! …

Kompasiana | | 25 November 2014 | 21:46


TRENDING ARTICLES

Kongkalikong Dokter dengan Perusahaan Obat …

Wahyu Triasmara | 3 jam lalu

Lagu Anak Kita yang Merupakan Plagiat …

Gustaaf Kusno | 7 jam lalu

Edisi Khusus: Kompas 100 Halaman dalam …

Tubagus Encep | 7 jam lalu

Ahok Narsis di Puncak Keseruan Acara …

Seneng Utami | 8 jam lalu

Tamu Negara Suguhin Singkong Rebus …

Ifani | 10 jam lalu


HIGHLIGHT

Pas dan Cerdas! Gelar Kompasianival di TMMI …

Teguh Hariawan | 7 jam lalu

Gara-gara Tidak Punya ‘Kartu Emas’, Mak …

Adjat R. Sudradjat | 7 jam lalu

Filipina Terlalu Waras untuk Menang versus …

Joko Siswonov | 8 jam lalu

Sakit …

Katedrarajawen | 8 jam lalu

1 Desember, Hari Keramat untuk Papua? …

Evha Uaga | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: