Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Reni Wulandari

Pemudi yang punya banyak mimpi Untuk Indonesia sejahtera bercita-cita sebagai penulis handal, biarkan pena bicara....

Dasar negara Pancasila Siapakah yang Sesungguhnya Menerapkan… Ya PKS

OPINI | 16 March 2013 | 15:59 Dibaca: 705   Komentar: 0   2

Masih ingatkah kita sewaktu kita sekolah, disetiap upacara bendera selalu membacanya bahkan kita hafal diluar kepala, bahkan mungkin kita dulu juga diminta untuk menghafal Pembukaan UUD1945…

saya selalu bertanya-tanya mengapa kita waktu kecil selalu diminta menirukan membaca dasar negara kita itu PANCASILA.. mengapa? mengapa? mengapa? bertanya-bertanya dan terus bertanya apakah memang kita didoktrin untuk hafal memahami kemudian kelak jika kita jadi pemimpin diminta untuk melaksanakan tu dasar negara… entah kebijakan apa ini, kita sebagai warga negara yg baik lanjut aja deh untuk ngikut membacanya yang setelah kita belajar di kelas 5 SD tentang sejarah perjuangan bangsa Indonesia merebut kemerdekaan bahwa ternyata dasar negara kita ini lahir tidak dengan semudah apa yang kita bayangkan hanya sekedar ditulis begitu saja, namun DASAR NEGARA ini pasti akan dipakai selamanya oleh negara ini begitulah pertimbangan para pimpinan negara kita dulu.. ya  jika kita menitikbalik sajarah waktu kita belajar dulu sungguh heroik sekali pemimpin-pemimpin kita waktu itu, sungguh sangat berani sekali, berani mempertaruhkan nyawanya, berani untuk keluar dari PBB yang notabenenya dulu sangat berkuasa… sebut pemimpin kita itu SOekarno…. luar biasa….sangat berani, ya keberanian itulah yang membawa bangsa ini merdeka, salah satu syarat sebagai peimpin adalah berani…

Kemudian mengamati negeri ini saat-saat ini, dimana pemimpin-pemimpin kita yang berkarakter seperti itu? dimana? kami rakyat kecil selalu saja disuguhi media dengan berita negatif para pemimpin saat ini, entah seakan-akan di negeri ini sudah tidak ada pemimpin yang berkelakuan baik dan seakan-akan semua pemimpin di negeri ini hanya mementingkan kekuasaan, kepentingan pribadi….. aaah bagi kami rakyat jelata, sangat capek mendengar pemberitaan itu…. kapan kami disuguhi pemimpin yang seperti pemimpin-pemimpin dimasa kemerdekaan dulu yang berani melawan keburukan, yang berani membela rakyat yang berani menyerahkan dirinya untuk rakyat…… aaaah media mana yang memberitakannya… pemimpin mana yang sudah menerapkan UUD195 dan dasar negara kita PANCASILA… mana?

tapi setelah saya beranjak dewasa. saya mendapat pencerahan bahwa tidak semua pemimpin seperti yang dimediakan TIDAK SEMUA…. hmmmmm…. SURE? yang mana, dimana? media mana yang memberitakan?

ada sungguh ada sejak 1999 sudah ada namun tidak banyak tahu, 2004 sudah kelihatan dan semakin terlihat di 2009 dan… saya semakin optimis saja terhadap cita-cita bangsa ini, yang untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, mengentaskan kemiskinan, keluar dari penjajahan, memajukan bangsa ini …. saya yakin setelah bertemu dengan partai ini partai keadilan sejahtera (PKS) optimisme kami rakyat jelata akan cita-cita bangsa yang mulia akan terwujud.. ya pasti terwujud jika partai ini terus menaik…sebab apa… sebab partai ini yang benar-benar mampu melaksanakan dasar negera kita sepengetahuan saya selain partai-partai lain, walau partai yang sering mendengung-dengungkan kembali kepada pancasila, namun realitanya saya melihat Partai putih ini yang melaksanakannya. coba kita telaah sila-sila dari pancasila dari persepsi saya sebagai rakyat sipil, bukan pejabat, ini hanya telaah dari seorang pemudi yang merindukan negeri yang sesuai cita-cita bangsa kita waktu mengikrarkan proklamasi… mari kita mengingat lagi sila-sila itu yang dulu waktu SD kita sangat hafal sekali:

1. KETUHANAN YANG MAHA ESA

Heran ini negara kan bukan negara agamis tapi pemimpin kita dulu menempatkan  KETUHANAN YANG MAHA ESA menjadi sila pertama dalam pancasila, jelaslah pemimpin kita dulu sangat agamis, religius, bahkan dulu kan sebenarnya ada syariahnya namun jadinya dihapus karena Indonesia ini sangat heterogen… nah saya sangat menemukan sila pertama ini di PKS… partai ini jelas menempatkan Tuhan (Allah) sebagai tujuan utamanya, ya tanpa Tuhan kita ga akan bisa merdeka, pemimpin terdahulu sangat menyadari itu semua, SANGAT! berfikir saat ini mana ya yang sangat kosisten dengan sila ini? mana? ya di PKS saya menemukan… ada nyala harapan untuk cita-cita besar bangsa ini…..

lanjut

2.KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB…

Aaaaaah ini yang sulit ditemui dari para pemimpin-pemimpin itu, entah terjemahan sila ini yang sesungguhnya apa… namun tersirat bahwa negeri ini sangat menganut nila-nilai kemanusiaan, Sila ini mencerminkan agar bangsa Indonesia membentuk suatu kesadaran tentang keteraturan sebagai asas kehidupan untuk menjadi manusia sempurna. Manusia yang peradabannya maju akan lebih mudah menerima kebenaran, lebih mungkin untuk mengikuti tata cara dan pola kehidupan masyarakat yang teratur, dan mengenal hukum universal. Kesadaran inilah yang harus diterapkan dalam kehidupn agar tercipta kehidupan yang penuh toleransi. kemudian apakah kita menemukan hal ini disetiap pemberitaan media, saling toleran, memiliki jiwa kemanusiaan yang tinggi saling menolong kepada yang membutuhkan, bahkan yang sisuguhkan oleh media adalah sering cek coknya para pemimpinlah yang tidak mau mengakui kebenaran lah, yang tidak mau menerima kekalahan lah… entah suguhan itu natural atau tidak namun di dunia nyata saya masih menemukan ada yang menerapkan sila ini secara natural, yang mau menolong, sangat mengedepankan sikap kemanusiaan, kemudian sikap toleransi ada disini di PKS ini,… ya terbukti lah partai ini yang sering turun langsung jika ada bencana besar bahkan partai ini memiliki personel khusus yang menanggulanginya… yaaa… kembali harapan terhadap cita-cita besar bangsa ini masih ada…

3. PERSATUAN INDONESIA….

hmmmm… menghela nafas ketika mengetik kata itu… PERSATUAN INDONESIA seakan-akan sangat mahal penerapannya di negeri ini akhir-akhir ini, mengapa? lihat berita tawuran dimana-mana, pertikaian antar suku merajalela, belum lagi perikaian para pejabat yang sangat sering dipertontonkan dimedia, kami seakan-akan tidak menemui lagi persatuan yang sesungguhnya yang diidam-idamkan dulu dengan berbagai suku menyatu kemudian mengangkat tangan bersama seperti gambar-gambar di buku SD kita dulu, kemana sosok mereka… aaaah saya yakin persatuan indonesia itu masih ada kok sangat ada, namun tak terbaca oleh media yang lebih sibuk meliput pertikaian daripada persatuan… ya kembali melihat pemimpin mana yang bisa menyatukannya.. saya melihatnya ada di PKS PERSATUAN INDONESIA itu? mengapa? coba kita lihat partai ini sangat SOLID sekali walau diterjang badai. kadernya semakin kuat memegang persatuan, kemudian kita liat kemenangan partai ini di SUMUT yang notabenenya provinsi ini memiliki hampir seluruh kebudayaan Indonesia, bahkan umat kristenpuan banyak kan di provinsi ini, tapi mengapa partai ini dipercaya? ya… saya menemukan persatuan yang sesungguhnya di sini sebab kesatuan hati diantara mereka selalu terpupuk melalui doa-doa hariannya… ya… kembali harapan itu menyala menyakinkan pada diri bahwa yang ada dalam buku-buku kewarganegraan kita waktu sekolah dulu akan terwujud….ya  yakin Indonesia akan bersatu melawan penjajah saat ini , penjajah kemungkaran, penjajah moral bangsa, para liberalisme dll….

4. KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAT KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATAN PERWAKILAN

