Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Dr.hilman Puradiredja

Mengkuti perkembangan Indonesia,mencintai Indonesia.Senang mempelajari seluruh Agama.Humanis.

Indonesia adalah Negara yang Bobrok?

REP | 16 July 2011 | 19:26 Dibaca: 960   Komentar: 12   0

Indonesia yang indah dan berbudaya tinggi

Hampir semua Penulis dan Komentator di Kompas Com dan Kompasiana menulis tentang kejelekan Indonesia.Negara yang paling Korup,Negara yang ambruk,Perekonomian yang jelek,kelaparan dimana mana.Yang paling dijelekan adalah Presiden RI.Peistiwa TKW di pancung di Arab yang di maki SBY, Gayus bisa keluar dari Penjara dan jalan jalan nonton Tenis di Bali yang disalahkan SBY, Kemacetan di Jakarta yang dicaci SBY, soal Ahmadyah yang dianggap salah SBY.Kalau ada berita yang positif umpamanya World Bank (IWF) telah memberitaklan tentang adanya perkembangan ekonomi di Indonesa yang positif sama sekali tidak di komentari positif dianggap bohong .Penulis dan Komentator pokoknya hanya menulis keluhan keluhan, sangat pesimis ,seakan akan Indonesia yang tercinta ini sama sekali tidak ada harapan untuk menjadi negara yang maju.

Paling senang di tulis adalah memuji negara lain yaitu yang Pro Arab memuji Arab , yang Pro China memuji China.

Dengan tulisan tulisan dan komentar yang sangat negatif ini ,apakah ada gunanya ?

Kritik dalam negara demokrasi adalah baik terutama Pers sebagai kontrol, tetapi kalau kerjanya hanya ngejek ,mengeluh,ini negatif buat perkembangan satu bangsa,biarpun negara Indonesia ini belum mencapai kemakmuran yang di inginkan , tetapi selain kritis harus bangga , bekerja ulet, jujur,mempunyai kepercayaan diri bahwa bangsa ini akan berkembang , karena hanya bangsanya sendiri yang bisa memajukan negaranya.

Penulis tidak tinggal di Indonesia tetapi dua kali setiap tahun selalu mengunjungi Indonesia.Pandangan atau tulisan yang sangat negatif ini sama tidak dimengerti.Bahwa Indonesia masih belum setarap Jerman , yah kita semua tahu , tidak perlu di diskusikan, tetapi kalau dikatakan bahwa Indonesia ini sama sekali tidak ada kemajuan, ini satu hal yang tidak dibenarkan.

Yang saya lihat dari luar negeri, di Indonesia telah terjadi kemajuan,biarpun belum tercapai maksimal.Indonesia harus terus berusaha berjuang untuk memperbaiki , agar menjadi negara yang baik,yang maju yang bisa menjamin rakyatnya untuk hidup baik,aman dan tenteram.

Yang di kagumkan adalah terjadinya proses demokrasi yang berjalan lancar, tentu sajah masih ada kekurangan kekurangan , tetapi proses ini sangat dipuji dan bisa dipakai sebagai teladan untuk negara negara yang belum Demokrasi seperti Arab, Iran,Suriah , China.

Ekonomi : Tahun 1997/98 karena terjadinnya Kritis Ekonomi Asia , Indonesia dan hampir semua Negara di Asia telah mengalami Kejatuhan Ekonomi yang sangat berat , menurut Business Network International (BNI) Ekonomi Indonesia telah jatuh sampai -23% Kemudian dari tahun ke tahun terjadi perbaikan sehingga pada saat ini kurang lebih Perkembangan Ekonomi Indonesia diatas 6,3 % .

Atlas dunia yang menunjukan Kinerja EkonomiNegara di dunia.

Change in gross domestic product ( GDP), real in % over the previous year

Year Change

1997

1998

1999

2000

2001

2002

2003

2004

2005

2006

2007

2008

2009

2010

2011

4,7

-23,2

0,9

4,8

3,8

4,3

5,0

5,1

5,6

5,5

6,3

6,1

4,5

~6,1

~6,3

Ini adalah satu hal yang positif .Menurut IWF perkembangan ini disebabkan terbukanya Perdagangan Internasional dan liberalisasin dalam perekonomian.Mata Uang Indonesia yang karena Kristis Ekonomi Asia 1998 sampai 75 % turun harganya pada saat ini boleh diklata stabil.Inflasi sekitar 6 % boleh dikata tidak jelek.Indonesia termasuk Kelompok 20 negara negara maju didunia (Group of twenty major developed and emerging countries ).

Korupsi : Menurut Neraca Corruption Percepstion Index ( CPI ) yang diluncurkan olehTransparency International 2010 menunjukan bahwa pembasmian Korupsi di Indonesia sudah terlihat baik, dimana sekarang dari Ranking 146 dari 180 Negara turun menjadi Ranking126 dan kelihatannya proses pembasmian Korupsi berjalan terus biarpun belum sempurna sekali.Terlihat beberapa penjabat , anggota Partai sampai anggota DPR yang tersangka korupsi di tangkap atau dalam proses penangkapan dan diajukan ke pengadilan.Tentang Korupsi saat ini tidak jelekan dari pada Arab atau China.Kalau proses yang positif berjalan nterus diperkirakan sampai tahun2014 akan mencapai Ranking yang lebih baik lagi.

Kemiskinan .Menurut data dari Worldhunger 2010 ( terlihat di Atlas dunia ) Indonesia setarap dengan China,Mexiko,Brasil tidak termasuk negara yang sangat miskin sekali yaitu dengan Index 17,8 % , berarti ada perbaikan , karena Index tahun 2001 mencapai 30 % .

tates with severe (WHI ≥ 30) or very serious (GHI from 20.0 to 29.9) hunger situation

Rang Land Worldhunger-Index
2010[2010 2] 2009[2] 1990
1

DR Kongo

41,0 39,1 24,7
2

Burundi

38,3 38,7 31,8
3

Eritrea

35,7 36,5
4

Tschad

30,9 31,3 37,6
5

Äthiopien

29,8 30,8 43,7
6

Sierra Leone

28,9 33,8 32,7
7

Haiti

28,0 28,2 33,5
8

Komoren

27,9 26,9 23,0
9

Madagaskar

27,5 28,3 28,1
10

Zentralafrikanische Republik

27,4 28,1 30,0
11

Jemen

27,3 27,0 30,1
12

Angola

27,2 25,3 40,6
13

Niger

25,9 28,8 36,5
14

Osttimor

25,6 25,4
15

Sambia

24,9 25,7 25,6
16

Liberia

24,3 24,6 22,9
17

Bangladesch

24,2 24,7 35,8
18

Indien

24,1 23,9 31,7
19

Mosambik

23,7 25,3 37,4
20

Dschibuti

23,5 22,9 30,8
21

Ruanda

23,1 25,4 28,9
22

Guinea-Bissau

22,6 23,1 20,9
23

Togo

22,4 23,1 27,8
24

Burkina Faso

21,1 20,4 22,7
25

Kambodscha

20,9 21,2 31,5

Simbabwe

21,0 18,6

Sudan

19,6 26,4
28

Tansania

20,7 21,1 22,9
29

Nepal

20,0 19

Agama :Dari luar kelihatannya memang Indonesia ini makin lebih terlihat ke Islamannya ,seperti adanya islamisasi, makin banyak Mesjid, banyak Wanita yang memakai Jilbab, tetapi kalau melihat percakapan atau diskusi di TV antar umat Agama yang berpendidikan tinggi seperti Wisnu Prayuda, Prof.Dr.Komarudin Prof Dr, Shibab semuanya tidak menyokong radikal Islam, mereka itu Pluralis.

Biarpun ada terjadi kerusuhan antar Mayoritas yang beragama Islam dengan Kristen atau didalam umat Islam sendiri , tetapi pemerintah telah membuktikan bahwa Pancasila adalah UUD Republik Indonesia , dimana segala usaha dari Radikal Islam atau Islam Fundamentalis untuk menghapuskan Pancasila yaitu dengan aksi Teror, dengan keras telah dicegah, umpamanya banyak Teroris Islam yang ditangkap dan sampai dihukum mati, atau organisasi yang ingin membentuk Negara Islampun telah dimusnahkan.

Karena negara Indonesia ini adalah negara Demokrasi tidak bisa secara gampang melarang organisasi yang menurut banyak Masyarakat masih berbau Radikalis , umpamanya FPI.Tetapi dengan kesadaran yang meningkat,pendidikan umat Islam yang makin meningkat , organisasi ini akan terjepit sendiri.Kaum yang bneragama , yang berpendidikan tinggi, yang berpengetahuan luas harus aktif ( jangan hanya mengkritik sajah ) agar terjadi persahabatan , kedamaian , toleransi antar umat yang beragama.Berkeyakinan bahwa Agamanya itu yang benar memang seharusnya tetapi itu harus dipakai sebagai pegangan yang pribadi.

Semoga Indonesia yang indah ,dan berbudaya tinggi ini akan kembali menjadi negara , bangsa yang hebat seperti jaman Sriwijaya dan Majapahit.

Salam

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Gedung New Media Tower Kampus UMN, Juara …

Gapey Sandy | | 31 October 2014 | 19:12

Cerita di Balik Panggung …

Nanang Diyanto | | 31 October 2014 | 18:18

Giliran Kota Palu Melaksanakan Gelaran …

Agung Ramadhan | | 31 October 2014 | 11:32

DPR Akhirnya Benar-benar Terbelah, Bagaimana …

Sang Pujangga | | 31 October 2014 | 13:27

Ikuti Blog Competition dan Nangkring di IIBF …

Kompasiana | | 12 October 2014 | 18:25


TRENDING ARTICLES

Inikah Sinyal PKS Bakal Cabut UU Pornografi? …

Gatot Swandito | 8 jam lalu

Hasil Evaluasi Timnas U-19: Skill, Salah …

Achmad Suwefi | 13 jam lalu

Kabinet Jokowi Tak Disukai Australia, Bagus! …

Aqila Muhammad | 13 jam lalu

Menjawab Keheranan Jokowi …

Raden Suparman | 13 jam lalu

Pencitraan Teruus??? …

Boyke Pribadi | 14 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: