
Rakyat Jelata yang punya rasa sakit dan rasa malu. Bukan macam politikus busuk yang suka bikin onar agar tenar.
Dibaca: 144
Komentar: 0
Nihil
Membaca berita di Republika, Selasa, 25 Oktober dengan judul menohok :
Software Rekapitulasi Suara Gelembungkan Perolehan Ratu Atut-Rano Karno
Dimana dalam berita tersebut ternyata software tersebut adalah bekas pakai di Pilkada Tangsel :
Software ini, kata Sabihis, juga pernah digunakan KPU Kota Tangerang Selatan ketika Pemilihan Wali Kota Tangerang Selatan yang memenangkan Airin Rachmi Diany itu.Sebab, masih ada judul ‘Hasil Rekapitulasi Suara Pemilihan Wali Kota Tangerang Selatan’ pada tabel excel yang ditemukan di PPK Larangan, Kota Tangerang.
Setiap kali diinput data angka perhitungan suara ketiga calon gubernur Banten ke dalam program tersebut, maka perolehan suara untuk calon nomor urut satu selalu bertambah menjadi dua kali lipat.
“Ketika diinput 200 suara untuk nomor urut 1, menjadi 400 suara setelah ditotal. Ajaib,” kata Sabihis, Senin (25/10).
Apa yang kemudian menjadi menarik untuk disimak dan dicermati adalah :
Udah segini dulu lah nulisnya, yang mau baca bantu ane dengan kasih koment yang cakep, ane kehabisan akal mau nulis rada detail dikit.
Singkatnya sih ane mau bilang, KPUD Banten secara SYSTEMIK telah merubah Pilkada yang harusnya Jurdil Luber menjadi Pemilu Kadal-kadalan dan Akal-akalan. Dan jangan-jangan pula kemenangan Airin kala itu ada kontribusi dari Software Ajaib tersebut.
Kalau udah gitu, siapa yang bisa menghentikan laju gugatan para pihak yang merugi ke MK? Para Kadal kah ….
Perlu diingat, ada 4 fase kecurangan yang bisa diajukan ke MK :
Kasus Software Ajaib itu bisa masuk ke poin 4 nampaknya.
Tangsel, 25 Oktober 2011
ane
cahPamulang

Notes FB :
http://www.facebook.com/note.php?note_id=191935307550792