saya dulu sering bertanya-tanya makna sila yang ini apa ya? ya  ternyata melalui MPR/DPR sebuah sila ini dilakukan, namun setelah kita melihat fenomena saat ini, bagaimana dengan wakil rakyat kita yang sering melakukan musyawarah.. kembali media sebagai rujukan kami para rakyat kecil melihat pola mereka wakil rakyat yang tertidur saat sidang, yang sering absen ato bahkan beradu fisik saat sidang paripurna… aaaaaaaaaaahhhh ingin berteriak kencang sekali apakah ini wakil rakyat yang saya pilih dulu, yang tidak mementingkan bermusyawarah untuk mencari hikmat, apakah benar-benar bermusyawarah untuk mewakili kami rakyat kecil jika musyawarahnya untuk memewahkan gedungnya,…. hmm positif thinking aja aaah mungkin mereka banyak melakukan kerja-kerja musyawarah yang sampai mengorbankan dirinya hingga tak tidur dan mengorbankan hartanya, ya pasti ada namun tak tertangkap oleh media yang jelas kami rakyat kecil tak akan pernah tahu kebaikan-kebaikan mereka sebab liputan yang paling terjual adalah keburukan-keburukan mereka…. upsss.. jadi kemana-mana.. intinya saya tahu bahwa salah satu partai dinegeri ini selalu mengedepankan musyawarah bahkan hal kecil saja, mereka lebih mementingkan hasil musyawarah walau tak berharap dalam hatinya namun mereka sangat mentaati hasil musyawarah ini, mengedepankan musyawarah dalam setiap memutuskan keputusan sekecil apapun… coba kalau anda ketemu dengan kader partai ini pasti aktivitasnya sering musyawarah bahkan sepekan sekali musyawarah itu dilakukan, ya.. partai putih itu lebih mengedepankan musyawarah daripada keputusan individu bahkan seoarang pimpinan partai yang hendak bicara di depan publik saja ia meminta pendapat dan bermusyawarah dengan rekan-rekannya… ya PKSlah itu

5. KEADILAN SOSIAL
Nilai yang terkandung antara lain perwujudan keadilan sosial dalam kehidupan sosial atau kemasyarakatan meliputi seluruh bangsa Indonesia, keadilan dalam kehidupan sosial terutama meliputi bidang-bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial, kebudayaan dan pertahanan keamanan nasional (Ipoleksosbudhankamnas), cita-cita masyarakat adil makmur, material dan spiritual yang merata bagi seluruh rakyat Indonesia, dan cinta akan kemajuan dan pembangunan. Ya pembangunan yang merata… dimana? mungkin kita merasakan dulu waktu pemerintahan pak SOEHARTO ya yang merasa banyak pembangunan dimana-mana, kemudian sekarang…. saya melihatnya ada di PKS sini yang mengedepankan keadilan sosial, memeratakan pemimpin yang adil yang mau turun langsung ke masyarakat kemudian yang mau bekerja keras hingga suatu rakyat merasakan keadilan seorang pemimpin… coba kita lihat profinsi Jabar yang di provinsi itu sangat cepat pembangunannya terutama sekolah-sekolah. saya melihat di partai ini pemimpinnya mengedepankan asas keadilan sebab namanya juga PARTAI KEADILAN DAN KESEJAHTERAAN…. ini yang jadi point perjuangannya .. ya saya berdoa agar pemimpinnya selalu adil dalam setiap kebijaksaannya…aamiin

KEMUDIAN dari sini saya berani menyalakan lilin harapan untuk negeri tercinta selama masih ada partai yang benar-benar konkret melaksanakannya…

HARAPAN untuk MENJADIKAN INDONESIA kembali MAJU diperhitungkan oleh bangsa lain, BERANI terhadap kedzaliman….

ya INDONESIA akan berjaya jika PEMIMPINNYA ADIL dan RAKYAT SEJAHTERA…

harapan dan mimpi kami sebagai rakyat kecil semoga menjadi obsesi bersama yang kemudian menjadikan gerak langkah perubahan untuk INDONESIA yang LEBIH BERMARTABAT seperti yang di cita-citakan diawal kemerdekaan kita… aamiin….

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Karnaval Kota yang Paling Ditunggu …

Ikrom Zain | | 30 August 2014 | 14:46

Dua Puncak Lawu yang Terlupakan …

Munib Muhamad | | 30 August 2014 | 16:19

Madrid yang Tak Belajar dari Pengalaman …

Garin Prilaksmana | | 30 August 2014 | 16:19

Makna Perjalanan Adalah Menambah Sahabat …

Ita Dk | | 30 August 2014 | 13:06

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Ternyata Inilah Sebabnya Pendeta Paling …

Tjiptadinata Effend... | 9 jam lalu

Kesaksian Relawan Kerusuhan Mei …

Edo Panjaitan | 10 jam lalu

Masalah Sepele Tidak Sampai 2 Menit, Jogja …

Rudy Rdian | 11 jam lalu

Jogja Miskin, Bodoh, Tolol dan Tak …

Erda Rindrasih | 13 jam lalu

Tentang Mengusahakan Jodoh …

Adin_noel | 15 jam lalu


HIGHLIGHT

Peranku bagi Indonesia …

Wiranota Hesti | 8 jam lalu

Penghematan Subsidi dengan Penyesuaian …

Eldo M. | 8 jam lalu

Penampilan Wadyabala Kanjuruhan dan …

Mas Ukik | 8 jam lalu

Florence Penghina Jogja Akhirnya Ditahan …

Ifani | 8 jam lalu

Kuliner Vietnam Kala Itu… …

Fillia Damai R | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: