
Lahir dan dibesarkan PALEMBANG, melarat di tanah jawa
Dibaca: 340
Komentar: 11
1 dari 1 Kompasianer menilai aktual
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Departemen Komunikasi dan Informasi Partai Demokrat, Ruhut ‘Poltak’ Sitompul, dikabarkan dicopot sebagai Juru Bicara Partai Demokrat.
Dia digantikan Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat, Andi Nurpati. Kabar itu diinformasikan Kepala Biro Riset Data dan Publikasi DPP Partai Demokrat Prasetyo Sudrajat melalui pesan singkat (SMS) kepada para wartawan di Jakarta, Kamis (26/5/2011).
Menanggapi soal itu, Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Syarief Hasan mengatakan sebenarnya juru bicara Demokrat idealnya dari bagian Komunikasi di Kepengurusan Partai Demokrat.
“Itu tidak ada pergeseran, yah seperti biasa. Saya tidak tahu pasti, tapi yang resmi itu di bagian komunikasi,” kata Syarief yang juga menteri Koperasi dan UKM ini sebelum mengikuti rapat kabinet terbatas (Ratas) di kantor Presiden Jakarta, Kamis (26/5/2011).
Kendati demikian, Syarief mengatakan pada prinsipnya semua kader Demokrat itu bisa menjadi juru bicara partai. “Konsep dasarnya begitu. Semua kader itu bisa bicara,” ujar dia.
Melihat dari komentar pimpinan partai demokrat seperti ini, sekilas menunjukan bahwa sebenarnya partai ini belum punya jati diri, mungkin selama ini karna disibukkan oleh pencitraan untuk mempertahankan kekuasaan.
Namun yang perlu di apresiasi adalah jika memang benar Ruhut Poltak dicopot seperti judul berita diatas, tentu hal yang positif bagi demokrat sebab selama ini bang Poltak kita ini suka ngomong ga pake otak, menyepelekan orang lain dan bicara seolah penuh dendam, meski tidak tahu dendam kepada siapa.
Sebaiknya PD mempunyai juru bicara yang betul-betul kompeten dibidang ilmu komunikasi politik, jika tidak maka badai akan selalu datang menerpa.Sebab apapun yang dikatakan oleh orang-orang demokrat langsung di kritisi diambil dari sisi buruknya saja.
Dan jika punya jubir yang mengerti teori ilmu komunikasi politik bukan tidak mungkin 3,5 tahun ke depan adalah masa yang cerah bagi PD sebab sang jubirlah yang akan menyampaikan dengan benar berita berikut landasan informasi itu dengan benar pula.
Membuat orang mengerti itu sulit……..,
maka demokrat harus belajar banyak untuk menyampaikan sesuatu agar orang menjadi mengerti bukan memaki, karna dengan orang menjadi mengerti orang akan memahami, jika memahami maka akan mencintai, bila orang mencintai maka orang akan menaruh hati……….
Salam Menaruh hati.
dadada…………………………………………….bye bye……………Poltak…….
Meski saya belum pernah menaruh hati kepada demokrat dan sekitarnya.