Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Asmari Rahman

MEMBACA sebanyak mungkin, MENULIS seperlunya

Calon Gubernur Riau

OPINI | 06 May 2012 | 17:34 Dibaca: 365   Komentar: 0   0

“Saya mau jadi Gubernur Riau,” demikian pernyataan singkat dan mengejutkan yang dilontarkan oleh Ngah Sompot, dihadapan rekan-rekannya yang biasa mangkal di Warung Kopi Pak Bual. Ada yang menanggapinya sambil bergurau, serius dan ada pula keheran - heranan.

“Serius  Ngah ?”
“Ya, seriuslah,” Jawab Ngah Sompot dengan nada tinggi. “Sebagai warga negara, saya juga punya hak yang sama dengan Indra, Wan Abu Bakar, Lung Bisar dan tokoh lainnya yang saat ini sedang sibuk mencalonkan diri,” sambungnya lagi dengan penuh semangat.
“Calon dari Partai atau independence  ?”  Tanya Pak Bual.
“Terserah, kalau dapat perahu saya calon dari Partai, jika tidak saya pakai jalur independen,” jawab Ngah Sompot dengan nada serius. “Saya harus memulainya dari sekarang,  mengatur strategi dan taktis, mencari partai pendukung, mencari penyandang dana, dan membujuk rakyat dengan program yang bagus-bagus agar mereka bersimpati  dan  memilih saya,” sambungnya lagi
“Apa programnya Ngah ?”
“Meningkatkan kesejahteraan rakyat, memerangi korupsi, menegakkan keadilan, pendidikan murah, perlindungan tenaga kerja, berobat gratis, subsidi pupuk untuk petani dan lain-lainnya, sama seperti yang sudah saya lakukan di Kabupaten yang saya pimpin.” Jawab Ngah Sompot dengan penuh semangat.
“Hebat betul programnya Ngah, itu baru sebuah ide dan cita-cita yang besar,” potong Lung Bisar
“Ya hebatlah, sayakan sudah berpengalaman memimpin dan mensejahterakan rakyat yang berada diabupaten yang saya pimpin, jawab Ngah Sompot dengan sedikit menyombong. “Kata Bung Karno, gantungkanlah cita-cita mu setinggi bintang dilangit.” Sambungnya lagi, dengan  hati yang berbunga-bunga dan semangat yang membara.
“Jika sudah terpilih nanti, program apa yang akan menjadi prioritas Ngah?”
“Kalau  sudah jadi, saya akan mulai menghitung kembali berapa modal yang sudah dikeluarkan dan berpikir bagaimana cara mengembalikannya dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Soal kesejahteraan rakyat nanti dulu, kesejahteraan sayalah yang harus diutamakan, lha wong saya inikan Gebernur Riau , Gubernur disebuah negeri yang kaya raya, mana mungkin seorang Gubernur yang menjadi penguasa dinegeri kaya tapi hidupnya melarat.” Jawab Ngah Sompot sambil menyeruput kopinya.
“Bagaimana dengan pemberantasan korupsi ?” Tanya salah seorang wartawan.
“Saya akan meminta KPK agar menyikat habis para koruptor yang menjadi lawan politik saya, jawabnya tegas.”
“Lha itu namanya  curang.”
“Halah, dasar bebal kamu, dinegeri ini kalau tak curang mana bisa menang, kalau tak ingkar janji bukan politisi namanya, dan kalau tak korup mana mungkin bisa hidup senang, cam kan itu,” jawab Ngah Sompot  sambil beranjak dari tempat duduknya.
“Kemana Ngah ?” tanya Pak Bual sambil menyerahkan bon makan minum selama duduk diwarung tersebut.
“Saya mau mencalonkan diri dulu ya, nanti jika sudah jadi Gubernur semua utang ini akan saya lunasi, jawabnya  sambil berlalu meninggalkan warung kopi Pak Bual. Dan langkah gontai Ngah Sompot meninggalkan warung Kopi Pak Bual diiringi oleh para pendukung dan penjilatnya nya dengan yel yel  “Hidup Ngah Sompot, calon Gubernur Riau.”

Tags: pemilukada

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kalau Ga Pengen Gundul? Rawat Rambutmu??? …

Kang Isrodin | | 29 November 2014 | 12:00

Sentilan-sentilun SBY dan Jokowi …

Gunawan | | 29 November 2014 | 09:00

Saatnya Kirim Reportase Serunya Nangkring …

Kompasiana | | 12 November 2014 | 11:39

Festival Payung Indonesia Pertama, …

Indria Salim | | 29 November 2014 | 13:31

Tulis Aspirasi dan Inspirasi Aktif Bergerak …

Kompasiana | | 24 November 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Jangan Tekan Ahok Lagi …

Mike Reyssent | 7 jam lalu

Ibu Vicky Prasetyo Ancam Telanjang di …

Arief Firhanusa | 8 jam lalu

Pak Jokowi, Dimanakah Kini “Politik …

Rahmad Agus Koto | 9 jam lalu

Ketika Jonru Murka #KJM …

Alan Budiman | 11 jam lalu

Anak Madrasah Juara 1 Olimpiade Indonesia …

Ahmad Imam Satriya | 11 jam lalu


HIGHLIGHT

Kekhawatiran Masyarakat Terhadap Bahaya Susu …

Hikmawati . | 8 jam lalu

Seperti Apa Mas Kawin di Zaman Rasulullah …

Achmad Suwefi | 8 jam lalu

Kontraversi Aborsi …

Jahrianti Nur Tahir | 8 jam lalu

Remang-remang Kunang-kunang …

Harry Ramdhani | 9 jam lalu

Panggung Rising Star Indonesia Gagal …

Pietro Netti | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: