Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Mendaftar Caleg Gerindra Bayar Rp. 750.000,-

HL | 09 February 2013 | 23:11 Dibaca: 2989   Komentar: 67   2

1360437612816317650

Ilustrasi/Admin (KOMPAS.com)

Partai Gerindra lagi naik daun, meninggalkan partai-partai besar yang terus di rundung masalah. Golkar misalnya, dengan ngototnya ketum nya Aburizal Bakrie untuk dicalonkan menjadi Presiden membuat golkar stagnan, lalu Demokrat akibat banyaknya kadernya yang terjerat korupsi, partai yang didirikan oleh Presiden SBY ini akhirnya terjun bebas, tingkat kepercayaan masyarakat kepada partai ini turun drastis, lalu PKS partai yang dikenal bersih ini tiba-tiba linglung gara-gara presiden partainya terkena kasus korupsi impor sapi, lalu PDI-P yang masih menjagokan megawati soekarno putri sepertinya kalau tidak melakukan perubahan akan begitu-begitu saja, lalu Nasdem yang digadang-gadangkan akan menjadi partai baru yang bakal melejit eh belum apa-apa sudah retak duluan, sedang PPP, PKB, Hanura dan partai kecil lainnya akan tetap seperti yang sudah-sudah.

Naik daunnya Gerindra ini selain didukung oleh sosok Prabowo yang kian hari kian dicintai banyak orang, juga jargon yang diusung partai ini yang akan berpihak ke rakyat kecil. Maka tidaklah heran banyak caleg yang mendaftar ke DPD Gerindra di setiap daerah.

Namun penulis terkejut oleh bunyi status seorang teman yang merupakan anggota GRIB  yang merupakan ujung tombak partai gerindra di setiap daerah, berikut bunyi statusnya:

Hari ini Caleg dari GRIB Kepri, mendaftar ke DPC Grindra Kota Tgpinang, dgn nembayar uang pendaftaran 750.000 Rupiah

Berikut gambarnya:


13604624541448676397

Gambar. pernyataan di facebook tentang biaya mendaftar caleg Gerindra sebesar Rp. 750.000,-

Status ini mendapat kecaman dari para komentarnya, mereka mempertanyakan bukankah untuk mendaftar menjadi caleg Gerindra gratis seperti yang diarahkan ketua umumnya Prabowo, kemudian dari sekian banyak caleg yang mendaftar itu akan dievaluasi dan dipilih mereka yang terbaik menjadi caleg mereka yaitu yang bersedia ikhlas mengemban amanah rakat tanpa korupsi.

Namun kalau awal-awal sudah bayar begini tentu isu gerindra bakal bebas dari korupsi ini tentu hanya omong kosong belaka.  Memang untuk berpolitik butuh uang, namun belum apa-apa sudah dimintai uang lah bagaimana ini? dan banyak lagi komentar negatif yang mempertanyakan status ini. Pembuat status yang anggota GRIB hanya bisa membalas komentar negatif teman-temannya dengan tertawa penuh arti dengan menulis :”ya begitulah…hahahaa”.

Ketum Gerindra Prabowo harus segera mengklarifikasi mengenai uang pendaftaran caleg ini agar tidak terus berkembang menjadi opini negatif yang dapat mencederai nama baik Gerindra yang sedang rancak-rancaknya. Jangan sampai ulah segelintir kader didaerah,  cita-cita Prabowo untuk memajukan negri ini untuk menjadi lebih baik menjadi layu sebelum berkembang.Salam.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

“Soul Leadership” ala Risma …

Tamam Malaka | | 02 April 2015 | 11:03

Membaca Lagi Surat Jaya Suprana …

S Aji | | 02 April 2015 | 09:14

Masih Terasa Berat Berasuransi? Bagikan …

Kompasiana | | 19 March 2015 | 18:31

Apa yang Dijual di Kaki Lima Jepang? …

Andi Asdiana Ekasar... | | 02 April 2015 | 09:22

Blog Competition: Peningkatan Peran SDM dan …

Kompasiana | | 26 March 2015 | 16:37


TRENDING ARTICLES

Menteri Yohana dan Jaya Suprana: Mengapa …

Jimmy Haryanto | 4 jam lalu

Panglima TNI Kok Makin Genit dan Lucu Ya? …

Ksatria Nusantara | 6 jam lalu

Apa Pasal Ahok Berani Mati …

Umar Zidans | 9 jam lalu

Ke-Tionghoa-an antara Jaya Suprana dan …

Agustinus Wahyono | 10 jam lalu

Siapa Bakal Presiden RI ke-8? …

Axtea 99 | 11 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: