Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Sketsa Pemilukada Kalbar 2012, Cornelis-Christiandy Siap!

REP | 28 July 2012 | 04:10 Dibaca: 907   Komentar: 0   0

1343408858552399587

Gubernur Kalimantan Barat Drs Cornelis MH

Gaung pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar tahun 2012 mulai terasa di mana-mana. Para bakal calon pun mulai bermunculan. Anda mau pilih siapa?

Sebuah baliho raksasa berwarna hitam terpasang di menara air, di salah satu sudut perempatan Jalan Ahmad Yani - Jalan Syarif Abdurahman, Pontianak. Gambarnya kosong. Hanya diisi tanda tanya besar. “Dicari…??? Gubernur Muda”. Demikian tulisan di baliho itu.

Baliho serupa juga terpampang di perempatan Markas Kepolisian Daerah Kalbar ke arah Jalan Sungai Raya Dalam. Baliho yang ini agak menimpa baliho bergambar Gubernur Cornelis dan Wakil Bupati Kubu Raya Andreas Muhrotien.

Siapa yang memasang baliho itu? Tak jelas. Yang jelas baliho itu cukup mengundang perhatian warga Pontianak, bahkan ada yang langsung mengabadikannya dengan kamera handphone. Selain itu, baliho “remang-remang” itu juga menjadi perbincangan di laman jejaring sosial seperti blog, facebook, maupun short message service (SMS).

“Tanpa membuang banyak waktu, saya langsung mengabadikan pemandangan unik tersebut dengan kamera handphone Nokia E63 milik saya,” kata Dwi Wahyudi seperti ditulis di situs www.bloggerborneo.com

Menurutnya, yang membuat baliho atau banner ini semakin unik adalah masa pemasangannya yang hanya dilakukan beberapa jam saja. “Karena begitu saya berada di lokasi yang sama siang harinya, banner tersebut sudah tidak terlihat lagi. Wah, sepertinya keputusan saya langsung mengabadikan momen tersebut di pagi harinya sangat tepat,” tulis Dwi Wahyudi di blog itu.

Beragamnya respon masyarakat tentang baliho itu menandakan gaung Pemilukada Kalbar 2012 mulai terasa dimana-mana. Meski hari “H” pemungutan suara akan digelar 20 September mendatang, namun sejumlah figur yang akan mencalonkan diri, baik sebagai gubernur maupun wakil gubernur mulai bermunculan. Diantaranya “incumbent” Gubernur Kalbar Cornelis yang saat ini masih menjabat.

“Saya mengumumkan kepada bapak ibu dan saudara-saudara sekalian, terutama yang dukung saya tempo hari, dalam ‘pertempuran’ 2012 saya maju lagi. Tetap menggunakan PDI Perjuangan, dan pasangan juga tetap. Ini baru pengumuman,” kata Cornelis dalam acara peresmian Rumah Retret Temenggung Tukung di kawasan Wisata Rohani Bukit Kelam, Sintang, (19/11/2011).

Cornelis menjelaskan, yang mendorong dirinya maju lagi dalam pemilihan Gubernur Kalbar 2012 adalah adanya sejumlah hal yang belum selesai – belum clear. Diantaranya adalah menyangkut infrastruktur dan masalah perbatasan negara. “Sekarang orang teriak-teriak masalah perbatasan. Saya sudah lakukan begitu banyak untuk perbatasan. Sudah beratus-ratus milyar,” tandas Cornelis.

Begitu juga dengan infrastruktur. Hanya saja, dengan waktu hanya lima tahun, tidak mungkin clear. “Sekalipun uangnya ada, itu ndak terkejar. Seperti contoh jalan menuju Melawi, itu kita tarok 50 milyar APBN. Tapi karena ada beberapa faktor X, itu gak selesai,” kata Cornelis.

Cornelis memang getol menyampaikan rasa optimistisnya akan menang dalam pemilihan gubernur Kalbar periode 2013-2018. Bahkan hampir di setiap kesempatan bertemu dengan masyarakat, Cornelis selalu menyampaikan keyakinannya menang dalam Pemilukada 2012 mendatang. “Saya optimis menang. Karena saya sudah bekerja, bukan tidur,” kata Cornelis saat ramah tamah HUT ke-55 Pemda Kalbar di Pendopo Gubernuran di Pontianak, (30/1/2012). Keyakinan Cornelis ini sangat beralasan karena dipastikan PDIP sebagai partai pemenang pemilu di Kalbar kembali akan mengusung dirinya dalam Pemilukada Kalbar 2012 mendatang.

Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo, menyatakan bahwa PDIP telah memutuskan untuk kembali mengusung pasangan Cornelis- Christiandy Sanjaya sebagai calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur Kalbar. “Kita putuskan kembali mengusung Pak Cornelis. Satu paket dengan wakilnya saat ini,” kata Tjahjo kepada JPNN di Jakarta, (28/12/2011).

Menurut Tjahjo Kumolo, ada beberapa pertimbangan khusus sehingga PDIP kembali mengusung Cornelis. Saat ini, Cornelis dan Christiandy adalah pasangan incumbent Gubernur dan Wagub Kalbar hasil Pemilukada 2007.

“Kita putuskan kembali mengusung Pak Cornelis. Satu paket dengan wakilnya saat ini,” kata Tjahjo kepada JPNN di Jakarta, (28/12/2011).

Menurut Tjahjo Kumolo, ada beberapa pertimbangan khusus sehingga PDIP kembali mengusung Cornelis. Saat ini, Cornelis dan Christiandy adalah pasangan incumbent Gubernur dan Wagub Kalbar hasil Pemilukada 2007. “Kita usung lagi dengan pertimbangan demi kesinambungan di Kalbar,” ucap Tjahjo. Selain itu, lanjut Tjahjo, sejauh ini Cornelis-Christiandy masih popular.

Hanya diakuinya, sampai saat ini belum ada surat keputusan resmi dari DPP PDIP tentang pencalonan Cornelis-Christiandy. “Yang pasti kita tetapkan paketnya Pak Cornelis, tapi SK-nya masih kita proses. Paling tidak lama lagi,” kata politisi yang puluhan tahun menjadi anggota DPR RI itu.

Cornelis adalah Gubernur Kalbar periode 2008-2013. Ia adalah Gubernur Kalbar bersuku Dayak serta beragama Katolik kedua setelah Johanes Chrisostomus Oevang Oeray. Ia memenangi Pilkada Gubernur Kalbar yang diadakan pada 15 November 2007. Ia dilantik Mendagri Mardiyanto pada 14 Januari 2008, berpasangan dengan Wakilnya Christiandy Sanjaya. Cornelis juga menjabat sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Kalbar dan Ketua Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPPP) Kalbar.

Karier pemerintahannya dimulai sebagai staf di Kantor Camat Kecamatan Mandor, Camat Menyuke (Darit), dan menjabat sebagai Bupati Landak selama dua periode (2001-2006 dan 2006-2011). Setelah menjadi Gubernur Kalbar, posisinya digantikan DR Drs Adrianus Asia Sidot MSi. (Agustinus Tamen)

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

‘Gabus Pucung’ Tembus Warisan Kuliner …

Gapey Sandy | | 24 October 2014 | 07:42

Terpaksa Olahraga di KLIA 2 …

Yayat | | 25 October 2014 | 02:17

Ikuti Kompasiana-Bank Indonesia Blog …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:39

Pengabdi …

Rahab Ganendra | | 24 October 2014 | 22:49

Ikuti Blog Competition dan Nangkring di IIBF …

Kompasiana | | 12 October 2014 | 18:25


TRENDING ARTICLES

Kursi Gubernur Ahok dan Ambisi Mantan Napi …

Zulfikar Akbar | 3 jam lalu

Jangan Musuhi TVOne, Saya Suka Tendangan …

Erwin Alwazir | 4 jam lalu

Jokowi Ajak Sakit-sakit Dulu, Mulai dari …

Rahmad Agus Koto | 4 jam lalu

Gayatri, Mahir Belasan Bahasa? …

Aditya Halim | 8 jam lalu

Romantisme Senja di Inya Lake, Yangon …

Rahmat Hadi | 8 jam lalu


HIGHLIGHT

Tips COD (Cash on Delivery) an untuk Penjual …

Zanno | 9 jam lalu

DICKY, Si Chef Keren dan Belagu IV: Kenapa …

Daniel Hok Lay | 9 jam lalu

Kursi Gubernur Ahok dan Ambisi Mantan Napi …

Zulfikar Akbar | 10 jam lalu

Dosen Muda, Mana Semangatmu? …

Budi Arifvianto | 10 jam lalu

Aku Berteduh di Damai Kasih-Mu …

Puri Areta | 10 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: