Back to Kompasiana
Artikel

Politik

New Ahmad Zain

Aku itu Pemuda, Politik, Psikologi, Fiorentina, Batistuta, DIY, dan INDONESIA..

PR untuk Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat terpilih

OPINI | 08 February 2013 | 17:59 Dibaca: 1047   Komentar: 0   0

13603208681705491862

(sumber gambar: Republika Online)

Tanggal 24 Februari 2013, Provinsi Jawa Barat (JABAR) akan menggelar pesta demokrasi bagi rakyat yang mendiami provinsi ini. Provinsi ini memiliki luas 35.377,76 Km2 dan didiami penduduk sebanyak 49.153.773  Juta Jiwa. Penduduk ini tersebar di 26 Kabupaten/Kota, 625 Kecamatan dan 5.899 Desa/Kelurahan.

Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Jawa Barat tahun 2013 ini memiliki Jumlah DPT (daftar Pemilih Tetap) sebanyak 36.636.312 orang. Jumlah DPT sebesar ini membuat Jawa Barat dapat dikatakan sebagai salah satu indikator peta Indonesia. lantas sudah seyogyanya membuat siapapun tokoh politik yang ingin maju dalam pemilihan kepala daerah di daerah Jawa Barat dapat merasakan beban moral untuk berbuat yang terbaik bagi salah satu provinsi dengan jumlah Penduduk terbesar ini.

Sebelum megupas satu persatu sebagian Pekerjaan Rumah (PR) gubernur JABAR terpilih, sudah sebaiknya rakyat Jawa Barat mengenal terlebih dahulu (minimal nama calon beserta nomer urut calon). berikut nama-nama Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jawa Barat:

Cagub independen nomor urut (1) Dikdik Mulyana Arif Mansur Cawagubnya, Cecep NS Toyib.

Cagub nomor urut (2) dari Golkar Irianto MS Syaffiudin Cawagubnya Tatang Farhanul Hakim.

Cagub nomor urut (3) dari Demokrat, PAN, PKB, GERINDRA, Dede Yusuf Macan Effendi Cawagubnya Lex Laksamana.

Cagub nomor urut (4) dari  PKS, PPP, PKB Ahmad Heryawan Cawagubnya Deddy Mizwar

Cagub nomor urut (5) yang diusung PDI Perjuangan Rieke Diah Pitaloka Cawagubnya Teten Masduki.

Pilkada JABAR 2013 ini diikuti oleh 5 Pasangan Calon. sebagaimana pemilihan-pemilihan kepala daerah ditempat lain, dari berapapun jumlah pasangan yang mengikuti pesta demokrasi di daerah pasti akan terpilih satu pasangan yang kelak akan memimpin Provinsi, kota atau Kabupaten tersebut selama 5 tahun masa jabatannya dalam 1 periode kepemimpinannya.

Selain memikirkan strategi-strategi khusus untuk memenangi ajang pesta demokrasi seperti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), sudah seharusnya bahkan sangat lebih penting bila pasangan calon tersebut sudah juga memikirkan strategi-strategi khusus untuk menyelesaikan Pekerjaan Rumah (PR) yang belum terselesaikan.

Lantas Apa sajakah Pekerjaan Rumah (PR) bagi Gubernur dan Wakil Gubernur provinsi yang beribu kota di Bandung ini?? mari kita bedah sebagian, karena pasti terlalu banyak PR bagi Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa barat terpilih.

Pekerjaan Rumah (PR) yang sangat kasat mata dapat dilihat oleh seluruh rakyat Jawa barat, bahkan dapat juga dilihat oleh rakyat yang tinggal di Provinsi lain diluar Jawa Barat sekalipun, adapun PR bagi Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat terpilih, yakni:

1) Jawa Barat merupakan salah satu kontributor terbesar pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja diberbagai negara dengan berbagai jabatan pekerjaan. Namun, kasus yang menimpa TKI asal Jawa Barat pun cukup tinggi. berdasarkan data BNP2TKI (Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia)  tahun 2011 Provinsi Jawa Barat telah menempatkan sebanyak 149.888 orang yang bekerja diluar Negeri dengan jenjang pendidikan baik dari sekolah formal maupun informal.

Menilik PR 1 dari Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat terpilih seperti ini, sudah sangat mendesak apabila program-program selama 5 tahun kedepan difokuskan untuk membuka lapangan pekerjaan yang seluas-luasnya bagi rakyat Jawa Barat, bahkan akan lebih hebat bila dapat membukakan lapangan pekerjaan bagi rakyat dari luar Jawa Barat. namun, program ini harus berjalan beriringan dengan kesadaran untuk menjaga lingkungan Jawa Barat yang masih relatif asri tersebut.

2) Menurut laporan dari salah satu media online, ternyata yang paling banyak melakukan nikah muda, wanita asal Jawa Barat. “Nikah muda masih banyak terjadi, terutama daerah Indramayu, Jawa Barat. Di desa-desa serta pinggiran kota masih banyak data pernikahan usia dini yang akhirnya berdampak pada perceraian,” ujar U. Kusmana yang akrab dipanggil Uung, Humas Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) saat diwawancarai oleh salah satu media online.

Melihat PR 2 dari Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat terpilih seperti ini, sudah sangat mendesak apabila melaksanakan program-program kedepan adalah program yang dapat meminimalkan pernikahan usia muda ini. memang penulis belum menemukan data konkret mengenai korelasi nikah muda dengan tingkat pendidikan di Jawa barat, namun penulis berkeyakinan apabila Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat terpilih dapat membuat sekolahan lebih menjangkau daerah-daerah pelosok Jawa barat akan dapat meminimalkan nikah muda di Jawa Barat. karena dengan sekolah tersebut diyakini akan dapat mengabaikan keinginan nikah “buru-buru” di Otak anak-anak Jawa Barat.

3) Tentu masih ingat di ingatan Penduduk DKI Jakarta, ketika Banjir besar melanda ibukota negara ini diawal tahun 2013 ini. sontak seketika penduduk Jakarta langsung berteriak agar segera permasalahan banjir ini dituntaskan oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo berserta wakilnya Basuki T Purnama. menurut para ahli untuk menuntaskan permasalahan Banjir Jakarta harus dilakukan secara bersama-sama dengan pemerintah daerah disekitar Jakarta. dan Pemerintahan Jawa Barat juga harus ikut dilibatkan. karena sudah banyak diketahui Daerah Jawa Barat merupakan hulu air sungai yang ada di Jakarta.

Melihat PR 3 dari Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat terpilih seperti ini, sudah sangat mendesak apabila melaksanakan program-program kedepan, Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat terpilih dapat lebih memperhatikan tata ruang yang ada di Jawa Barat, terutama harus berani tegas mengatakan TIDAK BOLEH untuk mendirikan bangunan apapun di daerah resapan air seperti daerah Puncak. walaupun untuk berkata TIDAK BOLEH ini sangat sulit dan riskan, namun hal ini sangat diperlukan agar daerah resapan air tidak terganggu. selain itu, Gubernur dan Wakil Gubernur JABAR terpilih harus satu kata dan satu perbuatan dengan Gubernur DKI Jakarta untuk bersama menanggulangi banjir.

Mungkin 3 Pekerjaan Rumah bagi Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat terpilih yang dikupas ditulisan ini masihlah sangat kecil dari besarnya Pekerjaan Rumah di Provinsi Jawa Barat. walaupun begitu, Penulis berharap kupasan PR bagi Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat terpilih dapat sedikit membuka mata kita terutama Penduduk Jawa Barat.  dan siapapun Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat terpilih, sudah pasti RAKYAT JAWA BARAT MENANTI PERUBAHAN JAWA BARAT DI MASA DEPAN.

(Diolah dari berbagai Sumber)

**** (AZ)

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Learning by Doing, Efektifitas Mendidik ala …

Muhammad | | 16 September 2014 | 10:24

Autoethnografi: Dari Pengalaman ke Teks …

Sehat Ihsan Shadiqi... | | 16 September 2014 | 11:06

Dua Teknologi Penyelamat Kehidupan Menulis …

Necholas David | | 16 September 2014 | 10:03

Jika (Calon) Istri Menyembunyikan Status …

Syaiful W. Harahap | | 16 September 2014 | 08:57

Nangkring dan Test Ride Bareng Yamaha R25, …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 06:48


TRENDING ARTICLES

Ganggu Ahok = Ganggu Nachrowi …

Pakfigo Saja | 4 jam lalu

Kabinet Jokowi-JK Terdiri 34 Kementerian dan …

Edi Abdullah | 6 jam lalu

UU Pilkada, Ken Arok, SBY, Ahok, Prabowo …

Ninoy N Karundeng | 6 jam lalu

Ternyata Ahok Gunakan Jurus Archimedes! …

Tjiptadinata Effend... | 7 jam lalu

Revolusi Mental, Mungkinkah KAI Jadi …

Akhmad Sujadi | 8 jam lalu


HIGHLIGHT

[Fiksi Fantasi] Menolak Tua …

Myrna Hasibuan | 8 jam lalu

[Fiksi Fantasi] Sayap Hitam Angella …

Desy Desol | 8 jam lalu

Kabinet Jokowi: Yang Barunya Mana, Ya? …

Aqila Muhammad | 8 jam lalu

Aktor di Balik Alotnya Pengusutan Kasus …

Bagja Siregar | 8 jam lalu

Tentang Palu Pemecah Kaca yang Kehilangan …

Ayudhia Virga Basta... | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: