Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Hari Kemerdekaan RI

OPINI | 17 August 2011 | 04:47 Dibaca: 777   Komentar: 1   0

Kalau kita kembali menengok 66 tahun yang lalu yaitu tanggal 17 Agustus 1945 kita akan berfikir bahwa itulah hari kemerdekaan negara Republik Indonesia, namun dibalik itu semua harus kita dalami bahwa 66 tahun adalah awal dari bersatunya sebuah negara yang telah mengalami penjajahan selama ratusan tahun dari berbagai negara penjajah.

Nah bagaimana dengan tahun 2011 yaitu tanggal 17 Agustus 2011 perlukah kita peringati karena kita terbebas dari penjajah ? saya katakan TIDAK. 17 Agustus 2011 merupakan moment yang paling tepat untuk kita peringati sebagai Hari Kemerdekaan Dari Korupsi RI, bayangkan kalau dulu kita ditindas oleh penjajah dari berbagai aspek kehidupan namun ternyata kita bisa merdeka, bagaimana dengan sekarang ? kita harus bebas dari penindasan yang dilakukan oleh  segelintir orang dengan Korupsi bertrilyun-trilyun uang rakyat, namun rakyat hanya bisa mlongo ( terbengong-bengong ) atas tindakan tersebut. Banyak rakyat tidak mendapat pekerjaan, banyak rakyat yang kelaparan, tidak punya rumah, susah mencari sandang dan pangan bagaikan jaman penjajahan.

Marilah kita mulai hari ini dengan memperingati Hari Kemerdekaan Dari Korupsi Republik Indonesia, biasakan kita tidak korupsi, korupsi uang, korupsi waktu, korupsi apapun yang dapat menimbulkan kerugian baik bagi diri kita maupun orang-orang sekitar kita. Dan mari kita tanamkan pribadi anti korupsi kepada diri kita dan orang-orang disekitar kita. Mulai dari yang kecil-kecil dan mulai dari diri sendiri. Kalau partai politik tidak bisa dipercaya maka janganlah memilih, kalau calon kepala daerah atau calon kepala negara tidak bisa dipercaya  jangan ikut  pemilihan, dari pada kita ikut menanggung perbuatan wakil-wakil kita yang arogan dan korup.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Johannes Karundeng Mengajari Kami Mencintai …

Nanang Diyanto | | 21 September 2014 | 15:45

Kompasianers Jadi Cantik, Siapa Takut? …

Maria Margaretha | | 21 September 2014 | 16:51

Kaizen dan Abad Indonesia …

Indra Sastrawat | | 21 September 2014 | 15:38

Kucing Oh Kucing …

Malatris | | 21 September 2014 | 16:00

[Daftar Online] Nobar Film “Tabula …

Kompasiana | | 21 September 2014 | 10:33


TRENDING ARTICLES

Pak SBY, Presiden RI dengan Kemampuan Bahasa …

Samandayu | 17 jam lalu

Setelah Ahok, Prabowo Ditinggal PPP dan PAN, …

Ninoy N Karundeng | 18 jam lalu

Australia Siaga Penuh …

Tjiptadinata Effend... | 18 jam lalu

MK Setuju Sikap Gerindra yang Akan …

Galaxi2014 | 20 jam lalu

Ini Tanggapan Pelatih Valencia B tentang …

Djarwopapua | 20 September 2014 16:34


HIGHLIGHT

Kepoisme Itu Paham? Pilihan Sikap? Atau …

Christian Kelvianto | 8 jam lalu

Seraut nan Utuh …

Eko Kriswanto | 8 jam lalu

Ketika Lampard Mencetak Gol ke Gawang …

Djarwopapua | 8 jam lalu

Lampard Pecundangi Mourinho …

Iswanto Junior | 8 jam lalu

Cinta dalam Bingkai Foto …

Cuzzy Fitriyani | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: