Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Eng Ing Eng….pilkada Sumsel 2013 diawali Black Campaign

OPINI | 29 December 2012 | 02:12 Dibaca: 689   Komentar: 0   0

Hari ini, 28 desember 2012, muncul 6 artikel di detik.com mengenai kisah perceraian dan nikah siri walkot palembang (wabah virus aceng?).

berita bisa dilihat di link ini :

http://news.detik.com/read/2012/12/28/112734/2128655/10/kisah-nikah-cerai-walikota-palembang-eddy-santana-yang-berujung-ke-ma

http://news.detik.com/read/2012/12/28/125450/2128747/10/ceraikan-istri-menikahi-eks-model-apa-alasan-walikota-eddy-santana?nd771108bcj

http://news.detik.com/read/2012/12/28/135651/2128837/10/ditanya-soal-nikah-cerai-walikota-palembang-mendagri?nd771108bcj

http://news.detik.com/read/2012/12/28/154128/2128964/10/perceraian-berujung-ke-ma-pengacara-eddy-santana-ada-penumpang-gelap?nd771108bcj

http://news.detik.com/read/2012/12/28/175804/2129155/10/suami-nikahi-eks-model-istri-walikota-eddy-santana-mengaku-tak-dinafkahi?nd771108bcj

http://news.detik.com/read/2012/12/28/182721/2129172/10/ini-penjelasan-eddy-santana-soal-tudingan-tak-menafkahi-istri-tua

begitu muncul berita ini yg datang bertubi2 dalam kurun wkt yang berdekatan, terus terang yg muncul di pikiran saya, koq berita ini muncul secara mendadak? apakah karena virus aceng sehingga sang wartawan mencari seluruh informasi kepala daerah di indonesia? atau berkaitan dg pilgub sumsel tahun 2013 dimana incumbent walkot plg sekarang dipastikan akan berpartisipasi?

sebagai warga yang awam politik (cuma mengikutin berita politik ttg pilkada DKI kmrn), cukup miris dg kondisi politik di indonesia sekarang, baik di ibukota maupun daerah. Alasannya?

1. Begitu gampangkah situs berita sekaliber detiknews memberitakan kisah kepala daerah (6 berita dalam selang waktu bbrp jam) dimana cerita tsb sebenarnya tidak UP TO DATE. Saya sendiri sudah pernah mendengar walkot plg menceraikan istri pertamanya sejak 2011.

2. Kebetulan saya berkesempatan pulang Plg krg lebih selama 1 minggu di awal bulan desember 2012. dan mendapatin sejumlah poster, spanduk, dan baliho menghiasi jalan protokol maupun gang2 sempit di pelosok kota. Sebagian besar poster tsb menggunakan APBD yang disamarkan untuk proses sosialisasi dinas2 tertentu dg menampilkan sosok gambar sang kepala daerah. Sepenglihatan sy, hampir 70% spanduk tsb adalah spanduk incumbent gubernur sumsel yang notabene kalah di pilgub DKI.

Dari calon2 yang muncul, bisa dipastikan sampai saat ini ada 2 sosok yg maju yakni Alex Noerdin (Golkar) dan Eddy Santana Putra (PDIP), sementara sosok lainnya masih harus berjuang memperebutkan dukungan partai.

Untuk menentukan pemimpin yg ideal, sy yakin kebanyakan dr kita menelaah track record calon tsb. 3 poin utama yang lazim digunakan untuk menakar karakter seorang pria : harta, tahta, wanita.

Calon pertama, incumbent Gubernur Sumsel :

- Harta : WOW, sejak sebelum menjabat gubernur (bupati 2 periode)

- Tahta : karir politik diikuti oleh sang anak (calon bupati, anggota dpr, ketua sriwijaya fc)

- Wanita : menikah, 1 istri

Calon kedua, incumbent Walikota Palembang

- Harta : wajar (4M di tahun 2010)

- Tahta : tidak pernah terdengar melakukan politik dinasti

- Wanita : menikah siri (status cerai dg istri pertama yg belum rampung)

Terus terang menghadapi pilgub sumsel 2013, saya mengharapkan adanya figur seperti Jokowi Basuki yang notabene berpikir out of the box dan merakyat. Bisa berkampanye kreatif (bukan sekadar adu jumlah baliho), bisa meningkatkan partisipasi rakyat (secara sukarela), berani memulai transparansi anggaran (pembelanjaan, penggunaan, dan penerimaan). Mungkinkah?

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pasar Jibama, Arena Transaksi Sekaligus …

Dhanang Dhave | | 27 November 2014 | 09:26

Taklukkan Ciputat Maka Kau Taklukkan …

Dzulfikar | | 26 November 2014 | 23:31

Nangkring bareng Litbang Kementerian …

Kompasiana | | 25 November 2014 | 19:25

Oleh-oleh dari Pak Jonan di Kompasianival …

Sang Nanang | | 27 November 2014 | 08:46

Ikuti Blog Competition ”Warna Warni Indah …

Kompasiana | | 24 November 2014 | 10:50


TRENDING ARTICLES

Senyum dan Air Mata Airin Wajah Masa Depan …

Sang Pujangga | 3 jam lalu

Presiden Kita Bonek dan Backpacker …

Alan Budiman | 5 jam lalu

Prabowo Seharusnya Menegur Kader Gerindra …

Palti Hutabarat | 5 jam lalu

Menteri Dalam Negeri dan Menko Polhukam …

Hendi Setiawan | 14 jam lalu

Menguji Kesaktian Jokowi Menjadi Presiden RI …

Abdul Adzim | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

Penataan Lembaga Kementerian Kabinet Kerja …

Habsul Nurhadi | 8 jam lalu

Ruang Kelas …

Jhon Torr Lambene | 8 jam lalu

Presiden Jokowi Akan Menghapus Otonomi …

Sarjito Ir | 8 jam lalu

Kejar Tayang Juga: PNS Rapat di Hotel sampai …

Natalia Karyawati | 8 jam lalu

Sate Kambing Muda Cak Jumadi, Enak, Empuk, …

Imam Hariyanto | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: