Back to Kompasiana
Artikel

Politik

JOKOWI-Rhoma Irama Calon Presiden Wakil Presiden 2014

OPINI | 07 February 2013 | 22:39 Dibaca: 2238   Komentar: 20   0

JIKA dalam pemilihan Presiden 2014 mendatang, Joko Widodo (Jokowi) dipasangkan dengan Rhoma Irama untuk Presiden RI dipastikan menang dan mampu mengungguli semua calon yang ada saat ini.

Sebab dari hasil survei yang dikeluarkan oleh tim pusat data bersatu (PDB) merilis hasil survei mengenai Capres potensial untuk Pilres 2014 mendatang kedua nama ini masuk dalam daftar utama. Jokowi berada diurutan pertam dengan hasil survei 21,2 persen, yang dibawahnya ada nama Prabowo dan Megawati.

Sementara nama Rhoma Irama masuk dalam daftar nomor urut empat dengan mengumpulkan 10,4 persen mengungguli calon Presiden dari Partai Golkar Abu Rizal Bakrie, Jusuf Kalla dan Wiranto. Jika kekuatan mereka ini disandingkan, maka penulis yakin Jokowi dan Rhoma Irama akan mampu mengungguli calon-calon Presiden yang ada saat ini.

Ini membuktikan bahwa masyarakat menginginkan duet dari sosok fenomenal yang saat ini mencuat, jika Jokowi berhasil menjadi urutan pertama menandakan bahwa sosok Jokowi merupakan sosok yang menjadi pilihan utama bagi masyarakat, sebab gaya kepemimpinannya dan cara khas blusukan dan dekat dengan masyarakat hingga mampu mengungguli pertarungan DKI 1 dan berhasil menjadi pemenang.

Sementara itu, Rhoma Irama yang meski dalam pemilihan DKI I saat itu merupakan lawan politik Jokowi, kembali membuat gebrakan saat menyatakan diri siap menjadi salah satu calon Presiden RI 2014 mendatang dikarenakan desakan dari masyarakat untuk dirinya maju dalam Pilpres 2014. Nyatanya, si Raja Dangdut ini mendapat dukungan dari berbagai eleman bahkan Rhoma Irama mengklaim kalau dirinya didukung para ulama agar mampu menjadi pemimpin untuk Indonesia 1 yang saat ini sangat membutuhkan sosok pemimpin seperti Rhoma Irama.

Terbukti hasil rilis yang dikeluarkan oleh Pusat Data Bersatu, nama Rhoma Irama menempati urutan keempat. Artinya masyarakat memang membutuhkan sosok pemimpin yang tidak seperti yang ada saat ini yang merupakan calon presidennya rata-rata pimpinan partai politik.

Sebab masyarakat sudah muak dengan calon-calon yang menyatakan dirinya suci, mampu membawa perubahan yang akhirnya tak teralisasi sama sekali. Ditambah banyak kasus korupsi yang didalangi oleh para politikus dari berbagai partai, membuat masyarakat meminginkan sosok lain daripada yang lain seperti Jokowi dan Rhoma Irama. jadi wajar kalau penulis mengatakan, Jokowi Rhoma Irama for Presiden dan Wakil Presiden RI 2014 mendatang. Salam (****)

Tags: freez

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Latahnya Pedagang Kaki Lima …

Agung Han | | 17 September 2014 | 04:16

Polemik Kabinet Jokowi-JK …

Mike Reyssent | | 17 September 2014 | 05:05

Potret-Potret Geliat TKW HK Memang …

Seneng Utami | | 17 September 2014 | 06:07

Pro-Kontra Pembubaran (Sebagian) Kementerian …

Hendi Setiawan | | 17 September 2014 | 08:17

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

PKS Pecundang Menolak Pilkada Langsung …

Damang Averroes Al-... | 12 jam lalu

Jusuf Kalla Sebaiknya Belajar dari Ahok …

Relly Jehato | 14 jam lalu

Wanda Hamidah Bukan Ahok …

Mawalu | 16 jam lalu

Ini Kepemimpinan Ala Jokowi …

Sjahrir Hannanu | 16 jam lalu

Anomali Ahok: Pahlawan atau Pengkhianat? …

Choirul Huda | 19 jam lalu


HIGHLIGHT

Ketika Jokowi Bermain Kata-kata …

Hasan Ali | 8 jam lalu

Sanggupkah Timnas Lolos dari Hadangan …

Achmad Suwefi | 8 jam lalu

Istilah Luar Negeri …

Rizky Purwantoro | 8 jam lalu

Maudy Ayunda ‘Dimodusin’ Bule! …

Darren Wennars | 8 jam lalu

Kutinggalkan Cintaku Terkapar di Tuktuk (7) …

Leonardo | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: