Artikel

Politik

“Ya, Saya Korupsi”…. Kapan Kata Ini Pernah Terdengar di Negri Ini?


OPINI | 22 February 2012 | 18:44 Dibaca: 179   Komentar: 6   1 dari 1 Kompasianer menilai inspiratif

sedikit atau banyak = sama

sedikit atau banyak = sama

Kata “Jujur” memang terlihat simple, tetapi apabila disertai dengan tindakan nyata maka hasilnya akan membawa kepada siapa kita yang sebenarnya. Menurut KBBI “Jujur” memiliki arti kata yaitu tidak berbohong dan tidak curang.

Sekarang  ini, Kejujuran sedang dibutuhkan di Negri yang telah kehilangan sayap yang sempurna ini. Mengapa? Kita lihat saja apa yang terjadi dengan Indonesia selama dalam kurun waktu 14 tahun sejak 1998. Bangsa ini hancur dari atasnya hingga ke akar-akarnya. Apa bedanya masa orde baru dengan era reformasi ini? Menurut KBBI, Reformasi itu adalah perubahan secara drastis untuk perbaikan (bidang sosial, politik, atau agama) dl suatu masyarakat atau negara. Apakah masa sekarang pantas dikatakan Era Reformasi? Apakah ada perubahan drastis dalam bidang ekonomi, sosial, politik dan agama?

Inilah wajah Indonesia sekarang yang penuh dengan seribu kebohongan oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab. Dimulai dari kasus Korupsi yang merajalela di kalangan orang-orang yang kita percaya untuk mewakilkan suara kita demi kemajuan negri ini. Apa permasalahnnya? hanya satu :

“Selama yang tahu hanya ‘diam’, maka yang tak tahu ‘malu’ takkan pernah berhenti”

Kita lihat saja kasus-kasus yang menimpa Wakil kita di atas sana. Apakah mereka pernah mengatakan ” YA, SAYA KORUPSI” seperti yang dilakukan oleh pejabat-pejabat tinggi di negri lain yaitu seperti di Jerman dan China. Muncul 1 pertanyaan besar dipikiran kita, Mengapa mereka tidak berani mengatakan “YA, SAYA KORUPSI”? yaitu satu alasannya yaitu Kebiasaan dari kecil atau budaya yang telah berkembang terhadap individu itu sendiri. contoh kecilnya seperti memberi uang tip kepada seseorang, secara tidak kita sadari bahwa hal ini merupakan budaya “BERBOHONG” tetapi kebanyakan orang Indonesia menganggap hal ini menjadi suatu hal yang biasa yang kemudian berkembang ke Dewasa ini.

cara mencegah hal ini hanya dengan satu kalimat ini : “Berani jujur”. Budaya Indonesia ini harus diubah dengan di mulai dari anak-anak kecil yang sudah harus berani jujur, contoh kecilnya adalah ketika mereka melakukan ujian di sekolah. Anak-Anak harus tahu bahwa menyontek adalah perbuatan tidak jujur atau dikalangan atas itu termasuk Korupsi. Orang tua juga harus membantu dalam perkembangan anaknya untuk ke depannya tidak melakukan hal-hal yang merugikan lingkungan sekitar atau bangsa ini sendiri.
Dengan begitu kita dapat melihat anak-anak kita kedepannya akan tampil sebagai pemimpin terhadap dirinya sendiri yang berani berkata “JUJUR”.

Bagaimana menurut anda apabila wakil kita sekarang ini berkata ” Ya, Saya Korupsi”?

 
Tulis Tanggapan Anda
Guest User

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: