Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Rakyat Bicara

Bangsa yang baik

Rakyat Tidak Lupa Sejarah Kelam Prabowo

OPINI | 28 September 2012 | 14:42 Dibaca: 2257   Komentar: 18   0

Menurut hasil lembaga survey terkemuka, nama Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto selalu masuk dalam tiga besar. Padahal dalam catatan karirnya selama masih menjabat sebagai seorang perwira TNI, Prabowo Subianto memiliki catatan kelam seperti kasus penculikan aktivis 1997, dalang kerusuhan Mei 1998, serta pelanggaran HAM berat di Tim-Tim. Namun anehnya lagi dalam hasil survey tersebut masyarakat justru tidak mengetahui siapakah sosok Prabowo lalu, apakah memang masyarakat melupakan semua catatan kelam yang dilakukan oleh Prabowo tersebut.

Pendapat saya justru sebaliknya, kalau melihat dari hasil survey tersebut, seakan-akan itu adalah permainan data semata, karena saya anggap masyarakat tidak akan melupakan tragedi  berdarah yang dilakukan perwira TNI seperti Prabowo Subianto ini. Jika memang kasus pelanggaran HAM berat yang dilakukan Prabowo diungkapkan dan dipahami oleh publik, saya yakin rakyat tidak akan mau dipimpin oleh Prabowo, apalagi banyak kabar Prabowo Subianto akan masuk dalam bursa pemilihan presiden 2014 nanti.

Apabila nantinya memang sosok Prabowo akan tampil di pilpres 2014, saya yakin masyarakat justru mencemooh dan menghujat dirinya. Bagi partai seperti Gerindra harusnya melihat sisi seseorang yang bersih untuk bisa tampil dalam pilpres 2014 nanti, bukan orang atau figur yang nota bene cacat dalam sejarahnya.

Kalaulah memang partai Gerindra tetap mengusung Prabowo Subianto sebagai calon tunggal dari partai tersebut, saya menganggapnya adalah sebuah bentuk kesia-siaan saja. Dalam penilaian masyarakat pastinya mencari figur seseorang yang bisa mengayomi rakyatnya. Dari penilaian saya sebagai rakyat, saya melihat sisi seorang Prabowo Subianto sepertinya memiliki jiwa arogansi, egois serta sikap ambisius yang sangat nyata, terlihat jelas banyaknya iklan-iklan yang menyatakan dirinya pro dengan rakyat.

Apakah rakyat memang kini percaya dengan sikap Prabowo tersebut, dan apakah memang rakyat peduli dengan semua janji-janji yang telah digelindingkan melalui program-program pro rakyat, saya rasa tidak, karena saya anggap nilai kepopuleran seorang Prabowo Subianto hanya sekelas hasil survey bayaran saja.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Johannes Karundeng Mengajari Kami Mencintai …

Nanang Diyanto | | 21 September 2014 | 15:45

Kompasianers Jadi Cantik, Siapa Takut? …

Maria Margaretha | | 21 September 2014 | 16:51

Kaizen dan Abad Indonesia …

Indra Sastrawat | | 21 September 2014 | 15:38

Kucing Oh Kucing …

Malatris | | 21 September 2014 | 16:00

[Daftar Online] Nobar Film “Tabula …

Kompasiana | | 21 September 2014 | 10:33


TRENDING ARTICLES

Logika aneh PKS soal FPI dan Ahok …

Maijen Nurisitara | 7 jam lalu

Usai Sikat Malaysia, Kali ini Giliran Timor …

Achmad Suwefi | 11 jam lalu

Warga Menolak Mantan Napi Korupsi Menjadi …

Opa Jappy | 11 jam lalu

Warisan Dapat Jadi Berkah untuk …

Tjiptadinata Effend... | 11 jam lalu

Jokowi Tak Pernah Janji Rampingkan Kabinet …

Felix | 15 jam lalu


HIGHLIGHT

Sebuah Persembahan untukmu Gus…. …

Puji Anto | 8 jam lalu

Omne Trium Perfectum dan Tri-PAR …

Sam Arnold | 8 jam lalu

Saat R-25 Menjawab Hasrat Pria …

Zulfikar Akbar | 8 jam lalu

2 Tahun di Kompasiana Membukukan Sejumlah …

Thamrin Sonata | 8 jam lalu

Sombong Kali Kau …

Ian Ninda | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: