
langit adalah atapku, bumi adalah pijakanku. hidup adalah sajadah panjang hingga aku mati
Dibaca: 563
Komentar: 6
Nihil
Saya sangat exiting mendengar berita bahwa KPK sudah memiliki ruang tahanan sendiri. KPK sebagai lembaga yang sangat fokus dalam menangani korupsi, sudah sepantasnya memiliki fasilitas tersebut. Sebab para koruptor memang harus diawasi secara spesial. Mereka adalah penghisap darah rakyat, karena tak boleh lepas dari pengawasan sekejap pun. Dengan adanya ruang tahanan khusus KPK, saya harap para koruptor tidak akan lolos dengan berbagai alasan.
Ruang tahanan itu sesuai dengan kelasnya, ruang tidur yang rapi dengan fasilitas lengkap, termasuk meja kerja dan ruang penerima tamu. Boleh dibilang memang terdengar mirip hotel. Tapi siapa pun tahu, para koruptor sudah biasa dengan kemewahan, karena itu supaya betah dalam tahanan, mereka mendapat kenyamanan di atas tahanan biasa. Daripada mereka masuk lapas, dengan menyuap sipir untuk mendapatkan fasilitas hotel, membuka peluang korupsi lain, dan ada kemungkinan dapat melarikan diri.
Ruang tahanan itu masih ‘perawan’. Saking fresh dan baru jadi, belum ada koruptor terhormat yang mencicipi tempat tersebut. Apalagi dari sekian banyak kasus korupsi yang sedang digelar, belum ada satu pun yang tuntas. Alhasil belum ada koruptor yang bisa dikandangkan. Harapan kita, dengan kinerja KPK yang membaik, ruang tahanan itu tidak terlalu lama dibiarkan kosong.
Nah, saya membayangkan sepasang manusia yang indah dipandang mata, menempati ruang tahanan yang indah itu. Antara lain Andi Mallarangeng dan Angelina Sondakh. Andi sesosok pria yang good looking sehingga banyak perempuan yang sempat tergila-gila padanya, sebelum ia menjadi orang yang tersandung kasus korupsi. Sedangkan Angelina Sondakh, mantan Putri Indonesia yang cantik dan luwes sehingga mampu menarik pendukung untuk melaju ke gedung DPR.
Memang sampai saat ini, Andi dan Angie masih sebatas menjadi saksi dalam sidang dugaan korupsi proyek Wisma Atlet yang melibatkan Nazaruddin. Namun dengan sikap mereka di depan pengadilan, yang lebih banyak memberikan kesaksian yang tidak jelas atau mungkin palsu, dapat menyeburkan mereka ke dalam status terdakwa. Beberapa kebohongan Angie dapat dibuktikan. Demikian pula dalih-dalih Andi, dapat dipatahkan dengan bukti-bukti yang dikumpulkan Jaksa.
Andi dan Angie dianggap sebagai pintu untuk membuka siapa-siapa saja yang ikut bermain dalam proyek Wisma Atlet. Hal ini menyangkut beberapa nama besar yang berada dalam puncak pemerintahan dan elite politik. Karena itu, potensi Andi dan Angie masuk bui, juga sangat besar. Masyarakat sangat menunggu keberhasilan KPK dalam mengungkap kasus ini.
Andi dan Angie, sebaiknya tidak berharap dapat melenggang dengan mudah dari kasus tersebut. Mungkin lebih baik jika mereka melihat kemungkinan sebagai orang pertama yang menduduki ruang tahanan KPK yang indah. Angie yang cantik dan modis, akankah kehilangan daya tariknya setelah mengenakan seragam khusus dalam tahanan itu. Begitu pula Andi, bisa kehilangan sebagian kegantengannya ketika memakai seragam itu. Hilang sudah pamor Pangeran tampan dan Putri yang cantik, berganti menjadi sepasang pesakitan yang menunggu waktu untuk menebus dosa.
Jangan kuatir Andi dan Angie, kalian tampak serasi dalam ruang tahanan KPK. kalian bisa saling ngobrol di ruang tamu, bermain catur atau sesekali nonton televisi bersama. Saya yakin, kalian berdua akan mendapat kunjungan para tamu, sehingga tidak akan kesepian.