Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Fajar Fatahillah

Aktivis dan pengamat Sosial Media Politik

Karakter Caleg PKS

OPINI | 13 March 2013 | 13:06 Dibaca: 437   Komentar: 0   1

  1. Menjelang pemilu 2014, semua parpol hrs menyerahkan DCS ke KPU. Dan salah satu parpol yg akan kita bahas adlh PKS.
  2. Ada mekanisme tersendiri di PKS utk mendapatkan atau merekrut caleg di pemilu mendatang. Tdk bs sembarangan.
  3. Kita tak akan lbh jauh membahas mekanisme tapi karakter yg hrs ada pada caleg2 tsb. Sesuai dgn buku dan referensi kader.
  4. Karakter2 ini yg saya lihat ada pada para kader baik di daerah/pusat. Baik di legislatif/yudikatif. Ataupun hanya pengurus
  5. Makanya tdk sembarang bs daftar. Kalaupun ada hrs melalui seleksi dan pembinaan yg ketat. Inilah sikap tegas dan selektif
  6. proses inilah yg membedakan PKS dengan partai lainnya dalam menjaring calon anggota legislatif.
  7. baiklah, berdasarkan penerawangan saya, setidaknya ada 10 karakter yg hrs ada pada kader2 PKS yg akan menjadi calon aleg.
  8. karakter pertama, aqidah yg bersih dari syirik. sebagai partai islam. inilah dasar dari karakter aleg muslim PKS.
  9. Karakter ini harus kuat. tdk menyekutukan Allah dengan lainnya. tdk percaya kekuatan lain selain Allah. tdk percaya dukun. dll
  10. karakter yg kedua, ibadahnya benar. tdk menyimpang dari ajaran islam yg sebenarnya. mengamalkan islam dlm kesehariannya
  11. dua karakter ini, sebagai sumber kekuatan politik PKS dalam menghadapi kerasnya politik di negeri ini
  12. implementasi dari dua karakter awal tadi, yg membentuk karakter ketiga, yaitu akhlak/etika yg kokoh/kuat.
  13. akhlak inilah yang menjadi hal yg sangat penting utk dijaga sebagai pejabat publik. akhlak / etika baik PKS cukup tinggi.
  14. sikap ketika salah, sikap ketika benar. sikap dlm menghadapi setiap masalah. selalu dgn akhlak yg baik.
  15. kita masih ingat sikap LHI ketika diduga suap oleh KPK. langsung mundur dari dpr dan presiden partai.
  16. kasus jebakan video porno arifinto. beliau langsung mundur secara baik. tak ada konflik.
  17. presiden PKS, Anis Matta, yang langsung mundur dari wakil ketua DPR setelah terpilih menjadi Presiden Partai.
  18. dan byk lagi kisah2 keteladan akhlak para kader PKS dari bawah sampai pusat,dari RT sampai Menteri. Mempunyai karakter yg sama
  19. hampir tdk ada konflik besar didalam PKS ketika menghadapi masalah atau “diberi masalah” , cara menyikapinya luar biasa
  20. karakter keempat, adalah berwawasan luas. cerdas. memahami setiap masalah dan bidang yg ditanganinya. ini yg hrs dimiliki
  21. rajin membaca buku dan referensi pekerjaanya. itulah karakter #calegPKS di setiap level, baik pengurus ataupun menteri. cerdas membahana
  22. karakter yang kelima, memiliki fisik yg kuat. utk menopang aktivitas yg padat dan berat. ini menjadi karakter wajib. penting.
  23. tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga mental. menghadapi perilaku2 korup dan negatif dilingkungannya. kuat hadapi musuh
  24. Karakter keenam. memiliki etos kerja yang baik. melawan hawa nafsu keserakahan dan keburukan. ini cara kerja #calegPKS
  25. di PKS, diajarkan utk menjadi pribadi2 prestatif. makanya lahirlah, ahmad heryawan, gub. jabar yg raih 90lbh prestasi.
  26. di Sumbar, ada Irwan Prayitno yg juga berprestasi, serta Gub sumut. . etos kerja yg tinggi, berprestasi, profesional. ciri #calegPKS
  27. karakter ketujuh, adalah disiplin waktu. menjaga manajemen waktunya dgn baik. #calegPKS dituntut utk tepat waktu dlm rapat&seminar2.dll
  28. pernah satu ketika saya jadi panitia seminar, menteri dari #calegPKS datang lebih awal. menuntuk kita utk menyiapkan pas sesuai jadwal
  29. Karakter yg kedelapan, tertata rapi urusannya. memiliki manajemen aktivitas harian yg rapi #calegPKS. jadwal yg teratur.
  30. Karakter yg kesembilan, Mandiri. terutama dlm segi ekonomi. tdk menjadikan partai sbg pekerjaan. partai hny jln pengabdian.
  31. karakter yang kesepuluh, adalah bermanfaat bagi orang lain. bekerja sepenuh hati utk rakyat. utk umat. sekecil apapun itu.
  32. itulah 10 karakter calon anggota dewan, karakter kader PKS di setiap level. itulah yg membentuk kader2 PKS saat ini.
  33. kesepuluh karakter itu tdk datang dgn sendirinya, tapi melalui proses pembinaan yg panjang. pembentukan karakter terus menerus #calegPKS
  34. maka, tak heran jika hasil dari pembentukan karakter itu luar biasa.kader2 prestatif. militan. tangguh. cerdas. bermoral
  35. Demikian 10 karakter calon anggota legislatif dari PKS. yang saya pantau dari keseharian mereka. terutama dari tetangga saya
  36. Semoga mereka ini tetap istiqomah dalam mengerjakan proyek2 kebaikan. oh iya tweeps, satu lagi yg membedakan #calegPKS dgn yg lainnya
  37. mereka rutin melakukan pertemuan2 pekanan, utk mengevaluasi dan memperbaiki diri, dan melakukan strategi2 kebaikan
  38. baiklah, semoga bermanfaat, dan semoga rakyat mengetahui 10 karakter ini. kenali mereka lbh dekat, tegur jika salah
  39. satu kutipan terakhir dari bukunya kader2 PKS, ” kami lebih mencintai umat/rakyat ini dibandingkan dengan diri kami sendiri”. Wassalam
Hashtag: #calegPKS

*https://twitter.com/fajr_fatahillah

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Google Street View, Akankah Disalahgunakan? …

Deliana Setia | | 21 August 2014 | 23:02

Pembantu Kalahkan Mahasiswa, Apa Bisa? …

Seneng Utami | | 22 August 2014 | 01:24

Sharing Profesi Berbagi Inspirasi ke Siswa …

Wardah Fajri | | 21 August 2014 | 20:12

Hati-hati Minum Jamu Pemberian Paranormal …

Mas Ukik | | 21 August 2014 | 20:15

Mau Ikutan Diskusi Bareng Anggota DPR Komisi …

Redaksi Kompas.com | | 21 August 2014 | 13:59


TRENDING ARTICLES

Pernyataan Politik Bermata Banyak …

Hendra Budiman | 10 jam lalu

Ikhlas Menerima Jokowi-JK Sebagai Pemimpin …

Topik Irawan | 11 jam lalu

Belum Ada Ucapan Selamat dari Prabowo-Hatta …

Revaputra Sugito | 11 jam lalu

Rusuh MK, Sudirman-Thamrin Mencekam …

Mawalu | 13 jam lalu

Ditolak MK, Pendukung Prabowo Berduka …

Samandayu | 14 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: