Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Jusra

Penulis, pengamat sosial. Tinggal di Medan

Cara Terbaik Mengalahkan Israel dan Amerika

OPINI | 02 June 2010 | 05:59 Dibaca: 1594   Komentar: 19   1

Mengapa Amerika, atawa Barack Obama, hanya mengecam, mengutuk? — Karena nggak mungkin menyerang Israel secara fisik dengan mengerahkan armada militer.

Mengapa? — Karena di Amerika banyak orang Yahudi yang berkuasa dan berpengaruh dan berduit.

Nah, kalau gitu, mengapa negara-negara di Timur Tengah, atau yang mayoritas bersuku bangsa Arab, beragama Islam, juga bisanya omong dan omong aja, kecam dan kecam aja?  — Yah, orang Arab dari dulu nggak kompak. Mesir aja tak mau buka pintu penyeberangan. Palestina sendiri aja tak kompak.

Kalau begitu bagaimana menekan Israel dan Amerika? — Gampang. Para ekstrimis, aktivis yang tak suka politik luar negeri Amerika dan tindak tanduk Israel di Palestina, di seluruh dunia, terutama di Indonesia, dari pada Anda berdemo, berteriak-teriak, tapi juga tak didengar. Akan lebih bermanfaat daftarkan diri Anda, (maju sendiri juga bisa) sebagai sukarelawan untuk masuk ke jalur Gaza. Sekali Anda berhasil, secara moral, politis, Israel dan Amerika sudah kalah.

Mengapa harus masuk ke sana? — mengutip buku laris CERDIK BERBICARA CERDAS MENGUASAI SUASANA ( Gramedia Pustaka Utama -GPU 2009 ): “cara terbaik menangkal gosip, fitnah adalah dengan menyerang balik”. Kita juga bisa menafsirkan: cara terbaik menyerang musuh yang lebih kuat adalah dengan menyerang titik terlemah mereka. Dan, titik terlemah Israel dan Amerika ada di Jalur Gaza.

Apa betul? - Jika Anda sudah bacar buku: CERDIK BERBICARA CERDAS MENGUASAI SUASANA, kemungkinan besar Anda akan paham.

Salam,

Jusra Chandra

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Bertemu Dua Pustakawan Berprestasi Terbaik …

Gapey Sandy | | 30 October 2014 | 17:18

Asiknya Berbagi Cerita Wisata di Kompasiana …

Agoeng Widodo | | 30 October 2014 | 15:40

[YOGYAKARTA] Daftar Online Nangkring bersama …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 11:06

Paling Tidak Inilah Kenapa Orangutan …

Petrus Kanisius | | 30 October 2014 | 14:40

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Pramono Anung Menjadi Satu-satunya Anggota …

Sang Pujangga | 4 jam lalu

Mba, Pengungsi Sinabung Tak Butuh …

Rizal Amri | 7 jam lalu

Muhammad Arsyad Tukang Sate Luar Biasa, Maka …

Opa Jappy | 10 jam lalu

DPR Memalukan dan Menjijikan Kabinet Kerja …

Sang Pujangga | 10 jam lalu

Pemerintahan Para Saudagar …

Isk_harun | 10 jam lalu


HIGHLIGHT

Pengalaman Belajar Sosiologi Bersama Pak …

Rachel Firlia | 8 jam lalu

Rokok atau Calon Istri? …

Gusti Ayu Putu Resk... | 8 jam lalu

Dampak Moratorium PNS …

Kadir Ruslan | 8 jam lalu

Membudayakan Menilik Orang Bukan Dari …

Wisnu Aj | 8 jam lalu

Hilangnya Kodok Pak Lurah …

Muhammad Nasrul Dj | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: