Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Rullysyah

Suka Menulis karena bisa mengusir rasa Galau. Ingin ikut bersuara dan ingin belajar dari sesama.

Apa Bagusnya Baju Kotak-kotak?

REP | 19 July 2012 | 03:19 Dibaca: 933   Komentar: 10   1

13426678861509780637

gambar dari www.forum.detik.com

Pilgub DKI periode 2012-2017 pada tanggal 11 Juli telah kita lalui bersama-sama dengan hasil perhitungan suara Quick Count tidak memenangkan satupun calon-calon yang ada dengan angka 50% + 1 sehingga bila hasil perhitungan KPUD benar demikian harus diteruskan dengan proses pilkada putaran kedua. Hasil perhitungan Quick Count itu menempatkan pasangan Calon Gubernur Nomor 3 menduduki peringkat teratas dengan perolehan angka 42%.

Bila dicermati nuansa-nuansa yang ada di seputar Pilgub DKI kemarin ada hal yang sangat menarik dan menjadi suatu fenomena. Hal tersebut adalah Baju Kotak-kotak.

Corak Baju Kotak-kotak Itu Ndeso

Beberapa minggu lalu saya sempat melihat sebuah kemeja kotak-kotak kecil dengan dominasi warna-warna gelap dipajang di sebuah Departemen Store ternama di Jakarta. Saya melihat dan memegangnya. Harganya sebenarnya tidak mahal dan mungkin mampu saya membelinya tapi akhirnya memang saya tidak membelinya. Saya hanya membayangkan baju dengan motif kotak-kotak kecil akan memberi efek sosok yang gemuk akan menjadi kurus apalagi sosok yang kurus yang pasti kurang pantas memakainya. Apalagi warnanya yang didominasi warna gelap akan membuat pemakainya yang berkulit gelap menjadi kurang sedap dipandang. Menurut saya buat mereka yang berpostur kurus dan berkulit gelap yang memakai baju kotak-kotak itu akan terlihat Norak alias Ndeso.

Ada Sesuatu Hal Yang Luar Biasa Pada Baju Kotak-kotak.

Kalau melihat model kemeja itu dengan motif kotak-kotak didominasi warna gelap sesungguhnya baju kotak-kotak itu sangatlah tidak menarik. Tapi hal yang terjadi adalah semakin lama semakin banyak orang-orang Jakarta yang memakainya. Begitu banyak orang Jakarta yang membeli baju kotak-kotak dan mungkin beberapa dari mereka memiliki lebih dari satu baju kotak-kotak.

Ada suatu hal yang luar biasa dari baju model begini yang menimbulkan efek semakin banyak orang yang menyukainya. Bukan hanya orang Jakarta saja yang menyukainya melainkan orang Indonesia lainnya juga. Memang aneh tapi itu sudah terjadi. Entah apa penyebabnyatapi  mungkin beberapa tahun kedepan kita akan menemui jawabannya.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Seluk Beluk Industri Plastik …

Dhanang Dhave | | 16 April 2014 | 13:07

Perang Saudara Kian Dekati Timur Eropa …

Adie Sachs | | 16 April 2014 | 17:51

Pelecehan Anak TK di Jakarta International …

Sahroha Lumbanraja | | 16 April 2014 | 13:53

Cinta Nggak Cinta Itu Bisa Dijelaskan, …

Gilang Parahita | | 16 April 2014 | 14:49

Kompasianer Mengawal Pemilu 2014 …

Kompasiana | | 09 April 2014 | 04:17


TRENDING ARTICLES

Memalukan! Kapten Persebaya dan Pelatih …

Ethan Hunt | 11 jam lalu

Tolak Mahfud MD atau Cak Imin, PDIP Duetkan …

Ninoy N Karundeng | 12 jam lalu

Benarkah ‘Bertemu Dubes AS, Jokowi …

Kosmas Lawa Bagho | 13 jam lalu

ILC dan Rakyat yang Mata Duitan …

Jonny Hutahaean | 13 jam lalu

Belum Semua Kartu Jokowi Terbuka …

Hanny Setiawan | 21 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: