Artikel

Politik

Siapakah Pelari Estafet/Pemain Sinetron Berikutnya???


REP | 22 February 2012 | 21:24 Dibaca: 154   Komentar: 0   Nihil

Fenomena ini sampai kapan berhenti aku sendiri tidak tahu dan tidak mengerti mengapa terjadi dan terulang, terjadi dan terulang kembali, begitu seterusnya seperti lingkaran setan yang tak pernah ada putus serta tak berujung. Dari jaman orde lama, orde baru, bahkan sekarang orde reformasi masih saja fenomena ini kembali muncul. Dulu ketika orde lama masa kepemimpinan bapak Pembangunan yaitu bapak Soeharto yang merupakan tongkat awal estafet fenomena ini, di mana timbul sebuah fenomena baru yang sebelumnya belum familier yaitu KKN (korupsi, kolusi, nepotisme). Ya fenomena inilah, yang kini terus berkembang, semakin marak, up date, terang-terangan, dan tersebar di manapun anda berada mulai dari tingkat terendah sekalipun hingga tingkat istana.

Estafet fenomena ini begitu cepat dan menjalar ke semuanya tanpa memandang status, kalangan, teman, saudara dan individu. Lengsernya orde lama, semuanya seperti memiliki angin segar bernafas dengan lega lepas dari kebohongan terselubung atas ulah oknum orde lama, dan harapan itu muncul ketika para politisi orde baru menghembuskan sebuah pencerahan untuk memusnakan fenomena KKN pada orde lama di bawah kepemimpinan BJ. Habibie, Abdurrahman Wahid (Gusdur), dan Megawati. Estafet, ya fenomena ini seperti sebuah lomba lari estafet, fenomena itu tetap muncul bahkan semakin uncontrol. Semua terkena terserang fenomena ini, bahkan parahnya lagi fenomena ini berlangsung begitu sempurna, tertata rapi, dan terencana.

Dan kini, ketika orde lama telah lama terkubur dan orde baru tumbang dengan hadirnya pelaku politik yang mengumbar programnya begitu terpercaya, begitu mengoda, begitu mempesona, dan kami pun tak berdaya masuk dalam rayuan maut mereka tanpa kita sadari kita digiring ke lubang yang sama bahkan lebih dalam, lebih dalam lagi, dan semakin dalam. Apa yang kami harapkan hanya fatamorgana, fenomena itu bener-benar terjadi secara estafet dengan beda personil, benar-benar membuat kami sudah bukan pada titik supersaturated lagi bahkan sudah kebal, seolah-olah awal terjadinya fenomena ini imunisasi bagi kami.

Para pemain lari estafet fenomena ini, selain pandai melepar estafet juga begitu lihai memutar balik fakta dan bersilat lidah. Begitu mudah mereka memainkan, mengubah aturan, menghentikan permainan estafet fenomena ini demi menyelamatkan diri sendiri. Begitulah permainan estafet fenomena KKN, berawal dari sebuah permainan kini menjadi panggung sinetron fenomena KKN yang to be continue. Siapakah yang akan melanjutkan estafet fenomena atau pemeran sinetron fenomena KKN ini, segera hadir to be continue episode baru dengan pemain baru di 2014.

 
Tulis Tanggapan Anda
Guest User

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: