Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Lanka Asmar

Aktifitas sebagai Hakim dan Dosen. (www.profil-lanka.blogspot.com)

RUU Perkawinan Mesti Diserahkan Pemerintah kepada DPR

OPINI | 20 December 2012 | 08:47 Dibaca: 157   Komentar: 0   0

Berdasarkan keterangan Direktur Syariah dan Pembinaan Islam Kementerian Agama di TV One dalam acara ” Indonesia Lawyers Club” dengan judul : (Nikah Siri sah atau tidak), beliau menyampaikan bahwa RUU perkawinan masih ditangan Kementerian Agama. Padahal menurut keterangan Nasir Jamil, Wakil Ketua Komisi III DPR (Komisi Hukum), RUU Perkawinan menjadi target pembahasan DPR dalam tahun 2010-2014.

Hal ini tentunya patut menjadi perhatian pengamat Hukum dan Politik. Karena UU Nomor 1 Tahun 1974, telah berlangsung selama 38 tahun. Hukum merupakan sarana rekayasa sosial (tool of social engineering) dan tidak sekedar penertiban masyarakat (tool of social control).  Sebagai instrumen perubahan sosial, segi hukum harus menjadi perhatian pemerintah, terutama efektifitas berlaku di masyarakat.

Sudah semestinya, Pemerintah c.q Kementrian Agama membahas dan menyerahkan RUU Perkawinan kepada DPR. Karena kasus nikah sirri yang dilakukan oleh Bupati Aceng, telah menjadi polemik di tengah masyarakat. Padahal dalam RUU Perkawinan tersebut, dijelaskan bahwa nikah sirri dapat dikenakan pidana kurungan dan denda.

Harapan dari praktisi dan akademisi hukum perkawinan, tentunya ingin UU Perkawinan itu sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Tentunya kondisi masyarakat pada saat tahun 1974 berbeda dengan kondisi zaman sekarang. Perlu hukum yang sesuai dengan keadaan zaman. Semoga RUU Perkawinan segera diserahkan Pemerintah kepada DPR.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Jakarta Community Tampil Semarak di Asean …

Tjiptadinata Effend... | | 02 September 2014 | 19:52

Modus Baru Curi Mobil: Bius Supir …

Ifani | | 02 September 2014 | 18:44

Beranikah Pemerintah Selanjutnya …

Dhita A | | 02 September 2014 | 19:16

Si Biru Sayang, Si Biru yang Malang …

Ikrom Zain | | 02 September 2014 | 21:31

Ikuti Blog Competition Sun Life dan Raih …

Kompasiana | | 30 August 2014 | 17:59


TRENDING ARTICLES

Mungkinkah Jokowi Bisa Seperti PM India …

Jimmy Haryanto | 7 jam lalu

Bebek Betutu Ubud Pak Mangku …

Febi Liana | 10 jam lalu

Presiden SBY dan Koalisi Merah Putih …

Uci Junaedi | 11 jam lalu

Ahok, Mr. Governor si “Pembelah …

Daniel H.t. | 12 jam lalu

Gunung Padang, Indonesia Kuno yang …

Aqila Muhammad | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

Program ‘Haji Plus Plus’: Bisa …

Rumahkayu | 8 jam lalu

Sampai Kapan Hukum Indonesia Mengecewakan …

Giri Lumakto | 8 jam lalu

ISIS di Indonesia …

Irham Rajasa | 8 jam lalu

Sampai Kapan Polwan Dilarang Berjilbab? …

Salsabilla Hasna Mu... | 8 jam lalu

Subsidi BBM: Menkeu Harus Legowo Melepas …

Suheri Adi | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: