Artikel

Politik

Gibran Alebor

TERVERIFIKASI

Jadikan Teman | Kirim Pesan

Seorang yang hanya ingin berbuat baik demi bangsanya dan demi sesama.

Gedung Baru Nih


OPINI | 06 September 2010 | 09:39 Dibaca: 70   Komentar: 2   Nihil

DPR berencana akan membangun gedung baru, banyak alasan yang dikemukakan oleh pimpinan DPR salah satunya adalah gedung lama sudah tidak layak lagi, dan sudah tidak cukup menampung anggota dewan yang jumlahnya lebih banyak dari periode sebelumnya, dan juga alasan agar kinerja wakil rakyat meningkat. Memang kalau dilihat alasan untuk meningkatkan kinerja itu bagus , tapi apa iya dengan gedung baru kinerja anggota dewan akan meningkat ?

Gedung lama sudah tidak layak lalu gedung lama untuk apa? katanya menurut info akan di Pakai DPD ini berarti masih layak gedung itu, masa gedung yang sudah tak layak mau di berikan kepada anggota DPD? berarti alasan pertama sudah tidak benar dan merupakan kebohongan publik, sebab kalau memang gedung itu sudah tidak layak , miiring dan membahayakan kenapa tidak di rubuhkan saja. Ada statemen dari wakil rakyat yang mengatakan kalau mengingin kenerja wakil rakyat tetap seperti ini ya tidak usah dibangun gedung baru , padahal banyak guru yang mengajar dan tetap semangat tinggi dengan kondisi sekolah yang rusak dan dapat rubuh seketika dan membahayan seluruh murid dan dirinya apakah tidak malu dengan statement seperti itu.

Apakah pembangunan gedung ini akan memakan waktu yang singkat sehingga akan rampung dan bisa digunakan secepatnya oleh anggota dewan saat ini ? kalau pemabngunan dimulai tahun 2011, baru bisa dipakai tahun 2012 jadi masa kerja dewan saat ini tinggal dua tahun, apakah mereka akan semangat dan meningkat kinerjannya ? tentu saja tidak, sebab menurut pengalaman dua tahun terakhir adalah persiapan mereka untuk pemilu berikutnya biar bisa terpilih kembali dan memengkan partainya jadi pembangunan gedung ini mubazir, memang saat itu wakil rakyat meningkat kinerjannya tapi dalam hal persiapan menghadapi pemilu bukan untuk kepetingan rakyat tetapi kepentingan pribadi dan kelompoknya, dengan demikian alasan peningkatan kinerja dengan gedung/kantor baru juga gugur, terus mau alasan apa lagi bapak wakil rakyat ?

Kita lihat saat ini banyak produk legislasi yang tidak terselesaikan, dari target 70 uu tahun 2010 hanya 7 yang dapat terselesaikan, kenapa ?  Bukankah saat ini lebih dari 80% anggota dewan adalah orang orang pintar para akademisi yang memiliki embel embel gelar sederet, produk UU yang sudah jadipun ternyata tidak memihak kepada rakyat dan hanya sekedar mengejar target harus segera selesai sehingga saat implemantasi dilapangan menuai protes dari seluruh lapisan masyarakat. Saat sidang banyak yang tidak datang, yang datang banyak yang tidur, yang artis masih nyambi mengisi acara di televisi jadi presenter dan ada yang melucu ditelevisi seperti anak kecil inikah anggota dewan yang sesungguhnya hanya pintar akting dan bersandiwara padahal kinerja anggota dewan masih rendah. kasihan rakyat, bangsa dan negara ini.

Rencana pembangunan gedung baru setelah ditentang masyarakat , banyak muncul anggota dewan dan pimpinan partai yang mau jadi pahlawan kesiangan mereka semua ramai ramai mngatakan menolak, dan melempar tanggung jawab pada pemerintah kenapa waktu pembahasan awal tidak ada satupun yang menolak, ini lah salah satu sikap yang sudah mendarah daging dan tidak disadari yaitu kemunafikan. sama seperti menolak kenaikan tunjangan ramai ramai semua menolak dengan alasan rakyat masih banyak yang miskin, tetapi belum terdengar selama ini kelebihan kenaikan gaji dikumpulkan dan diserahkan kepada rakyat miskin.  apakah mau anggota dewan saat ini menerima tunjangan sama dengan anggota dewan priode lalu ? bukankah semuanya diterima ?

Ada seorang anak kecil bertanya kepada seorang kakek yang merupakan mantan pejuang yang hidup dengan sangat sederhana. sianak bertanya” Kek apa beda jaman kakek dengan jaman sekarang ?” si kakek menjawab, ” Jaman kakek dulu orang pintar sedikit tetapi orang jujur dan iklhas sangat banyak, jaman sekarang orang pintar sangat banyak tetapi yang jujur dan ikhlas sangat sedikit”.  Mudah2an anggota dewan saat ini termasuk orang2 yang jujur dan ikhlas ya kek ? kata anak kecil itu.

 
Tulis Tanggapan Anda
Guest User

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: