Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Kacung

oportunis malesan

Jokowi Vs Peraturan Wordmayor

OPINI | 09 January 2013 | 17:58 Dibaca: 1361   Komentar: 0   0

jokowi…

tak perlu di terangkan panjang lebar untuk yang satu ini, jokowi ini barusan aja menjadi  terbaik ke tiga di ajang pemilihan walikota yang di selenggarakan  world mayor foundation.

world mayor foundation..

profilnya bisa di baca di webnya dan yang pasti situs satu ini levelnya internasional.

tadinya, ak ga tertarik dengan berita soal jokowi dapat rangking tiga walikota tebaik, bosen, beritanya jokowi melulu.

tapi tak sengaja tersesat di sini.

ada yang menarik di berita ini yang menerangkan bahwa salah satu syarat untuk bisa menjadi dan tetap berhak ikut pemilihan walikota terbaik adalah yang bersangkutan masih harus menjabat sebagai walikota sampai pemungutan suara penentuan berakhir. ini adalah peraturan yang di keluarkan oleh world mayor, yang pasti peraturan yang ga boleh di tawar apapun alasannya. seperti yang kita ketahui, word mayor levelnya dunia internasional, kalau melanggar peraturan yang di bikin sendiri, tentu sangat beresiko dengan reputasinya.

dan masalahnya adalah, jokowi membuat organisasi sebesar dan se-elit world mayor, mengecualikan peraturan mereka atas diri jokowi.

apa yang sebenarnya terjadi dan sehebat apa sebenarnya jokowi, sehingga mampu mempecundangi organisasi se-elit world mayor ?

gelar ketiga sebagai walikota terbaik, tak pantas di sandang jokowi, karena sejatinya jokowi sudah terdiskualifikasi sesuai peraturan world mayor..

jokowinya yang terlalu hebat atau world mayor nya yang sudah pikun ?

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Prof. Suhardi & Kesederhanaan Tanpa …

Hazmi Srondol | | 02 September 2014 | 11:41

Yakitori, Sate ala Jepang yang Menggoyang …

Weedy Koshino | | 02 September 2014 | 10:50

Hati-hati Menggunakan Softlens …

Dita Widodo | | 02 September 2014 | 08:36

Marah, Makian, Latah; Maaf Hanya Ekspresi! …

Sugiyanto Hadi | | 02 September 2014 | 02:00

Masa Depan Timnas U-19 …

Kompasiana | | 01 September 2014 | 21:29


TRENDING ARTICLES

Gunung Padang, Indonesia Kuno yang …

Aqila Muhammad | 4 jam lalu

Halusinasi dan Penyebabnya, serta Cara …

Tjiptadinata Effend... | 5 jam lalu

Vonis Ratu Atut Pamer Kekuatan Mafia Hukum …

Ninoy N Karundeng | 6 jam lalu

3 Langkah Menjadi Orang Terkenal …

Seneng Utami | 8 jam lalu

Koalisi Merah Putih di Ujung Tanduk …

Galaxi2014 | 10 jam lalu


HIGHLIGHT

Presiden SBY dan Koalisi Merah Putih …

Uci Junaedi | 8 jam lalu

Menyaksikan Sinta obong di Yogyakarta …

Bugi Sumirat | 8 jam lalu

Mengapa Plagiarisme Disebut Korupsi? …

Himawan Pradipta | 9 jam lalu

Prof. Suhardi & Kesederhanaan Tanpa …

Hazmi Srondol | 9 jam lalu

Siapa Ketua Partai Gerindra Selanjutnya? …

Riyan F | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: