Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Indonesia = Pancasila, Sosialis, atau Liberalis?

OPINI | 12 January 2011 | 10:53 Dibaca: 795   Komentar: 3   0

Saya jadi sangat tertarik dengan kata ’sosialis’ dan ‘liberalis’ semenjak saya mempelajari tentang ideologi dalam mata kuliah pengantar ilmu politik. Dosen saya memberikan suatu pertanyaan menarik (dan membingungkan) untuk saya. Sebenarnya, apa ideologi negara kita? Pancasila, sosialis, atau liberalis?

Baik, sebelumnya saya akan menjelaskan terlebih dahulu pengertian ideologi sosialisme dan liberalisme.

Berawal dari pemikiran Thomas Hobbes yang mengatakan bahwa setiap manusia dilahirkan mempunyai rasionalitas dan egoisme yang tinggi muncullah ideologi sosialisme. Setelah pernyataan itu mencuat lalu terpikirlah bahwa harus ada yang membatasinya, yaitu negara. Tentunya negara tersebut harus sangat kuat agar bisa membatasi rakyatnya. Dapat disimpulkan bahwa sosialisme adalah ajaran atau paham kenegaraan yang berusaha supaya harta benda, industri, dan perusahaan menjadi milik negara.

Berbeda dengan ungkapan John Locke bahwa setiap individu punya hak yang harus dihargai. Negara tidak boleh mengintervensi, sehingga muncullah ideologi liberalisme (menghendaki demokrasi dan kebebasan berusaha serta berniaga).

Jika kita telaah lebih jauh, sebenarnya ideologi Pancasila yang selama ini ‘digaungkan’ oleh pemerintah, bisa kita golongkan dalam ideologi sosialisme (telaah sila ke-4 Pancasila). Namun, pada kenyataannya, saya rasa Indonesia sudah menganut paham liberalisme. Kita lihat saja, saat ini sudah dibukanya perdagangan bebas (AFTA) serta kesenjangan ekonomi yang begitu mencolok dalam negeri kita.

Lalu, bagaimana pendapat anda?

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kerumitan Membentuk Kabinet …

Mas Isharyanto | | 25 October 2014 | 14:51

Kompasiana Nangkring Special di Balikpapan …

Bambang Herlandi | | 25 October 2014 | 13:44

10 Tanggapan Kompasianer terhadap Pernikahan …

Kompasiana | | 25 October 2014 | 15:53

Dukkha …

Himawan Pradipta | | 25 October 2014 | 13:20

Ayo, Tunjukkan Aksimu untuk Indonesia! …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 16:24


TRENDING ARTICLES

Jokowi Bentuk Kabinet Senin dan Pembicaraan …

Ninoy N Karundeng | 10 jam lalu

Kursi Gubernur Ahok dan Ambisi Mantan Napi …

Zulfikar Akbar | 15 jam lalu

Jangan Musuhi TVOne, Saya Suka Tendangan …

Erwin Alwazir | 16 jam lalu

Jokowi Ajak Sakit-sakit Dulu, Mulai dari …

Rahmad Agus Koto | 16 jam lalu

Gayatri, Mahir Belasan Bahasa? …

Aditya Halim | 20 jam lalu


HIGHLIGHT

Kematian Pengidap HIV/AIDS Bukan Karena HIV …

Syaiful W. Harahap | 7 jam lalu

BMI Hongkong Tertipu 60 Juta Oleh “Bule …

Fey Down | 8 jam lalu

Langit Biru …

Edy Priyatna | 8 jam lalu

Begini Rasanya Cuma Diberi Izin Masuk dan …

Andre Jayaprana | 8 jam lalu

Tabu mengkonsumsi Sayap Ayam …

Tantri Ayunda | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: