
Selama masih hidup...berarti masih punya mimpi
Dibaca: 280
Komentar: 5
1 dari 2 Kompasianer menilai Bermanfaat
WikiLeaks atau Wikileaks adalah organisasi internasional yang bermarkas di Swedia.[2] Situs Wikileaks menerbitkan dokumen-dokumen rahasia sambil menjaga kerahasiaan sumber-sumbernya. Situs tersebut diluncurkan pada tahun 2006.
Organisasi ini didirikan oleh disiden politik Cina, dan juga jurnalis, matematikawan, dan teknolog dari Amerika Serikat, Taiwan, Eropa, Australia, dan Afrika Selatan.[1] Artikel koran dan majalah The New Yorker mendeskripsikan Julian Assange, seorang jurnalis dan aktivis internet Australia, sebagai direktur Wikileaks.[3] Situs Wikileaks menggunakan mesin MediaWiki.(copy paste dari http://id.wikipedia.org/wiki/WikiLeaks)
Wikileaks menjadi berita heboh saat ini, bahkan presiden RI dan Kemlu pun mulai menanti dokument apa yang akan ditampilkan tentang dirinya.
Wikileaks, secara sporadis mengeluarkan dokumen-dokumen rahasia negara, terutama negara Amerika Seikat dan beberapa negara Eropa anggota NATO. Namun sayang kita luput memperhatikan dan mungkin terbawa suasana, sehingga terlena oleh buayan imajinasi bohong versi Amerika.
Perlu kita perhatikan dalam dunia maya menggunakan jaringan internet untuk membuat situs, perlu beberapa hal mendasar, seperti:
1. Daftar domain
2. Daftar hosting
Inilah 2 buah inti pembuatan website atau situs.
Sekarang perhatikan, peraturan dan sistem kerja negara Zionis Amerika serikat dan kroninya (anggota NATO) untuk menghukum sebuah organisasi atau negara
1. Menggunakan PBB dengan DK PBB untuk membuat keputusan resolusi PBB
2. Memboikot sistem perdagangan
3. Memblokir dana dan transaksi keuangan
4. Mengirim spionase
5. Mengirim pasukan perang dengan persenjataan lengkap
6. Memblokir jaringan internet dan fasilitasnya (Menekan perusahaan penyedia jasa domain dan hosting) untuk memblokir sebuah situs atas hukum keamanan negara
Wikileaks, merupakan strategi ter-BODOH dan ter-AMBURADUL yang dibuat oleh negara Zionis dengan rekan-rekannya untuk memojokan suatu negara, dengan memberikan berita-berita bohong dan tidak dapat dipercaya dengan status dokumen sangan rahasia negara.
Logikanya:
1. Tidak mungkin negara Zionis Amerika dan sekutunya, bertindak lamban akan pembeberan dokumen dengan status sangat rahasia
2. Tidak mungkin negara koboi Amerika dan sekutunya, tidak melakukan pemaksaan kepada pengusaha penyedia jasa domain dan hosting untuk memblokir situs yang dianggap menggangu dan berbahaya
3. Tidak mungkin pengelola Wikileaks masih bisa berkeliaran disekitar wilayah negara kerabat dekat negara Zionis Amerika, dan mengalami kesulitan penangkapan
4. Perusahaan penyedia jasa domain dan hosting terikat oleh peraturan hukum (Legal & Privacy Poicy)
Perhatikan peraturan hukum berikut (bentuk umum penyedia jasa hosting dan domain)
1. Kami bekerja sama dengan pemerintah dan aparat penegak hukum dan pihak swasta untuk menegakkan dan mematuhi hukum. Kami akan mengungkapkan informasi apapun tentang Anda untuk pejabat pemerintah atau penegak hukum atau pihak swasta seperti yang kita, atas pertimbangan kami sendiri, percaya diperlukan atau tepat untuk menangani pengaduan dan proses hukum (termasuk tanpa surat panggilan pengadilan terbatas), untuk melindungi kekayaan kita dan hak atau properti dan hak-hak pihak ketiga, untuk melindungi keselamatan publik atau orang, atau untuk mencegah atau menghentikan aktivitas yang kami anggap ilegal atau tidak etis. Kami juga akan berbagi informasi Anda sejauh yang diperlukan untuk mematuhi, peraturan ICANN peraturan dan kebijakan.
2. Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN) merupakan wadah yang dibentuk untuk mengatur dan bertanggung jawab dalam pengelolaan ruang alamat protokol
3. Peraturan setiap penyedia jasa domain dan hosting secara umum menetapkan ” Pelanggan dilarang menggunakan server Master untuk kegiatan bertentangan dengan hukum yang berlaku di (sebuah negara) atau hukum yang ditetapkan di wilayah hukum tempat tinggal anda, atau hukum yang berlaku pada tempat dimana server kami diletakkan serta mencoba memasuki/merusak/mengganti isi data dan konfigurasi sistem server milik pihak lain.
Permainan “WikiLeaks” merupakan permain terkonyol tahun 2010 buatan negara Zionis Amerika dan kroninya. Tentunya permainan mereka terbaik adalah penyelesaian HOLOCAUST dan peristiwa 9/11, yang meraih sukses mendapat simpati dari sebagian warga dunia dan mereka meyakini informasi tersebut.
Kalau negara Zionis Amerika tidak bisa memblok Wikileaks, saya kira Menteri Komunikasi dan Informatika Bp. Tifatul bisa kita promosikan untuk menyelesaikan WikiLeaks, tentunya tidak gratis (Lumayan buat menambah Devisa Negara).
NB: bukan bermaksud menghina Bp. Tifatul
Maaf, kami sudah tidak bodoh lagi!!!