Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Amos Abigail

seorang yang sederhana dan simple

Program Bantuan 1 M untuk Tiap Desa, Yakin?

OPINI | 20 February 2013 | 12:07 Dibaca: 228   Komentar: 0   0

Pemilihan Cagub-Cawagub Sumatera Utara (Cagubsu) akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini, berbagai visi dan misi diusung oleh masing-masing calon untuk mencari simpati dari masyarakat Sumatera Utara. Visi dan Misi yang diucapkan menjadi suatu janji yang kemudian akan dipertanyakan realisasiannya, apakah benar dan tepat sesuai dengan yang diucapkan, atau hanya sekedar omong kosong atau akal-akalan saja, asal bisa menjabat saja, tentu ini akan menjadi sederetan pertanyaan yang hanya akan bisa dijawab ketika si calon tersebut sudah duduk di kursi panasnya. Akan tetapi yang sering terjadi, kursi panas yang diduduki seolah-olah bisa membaurkan visi dan misi yang sudah diucapkannya sebelum menjabat.

Visi dan Misi yang diucapkan terlihat sangat realistis dan mungkin akan mudah dalam pelaksanaannya, tetapi visi dan misi semacam ini pun tak pelak akhirnya menimbulkan kekecewaan bagi masyarakat karena visi dan misi yang realistis tersebut tak kunjung direalisasikan, sekarang muncul pertanyaan, Bagaimana dengan janji yang kelihatannya tidak realistis? Hal ini terkait dengan visi dan misi yang diucapkan oleh salah satu Cagubsu, dimana dalam visi dan misinya Cagubsu tersebut berjanji akan memberikan bantuan 1 Miliar untuk pembangunan daerah-daerah tertinggal di Sumatera Utara. Uang 1 M untuk tiap-tiap daerah tertinggal di Sumut jelas akan menyedot banyak sekali dana, karena bisa dikatakan hampir sebagian besar wilayah Sumatera Utara merupakan daerah tertinggal dan memerlukan dana tambahan pembangunan. Data mengenai jumlah daerah tertinggal baik dilihat dari segi Ekonomi, Infrastruktur dan Kesehatan dapat dilihat di http://kpdt.bps.go.id/index.php?Infrastruktur/tabel1. Dari data tersebut jelas sangat dibutuhkan perencanaan yang tepat dalam pengalokasian dana bantuan tersebut.

Muncul pertanyaan kembali, dana yang akan dialokasikan untuk pembangunan daerah tertinggal akan diperoleh darimana? Sedangkan dana APBD 2013 hanya mencapai 8 triliun, jadi untuk membiayai daerah tertinggal sebanyak itu pasti membutuhkan dana yang lebih dari 8 triliun. Dalam sebuah diskusi yang ditulis di salah satu media online (baca : thepoliticannews.com), keputusan untuk memberikan dana sebesar 1 M per desa bertujuan untuk mengganti program sebelumnya yang memberikan 50 Juta rupiah untuk setiap desa. Ha memerlukan penjelasan yang lebih matang karena memerlukan program kerja yang mungkin akan lebih panjang dan juga terkait dengan tata kelola dana daerah-daerah oleh pemerintah daerah tingkat II. Selain itu, pembagian dana 1 M akan dilakukan dan dibagi kepada desa-desa yang memiliki keinginan untuk membangun desa nya sendiri. Namun perlu diketahui oleh Cagubsu bahwasanya semua orang ingin daerahnya maju, jadi pembagiannya harus benar-benar merata, dan semoga saja dana 1 M tersebut tidak hanya diberikan kepada daerah yang kepala-kepala daerahnya mampu mengusung pemilih terbanyak untuk memilih Cagubsu tersebut (Semoga saja tidak terjadi), intinya, perlu persiapan matang dan tepat untuk program yang ‘terkesan’ baik seperti ini. 

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kabar Buruk untuk Pengguna APTB, Mulai Hari …

Harris Maulana | | 01 August 2014 | 11:45

Aborsi dan Kemudahannya …

Ali Masut | | 01 August 2014 | 04:30

Mendekap Cahaya di Musim Dingin …

Ahmad Syam | | 01 August 2014 | 11:01

Generasi Gadget dan Lazy Parenting …

Umm Mariam | | 01 August 2014 | 07:58

Punya Gaya “Make Up” Menarik? …

Kompasiana | | 09 July 2014 | 00:21


TRENDING ARTICLES

ANTV Segeralah Ganti Nama Menjadi TV India …

Sahroha Lumbanraja | 5 jam lalu

Kalah Tanpo Wirang, Menang Tanpo Ngasorake …

Putra Rifandi | 8 jam lalu

Macet di Jakarta Gubernur Disalahkan, …

Amirsyah | 8 jam lalu

SBY-MEGA Damai Karena Wikileak …

Gunawan | 8 jam lalu

Perbedaan Sindonews dengan Kompasiana …

Mike Reyssent | 17 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: