Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Mendaftar Caleg Gerindra Bayar Rp. 750.000,-

HL | 09 February 2013 | 23:11 Dibaca: 2915   Komentar: 67   2

1360437612816317650

Ilustrasi/Admin (KOMPAS.com)

Partai Gerindra lagi naik daun, meninggalkan partai-partai besar yang terus di rundung masalah. Golkar misalnya, dengan ngototnya ketum nya Aburizal Bakrie untuk dicalonkan menjadi Presiden membuat golkar stagnan, lalu Demokrat akibat banyaknya kadernya yang terjerat korupsi, partai yang didirikan oleh Presiden SBY ini akhirnya terjun bebas, tingkat kepercayaan masyarakat kepada partai ini turun drastis, lalu PKS partai yang dikenal bersih ini tiba-tiba linglung gara-gara presiden partainya terkena kasus korupsi impor sapi, lalu PDI-P yang masih menjagokan megawati soekarno putri sepertinya kalau tidak melakukan perubahan akan begitu-begitu saja, lalu Nasdem yang digadang-gadangkan akan menjadi partai baru yang bakal melejit eh belum apa-apa sudah retak duluan, sedang PPP, PKB, Hanura dan partai kecil lainnya akan tetap seperti yang sudah-sudah.

Naik daunnya Gerindra ini selain didukung oleh sosok Prabowo yang kian hari kian dicintai banyak orang, juga jargon yang diusung partai ini yang akan berpihak ke rakyat kecil. Maka tidaklah heran banyak caleg yang mendaftar ke DPD Gerindra di setiap daerah.

Namun penulis terkejut oleh bunyi status seorang teman yang merupakan anggota GRIB  yang merupakan ujung tombak partai gerindra di setiap daerah, berikut bunyi statusnya:

Hari ini Caleg dari GRIB Kepri, mendaftar ke DPC Grindra Kota Tgpinang, dgn nembayar uang pendaftaran 750.000 Rupiah

Berikut gambarnya:


13604624541448676397

Gambar. pernyataan di facebook tentang biaya mendaftar caleg Gerindra sebesar Rp. 750.000,-

Status ini mendapat kecaman dari para komentarnya, mereka mempertanyakan bukankah untuk mendaftar menjadi caleg Gerindra gratis seperti yang diarahkan ketua umumnya Prabowo, kemudian dari sekian banyak caleg yang mendaftar itu akan dievaluasi dan dipilih mereka yang terbaik menjadi caleg mereka yaitu yang bersedia ikhlas mengemban amanah rakat tanpa korupsi.

Namun kalau awal-awal sudah bayar begini tentu isu gerindra bakal bebas dari korupsi ini tentu hanya omong kosong belaka.  Memang untuk berpolitik butuh uang, namun belum apa-apa sudah dimintai uang lah bagaimana ini? dan banyak lagi komentar negatif yang mempertanyakan status ini. Pembuat status yang anggota GRIB hanya bisa membalas komentar negatif teman-temannya dengan tertawa penuh arti dengan menulis :”ya begitulah…hahahaa”.

Ketum Gerindra Prabowo harus segera mengklarifikasi mengenai uang pendaftaran caleg ini agar tidak terus berkembang menjadi opini negatif yang dapat mencederai nama baik Gerindra yang sedang rancak-rancaknya. Jangan sampai ulah segelintir kader didaerah,  cita-cita Prabowo untuk memajukan negri ini untuk menjadi lebih baik menjadi layu sebelum berkembang.Salam.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

50 Yacht Luar Negeri “Serbu” …

Mustafa Kamal | | 25 October 2014 | 23:43

Upacara Adat Satu Suro Kampung Adat Cirendeu …

Sandra Nurdiansyah | | 26 October 2014 | 00:06

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Gayatri, Polycarpus, BIN dan Persepsi Salah …

Ninoy N Karundeng | | 26 October 2014 | 08:45

Ikuti Blog Competition dan Nangkring di IIBF …

Kompasiana | | 12 October 2014 | 18:25



Subscribe and Follow Kompasiana: