Artikel

Politik

Inilah Alasan Mengapa JK Keluhkan Pilkada Jabar & Jatim

OPINI | 09 November 2012 | 09:06 Dibaca: 982   Komentar: 0   Nihil

1352426705316231023

Jusuf Kalla (Viva.co.id)

Follow Me : @assyarkhan

Sewaktu menghadiri Diskusi di Gedung Lemhanas, Jakarta Pusat kemarin kamis Jusuf Kalla (JK) mengeluhkan dan merasa tidak nyaman dengan Pilkada Di Jawa Barat dan Jawa Timur, alasanya karena di dominasi calon artis dan Kiai, di Jabar kebanyakan calon Artis sedangkan di Jawa Timur kebanyakan Para Kiai mencalonkan diri.

“Ini dilihat, perlu kita berpikir ulang. Di Jatim banyak kiai, kalau di Jabar banyak artis,” Kata JK Kepada Wartawan sebagaimana dilansir Merdeka.com

Dalam Pilkada Jawa Barat misalnya ada banyak artis yang akan mengikuti kontes kepemimpinan ini, diantaranya yang sudah positif antara lain Rieke Diah Pitaloka, Dede Yusuf dan Dedy Dores, selain itu nama-nama yang sedang mencuat akan mendampingi Incumbent KH. Ahmad Heryawan antara lain Deddy Mizwar dan Desy Ratnasari yang dikenal banyak publik sebagai Selebriti di Republik ini.

Sedangkan di Jawa Timur sebagaimana dikeluhkan Jusuf Kalla di dominasi oleh para Kiai dan Pemilik Pesantren, diantaranya adalah Khofifah Indar Parawangsa, Syaifullah Yusuf dan yang lainya, sampai berpisah dengan wartawan JK tidak memberikan alasan yang jelas mengapa Pilkada Jabar dan Pilkada Jatim tidak disukainya

Sebuah pertanyaan mendasar yang seharusnya ditanyakan wartawan kepada JK adalah apa yang salah dengan Artis dan apa yang salah dengan Kiai? Mengapa JK terlihat tidak suka pada Artis dan tidak suka kepada Kiai. JK Pasti tidak akan menjawabnya, tetapi jika wartawan pengen bocorannya Saya kasih tahu, karena JK inginnya Pilkada itu di isi oleh para PEDAGANG Seperti dirinya, dan dengan dasar itulah mengapa JK mendukung penuh Jokowi dan Ahok karena latar belakang keduanya adalah PEDAGANG Seperti Jusuf Kalla

Bukan Begitu Bung JK ?

Sumber :

Merdeka.com

Bandung, 9 November 2012

ADI SUPRIADI (Assyarkhan)

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Kompasianer (anggota Kompasiana) yang menayangkannya.Kompasiana tidak bertanggung jawab atas validitas dan akurasi informasi yang ditulis masing-masing kompasianer.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


TRENDING ARTICLES

Farhat Abbas Terancam Ditahan? …

Rolas Jakson| 5 jam yang lalu

Perempuan yang Melahirkan di Toilet …

Anni Heriyanto| 7 jam yang lalu

PKS antara Puisi dan Sapi …

Syaripudin Zuhri| 7 jam yang lalu

Politik: Salahkah Jokowi Blusukan? …

Hariyanto Imadha| 8 jam yang lalu

Tiga Banteng di Adu Pilgub Jateng 2013 …

Banyumas Maya| 9 jam yang lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: