Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Yeano Andhika

Bachelor's Degree Student of Islamic Finance Universitas Airlangga Surabaya | Interested in Political Economy and selengkapnya

PKS: Saatnya Kita Naik

OPINI | 10 February 2013 | 21:19 Dibaca: 480   Komentar: 0   1

Semenjak kasus suap yang diduga melibatkan mantan presiden PKS Luthfi Hassan Ishak (LHI), nampaknya kader PKS di seluruh Indonesia mulai merapatkan barisan.Penunjukkan cepat Anis Matta sebagai presiden PKS yang baru oleh Majelis Syuro tampaknya ada nilai positifnya, segera setelah pengunduran dirinya dari keanggotaan di DPR RI, Anis Matta segera melakukan road show ke seluruh penjuru negeri.Hal itu tampak pula dilakukan Anis Matta di Jawa Timur, ia menyampaikan pidato politik yang cukup mampu membakar kader PKS di Jawa Timur.

Dalam rapat yang disebut rapat akbar bersama presiden PKS dan bertemakan “PKS:Saatnya Kita Naik”, tampak berkumpul kader PKS seluruh Jawa Timur.Berbagai spanduk pun nampak di dalam ruangan rapat akbar tersebut, ada yang bertuliskan “PKS Solid” sampai ada pula yang bertuliskan “PKS digoyang, PKS menang”.

Tampaknya, kasus yang menimpa PKS setahun menjelang Pemilu 2014 ada sisi positifnya, kader, simpatisan juga relawan PKS mulai bergerilya.Hal itu tampak dari golongan muda PKS yang mulai ‘kampanye’ tidak langsung di masjid-masjid, di kampus-kampus, dan berbagai ‘majelis’ di media sosial.Satu yang patut diacungi jempol, bahwa partai ini menurut hemat saya adalah partai yang benar-benar mampu menggerakkan kekuatannya dari elit sampai akar rumput dengan tanpa embel-embel upah.Nampaknya, hal tersebut meniru induknya, yakni Ikhwanul Muslimin di Mesir yang juga bergerak di bawah sehingga kegiatan sosialnya mampu dirasakan langsung masyarakat bawah.

Rapat akbar tersebut diwarnai oleh tangisan para kader baik laki-laki maupun perempuan pada saat penutupan yang dipimpin oleh seorang ustadz yang membawakan doa penutup.Isi doa tersebut menurut saya cukup menyentuh.Benarkah ‘PKS Akan Naik’ pada 2014 nanti? Wallahu ‘alam.Tunggu saja April 2014.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Beginilah, Bila Sesama Tunanetra Saling …

Gapey Sandy | | 23 May 2015 | 07:51

Kisah Penghapusan Skripsi di Perguruan …

Muhammad Armand | | 23 May 2015 | 07:07

Kompasiana Seminar Nasional: Harapan serta …

Kompasiana | | 18 May 2015 | 15:58

Keyboard Komputer yang Kita Pakai …

Herman R. Soetisna | | 23 May 2015 | 05:55

Blog Competition: Kotaku Kota Cerdas! …

Kompasiana | | 27 April 2015 | 01:52


TRENDING ARTICLES

Favorit Bule, PSK Eksotis Indonesia dibayar …

Riana Dewie | 4 jam lalu

Dihantui Rasa Bersalah ,Tehnisi QZ8501 Bunuh …

Tjiptadinata Effend... | 5 jam lalu

Deadline FIFA Seminggu Lagi, PSSI justru …

Achmad Suwefi | 5 jam lalu

Belajar dari Jokowi memilih 9 Wanita …

Imam Kodri | 6 jam lalu

Jokowi Merekrut Orang Gila Agar Bisa Tetap …

Ahmad Maulana S | 9 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: